Wawancara Eksklusif Kapolres Banjar: 250 Personel Siaga Antisipasi Kebakaran Hutan
Table of Contents
BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., memberikan keterangan langsung kepada awak media pada Selasa, 11 Agustus 2026, pukul 08.34 WIB, di Halaman Polres Banjar, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Wawancara berlangsung didampingi perwakilan TNI, BPBD, Polhut, Damkar, Satpol PP, dan PMI.
Tujuan utama kesiapsiagaan ini adalah untuk menjaga agar potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini, meminimalkan kerugian materi maupun kerusakan lingkungan, serta melindungi keselamatan dan harta benda masyarakat dari ancaman api yang sewaktu-waktu dapat meluas di musim kemarau. Dengan menempatkan personel dan peralatan dalam kondisi siap siaga penuh, diharapkan setiap tanda bahaya dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar dan sulit dikendalikan.
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel maupun kelengkapan peralatan penanggulangan bencana, agar semuanya berfungsi optimal dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Sebanyak 250 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, dan unsur terkait lainnya telah disiagakan dan ditempatkan dalam posisi siap bergerak cepat.
"Langkah selanjutnya, kita akan melaksanakan sosialisasi secara intensif dan patroli berkelanjutan secara bersama-sama, agar kesadaran masyarakat meningkat dan kebakaran dapat dicegah sejak awal," ujar Kapolres. Sejauh ini belum ditemukan titik rawan kebakaran besar di Kota Banjar, namun kawasan Pataruman dan Purwaharja yang banyak terdapat tumpukan daun kering serta vegetasi kering perlu diwaspadai dan diawasi secara ketat.
Kapolres juga menyampaikan tiga poin himbauan penting kepada seluruh warga: pertama, jangan membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat berisiko meluas; kedua, pastikan kompor dan aliran listrik sudah dimatikan saat meninggalkan rumah; ketiga, jangan meninggalkan dapur saat sedang memasak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kabiro Banjar: Rena Yusnita
Artha-News — Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat
👁 Views: 0
Posting Komentar