Selasa, Oktober 27, 2026

Pemkab Samosir Salurkan Alsintan Kementan, Perluasan Lahan Bawang Putih Jadi Prioritas Nasional

Samosir, Artha-News — Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat fondasi pertanian daerah melalui sinergi strategis dengan pemerintah pusat. Berkat perjuangan dan usulan yang disampaikan ke tingkat pusat, Kementerian Pertanian Republik Indonesia akhirnya menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 51 kelompok tani di Kabupaten Samosir. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di lingkungan Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, pada Senin (26/10/2026).

Rincian Bantuan Alsintan yang Diserahkan

Bantuan yang disalurkan bukan sekadar peralatan biasa, melainkan pendorong modernisasi pertanian di daerah. Rinciannya meliputi:

- 6 unit traktor roda empat — difokuskan untuk pembukaan dan perluasan lahan baru

- 1 unit traktor tangan (hand tractor) — untuk memudahkan pengolahan tanah

- 44 unit pompa air — mendukung sistem irigasi di lahan pertanian

Perangkat ini diharapkan dapat meringankan beban fisik petani sekaligus meningkatkan efisiensi kerja di ladang, sehingga waktu dan biaya produksi dapat ditekan secara signifikan.

Perluasan Lahan Bawang Putih Jadi Fokus Utama

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan bahwa traktor roda empat yang diterima harus difungsikan secara khusus untuk membuka dan memperluas lahan tanam bawang putih. Langkah ini sejalan dengan penunjukan Samosir sebagai daerah sentra dan penyedia bibit bawang putih nasional.

"Bantuan ini merupakan hasil sinergitas dengan Kementerian Pertanian di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Samosir telah dipilih sebagai daerah penghasil bibit bawang putih nasional — bukan tanpa alasan, melainkan berdasarkan hasil kajian ilmiah dari BRIN yang menegaskan kesesuaian iklim dan tanah kita untuk komoditas ini," jelas Vandiko.

Hasil uji coba yang telah dilakukan menunjukkan bahwa satu hektar lahan di Samosir mampu menghasilkan sekitar 10 ton bawang putih. Potensi ini dinilai sangat strategis mengingat kebutuhan bibit bawang putih nasional masih besar dan sebagian masih dipenuhi melalui impor.


"Kalau Samosir sudah mampu memenuhi kebutuhan wilayah Sumatera saja, pencapaian itu sudah luar biasa. Mari kita luaskan lahan, tingkatkan produksi, dan pastikan keuntungan kembali ke petani," ajak Vandiko.

Pengawasan Ketat & Komitmen Pemkab Samosir

Vandiko juga mengingatkan bahwa memperoleh bantuan dari pemerintah pusat bukanlah hal yang mudah, karena setiap daerah bersaing untuk prioritas anggaran. Oleh karena itu, pemanfaatannya harus diawasi dengan ketat.

"Penggunaannya harus dipantau sebaik mungkin. Jangan sampai alat ini hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang atau justru tersimpan di gudang tanpa digunakan," tegasnya.

Meskipun diberikan secara gratis, Pemkab Samosir akan melakukan evaluasi berkala. Jika ditemukan kelompok yang tidak memanfaatkan dengan sungguh-sungguh, bantuan dapat dialihkan kepada kelompok tani lain yang lebih siap dan berkeinginan kuat untuk berkembang. Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan pendampingan teknis berkelanjutan, mulai dari persiapan lahan hingga masa panen tiba.

Apresiasi dari Para Petani

Bantuan ini disambut dengan rasa syukur oleh para penerima. Muara M Situmorang, perwakilan Kelompok Tani Satahi di Kecamatan Pangururan, menyampaikan terima kasih atas perjuangan Pemkab Samosir yang telah mengantarkan kebutuhan warga hingga ke tingkat pusat.

"Semoga Bapak senantiasa sehat dan kuat dalam memajukan pertanian Samosir," ucapnya tulus.

Senada dengan itu, Franseda Sianipar dari Kelompok Tani Sihole, Kecamatan Sianjur Mula Mula, menyampaikan kebanggaannya. "Kami sangat berterima kasih. Kami bangga dan bahagia mendapat dukungan ini. Kami akan merawat dan mempergunakannya sebaik mungkin," katanya penuh harap.

Penyaluran Alsintan ini menjadi bukti nyata bahwa ketika pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan masyarakat berjalan seirama, kemajuan pertanian bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju kesejahteraan yang berakar dari kekuatan lokal.

(NR.Sitohang)

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar