Samosir, (19/09/2026) I Pasca-insiden kecelakaan bus pariwisata di Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mula Mula, jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir bergerak cepat memberikan dukungan moril kepada para korban. Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk meninjau langsung para korban yang tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Hadrianus Sinaga pada Sabtu (19/09/2026). Langkah responsif ini menjadi bukti nyata kepedulian sekaligus komitmen penuh dari Pemkab Samosir untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal dan terbaik.
Pemkab Samosir Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban
Bupati Vandiko menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan selama para korban dirawat di RSUD Hadrianus Sinaga akan sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Samosir. “Walaupun mereka bukan warga Samosir, sebagai bentuk kepedulian dan kemanusiaan, saya sudah instruksikan agar seluruh biaya perobatan selama di RSUD Hadrianus Sinaga kita tanggung sepenuhnya,” kata Vandiko. Selain itu, Vandiko mengimbau para korban yang berencana pulang ke daerah asal agar tetap memprioritaskan rekomendasi tim medis. Ia menekankan pentingnya faktor kesehatan agar kepulangan tidak dilakukan secara terburu-buru. “Kalau memang secara medis sudah diperbolehkan untuk pulang, kita bantu. Jangan sampai dipaksakan kalau kondisi belum memungkinkan. Kami akan mengupayakan yang terbaik,” jelasnya secara tegas.
Bentuk perhatian dari Pemkab Samosir tidak hanya terbatas pada biaya perawatan hospitalisasi. Menanggapi permohonan korban mengenai penyediaan armada ambulans ke rumah sakit rujukan, Vandiko memastikan jajarannya siap memfasilitasi hal tersebut. “Kita juga akan mempersiapkan ambulance apabila ada korban yang perlu dirujuk. Kami siap mengantar ke rumah sakit rujukan sesuai kebutuhan medis,” tuturnya. Terkait koordinasi bantuan asuransi Jasa Raharja, Vandiko menyatakan bahwa Pemkab Samosir akan proaktif menjembatani komunikasi, kendati urusan tersebut berada di luar wewenang langsung pemerintah daerah. “Kami akan bantu komunikasikan dengan Jasa Raharja agar ke depan kalau memang bisa di-cover, dapat membantu biaya perobatan para korban,” urai Bupati Samosir. Bagi Vandiko, pelayanan kemanusiaan terhadap para pelancong tidak dibatasi oleh sekat geografis asal daerah. Ketika ada wisatawan yang tertimpa musibah di wilayah Samosir, pemerintah daerah memegang tanggung jawab moral untuk memberikan rasa aman. “Kita hadir untuk memberikan semangat dan motivasi kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban. Mereka datang ke Samosir sebagai wisatawan, dan ketika mengalami musibah di daerah kita, tentu kita harus hadir dan memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkasnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Perjalanan Wisata STM Satahi, Paber Silaban, menyebutkan bahwa posisinya saat kejadian berada di mobil rombongan lain yang mengawal tepat di belakang bus nahas tersebut. Paber meluruskan bahwa kecelakaan dipicu oleh kerusakan mekanis pada komponen as roda depan bagian kiri, yang membuat kemudi bus tidak bisa dikendalikan oleh sopir. Ia menepis anggapan bahwa kecelakaan terjadi akibat faktor kelalaian sopir yang mengantuk atau mengemudi dengan kecepatan tinggi. “Tidak ada rem blong atau sopirnya mengantuk. Kemungkinan besar Terotnya lepas sehingga sopir kehilangan kendali,” beber Paber. Ia menambahkan, kecepatan bus sepanjang rute perjalanan tergolong normal dan tidak mengebut. “Kalau tadi mobilnya kebut-kebutan, pasti penumpang banyak yang parah. Penumpang yang di dalam bus juga mengakui mobil tersebut tidak melaju kencang,” tambahnya.
Komitmen Samosir sebagai Destinasi Wisata Aman dan Ramah
Turun tangannya Bupati dan Wakil Bupati Samosir ke faskes perawatan menegaskan pesan kuat bahwa pelayanan birokrasi di Samosir tidak kaku pada batasan administratif, melainkan responsif saat publik maupun wisatawan membutuhkan pertolongan darurat. Menjamin keselamatan serta kenyamanan para pelancong merupakan pilar krusial dalam mempromosikan wilayah Samosir sebagai destinasi wisata yang aman, ramah, dan berkesan bagi siapa saja yang berkunjung ke daerah berjuluk Negeri Indah Kepingan Surga ini.
(NR.Sitohang)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar