Rabu, September 09, 2026

Berjuang 10 Tahun, Gedung PAUD An-Nur di Cijeungjing Ciamis Butuh Bantuan Pemerintah

CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Gedung Yayasan PAUD An-Nur yang berlokasi di Dusun Pabrik, Blok Rancabeureum RT 017/RW 008, Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Di tengah keterbatasan anggaran, lembaga pendidikan ini masih harus beroperasi dengan kondisi fisik bangunan yang belum rampung.
 
Selama satu dekade sejak berdiri pada tahun 2015, Ibu Cucu Nurhayati secara konsisten mengelola yayasan anak usia dini tersebut secara swadaya. Langkah mulia ini lahir dari keprihatinan mendalam melihat banyak anak di lingkungan tempat tinggalnya tidak mendapatkan akses pendidikan usia dini yang layak. Faktor utamanya adalah jarak ke PAUD terdekat yang cukup jauh serta kondisi ekonomi warga yang tergolong menengah ke bawah.
 
"Di sini mayoritas warganya bukan orang berada. Kalau mau sekolah PAUD harus menempuh jarak jauh. Makanya sebelum ada yayasan ini, banyak anak yang putus sekolah," ujar Ibu Cucu saat diwawancarai oleh tim redaksi pada Rabu, 9 September 2026 malam.
 
Bangunan Setengah Jadi dan Harapan Bantuan Fiskal Daerah
 
Saat ini Yayasan PAUD An-Nur menampung sedikitnya 20 anak didik, termasuk beberapa anak yang berasal dari luar wilayah setempat. Akibat keterbatasan dana operasional, kelanjutan proses pembangunan ruang kelas di atas lahan seluas 20 bata atau sekitar 280 meter persegi tersebut berjalan lambat hingga kondisinya baru setengah jadi.
 
Ibu Cucu berharap ada uluran tangan serta perhatian dari instansi pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk membantu penyelesaian infrastruktur tersebut.
 
"Harapannya tentu ada bantuan resmi yang mengalir demi kenyamanan belajar anak-anak," ucapnya tulus.
 
Pentingnya Golden Age dan Pengurangan Angka Putus Sekolah
 
Bagi Ibu Cucu, mendirikan institusi pendidikan anak usia dini bukan sekadar rutinitas mengajar biasa. Ia menekankan bahwa fase usia dini merupakan masa emas (golden age) yang sangat krusial untuk fondasi pembentukan karakter serta kecerdasan anak sejak dini.
 
"Tujuannya agar anak-anak di Desa Ciharalang ini punya bekal ilmu sejak dini dan kita bisa bersama-sama mengurangi angka putus sekolah di daerah," tegasnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, Yayasan PAUD An-Nur Cijeungjing terpantau masih beroperasi secara mandiri dan sepenuhnya mengandalkan kemampuan finansial pribadi pengelola tanpa adanya sokongan dana dari pihak luar.
 
(Ari Arya Siloka & Rena Yusnita — Redaksi Artha-News)
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar