👁️ Total Tayangan: 271.058

Urusan Sampah Cimahi, Ketua DPRD Wahyu Widyatmoko: Jangan Cuma Andalkan Teknologi Legok Nangka

Table of Contents
CIMAHI, ARTHA-NEWS.COM — Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, menegaskan bahwa penanganan sampah merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan semata-mata menjadi beban Pemerintah Kota Cimahi. Hal tersebut disampaikan saat dikonfirmasi awak media pada Senin, 3 Agustus 2026, seraya menyampaikan bahwa pengelolaan sampah berkaitan erat dengan kualitas lingkungan yang akan diwariskan bagi generasi mendatang.
 
Wahyu menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan Pusat Pengelolaan Sampah Regional (PSEL) Legok Nangka yang dinilai sebagai langkah strategis menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, tertata, serta berkelanjutan bagi kawasan Bandung Raya, termasuk wilayah Kota Cimahi. Kehadiran PSEL diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas permasalahan sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
 
Dengan diterapkannya teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik, volume sampah yang terus menumpuk dari hari ke hari diharapkan dapat ditekan secara jauh lebih efektif dan signifikan. Selain mengurangi beban penumpukan sampah, pengolahan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat tambahan berupa energi listrik yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat luas.
 
Meski demikian, ia mengingatkan dengan tegas bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak semata-mata ditentukan oleh canggihnya sarana maupun teknologi yang dibangun pemerintah. Sebagus apa pun fasilitas yang tersedia, hal itu tidak akan berjalan maksimal jika tidak diimbangi dengan partisipasi dan kesadaran dari seluruh warga.
 
"Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil: mengurangi produksi sampah sejak dari rumah, memilah sampah organik dan anorganik, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat kita tinggal," tegas Wahyu.
 
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Kota Cimahi untuk mulai membiasakan diri mengelola sampah secara mandiri di rumah masing-masing. Langkah sederhana namun berdampak besar seperti memisahkan sampah organik dan anorganik sebelum dibuang ternyata sangat besar manfaatnya guna meringankan beban pelayanan pengangkutan sampah di seluruh wilayah kota.
 
Jika kepedulian serupa tumbuh dan terwujud di setiap rumah tangga, maka terwujudnya Kota Cimahi yang bersih, sehat, dan nyaman bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai. "Mari kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya bersama. Karena Cimahi yang bersih, sehat, dan asri adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya pemerintah," tutup Wahyu.


(Ari .M)
ARTHA-NEWS - Analisis - Referensi - Tajam - Handal - Akurat - 
👁 Views: 0

Posting Komentar