Jumat, September 11, 2026

SDN 1 Sawati Gelar Sholat Dhuha Berjamaah di Halaman Sekolah

SAWATI, ARTHA-NEWS.COM — SDN 1 Sawati secara konsisten dan rutin melaksanakan kegiatan sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah sebagai bagian dari pembiasaan nilai-nilai keagamaan sejak awal hari. Kegiatan yang diikuti secara penuh oleh seluruh tenaga pendidik dan peserta didik ini dilaksanakan tepat sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB setiap harinya, dan telah menjadi tradisi yang membudaya di lingkungan sekolah tersebut.
 
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan bersama surat-surat pendek dari Juz 30 yang dipimpin oleh guru agama, dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah minimal dua rakaat. Setelah selesai sholat, seluruh siswa dan guru melantunkan dzikir dan doa bersama dengan khidmat, memohon keberkahan, kemudahan, serta kesuksesan dalam proses belajar mengajar yang akan berlangsung sepanjang hari di sekolah.
 
Kepala SDN 1 Sawati, Hj. Aam Rohamah, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan pembiasaan sekolah yang diberi nama "SHODU BERKAH" — akronim dari Sholat Dhuha Berjamaah di Sekolah. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai rutinitas ibadah, melainkan sebagai fondasi spiritual untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sejak dini.
 
“Dengan melaksanakan sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah, kami ingin membiasakan anak-anak untuk memiliki kedisiplinan tinggi, menjaga nilai-nilai religius, bertanggung jawab, serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berintegritas. Semoga dengan mengawali hari dengan ibadah, siswa semakin semangat, tenang, dan fokus dalam menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan oleh para guru,” ujar Hj. Aam Rohamah dalam keterangannya kepada Artha-News.
 
Pihak sekolah berharap pembiasaan ini dapat terus dijalankan secara istiqomah dan berkelanjutan. Selain menumbuhkan kedekatan siswa dengan ajaran agama, kegiatan ini juga mempererat hubungan silaturahmi antar siswa serta antara siswa dengan guru. Dengan demikian, diharapkan kelak terlahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, taat beragama, dan mampu membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa di masa depan.
 
(Yana Artha-News)

-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar