✅ Selamat Membaca — Artha-News Media Berita Independen & Terpercaya 🔥
⏳ Memuat berita terbaru...

📰 5 BERITA TERBARU

  • ⏳ Memuat...

🔥 5 BERITA POPULER

  • ⏳ Memuat...

Samosir Sukses Jadi Tuan Rumah Toba Caldera Culture Festival 2026, Bupati Vandiko Dorong Budaya Batak ke Dunia

SAMOSIR, ARTHA-NEWS.COM — Kabupaten Samosir kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai destinasi pariwisata internasional di kawasan Danau Toba. Hal itu terlihat dari suksesnya penyelenggaraan Toba Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 yang berlangsung selama empat hari dan resmi ditutup di Water Front City (WFC) Pangururan, Minggu (27/09/2026).
 
Salah satu agenda utama festival ini adalah Samosir International Choir Competition (SICC) 2026. Ajang kompetisi paduan suara internasional ini sukses menyedot perhatian dengan diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
 
Penyelenggaraan event berskala internasional tersebut bukan hanya menjadi panggung kompetisi seni semata. Momentum ini juga terbukti efektif dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat Samosir, mulai dari sektor UMKM, akomodasi hotel, kuliner, hingga transportasi lokal.
 
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta seluruh panitia dan sponsor yang terlibat.
 
"Selamat datang di Kabupaten Samosir, Negeri Indah Kepingan Surga, awal peradaban bangsa Batak. Terima kasih atas semua dukungan sehingga acara ini dapat berlangsung sukses," ujar Vandiko dalam sambutannya.
 
Kekayaan Budaya Batak di Pusuk Buhit
 
Dalam kesempatan tersebut, Vandiko menjelaskan bahwa Kabupaten Samosir memiliki kekayaan budaya luar biasa yang menjadi identitas kuat masyarakat Batak. Ia secara khusus mengajak para peserta untuk mengunjungi kawasan Gunung Pusuk Buhit.
 
"Kalau ingin mengetahui lebih luas tentang budaya Batak, silakan datang ke Pusuk Buhit. Lihat bagaimana sisa peradaban bangsa Batak," tambahnya. Kawasan ini memang dipercaya dalam sejarah dan tradisi sebagai asal-usul orang Batak.
 
Vandiko juga berharap TCCF dapat kembali digelar di Samosir pada tahun mendatang. Guna mendukung ekosistem seni lokal, ia meminta dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memfasilitasi 63 komunitas dan sanggar seni yang aktif di daerah yang telah ditetapkan sebagai kabupaten kreatif subsektor seni pertunjukan ini.
 
Di akhir pidatonya, Bupati berharap para peserta membawa kesan baik dan membantu mempromosikan pariwisata Samosir di daerah asal masing-masing.
 
Dampak Ekonomi Berlipat Ganda Menurut Menekraf
 
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi Pemkab Samosir. Menurutnya, Danau Toba yang berstatus UNESCO Global Geopark memiliki talenta ekonomi kreatif yang sangat potensial menembus panggung dunia.
 
"Event ini memberikan dampak ekonomi berlipat ganda dan mengangkat nama Samosir semakin dikenal di dunia. Kami ingin Sumatera Utara melahirkan kekuatan baru musik Indonesia," kata Teuku Riefky.
 
Ia mengungkapkan bahwa Sumatera Utara telah ditetapkan sebagai salah satu dari 15 lokasi prioritas pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Kemenekraf berkomitmen penuh untuk terus mendorong program pengembangan talenta kreatif di wilayah ini.
 
Kemeriahan Penutupan dan Aksi Peduli Lingkungan
 
Acara penutupan TCCF 2026 dimeriahkan oleh penampilan seruling massal dari siswa SMP Negeri 1 Pangururan serta lantunan syahdu lagu "O Tano Batak" oleh Maria Calista. Suasana semakin meriah saat penyerahan piala SICC 2026 diiringi gaungan yel-yel "From Toba to the World — Gema Toba".
 
Sebagai bentuk penghormatan, Bupati Vandiko bersama Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon menyerahkan kain ulos kepada Menekraf Teuku Riefky Harsya. "Ulos ini sebagai tanda cinta dan penghormatan kami," sebut Nasip Simbolon.
 
Tidak hanya fokus pada seni, festival ini juga menunjukkan kepedulian pada ekosistem Danau Toba melalui aksi nyata penanaman bibit pohon dan penebaran benih ikan nila di sekitar lokasi acara.
 
Ketua Panitia Pengarah TCCF, Mora Nasution, mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemprov Sumut dan Pemkab Samosir selaku tuan rumah. Ke depan, pihak penyelenggara berencana memperluas cakupan festival dengan menyentuh subsektor ekonomi kreatif lainnya demi wadah kreativitas generasi muda.
 
(NR. Sitohang)
Redaksi Artha-News, 28 September 2026
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar