CIMAHI, ARTHA-NEWS.COM — Kamis, 1 Oktober 2026
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan pemerintahan kini menjadi momentum krusial untuk memperkokoh semangat persatuan, menjaga integritas, serta mengoptimalkan mutu pelayanan publik. Hal tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kota Cimahi yang berlangsung di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Kamis (1/10/2026). Tema nasional yang diusung tahun ini: "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Dalam amanatnya, Ngatiyana menekankan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila wajib diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, khususnya dalam tata kelola birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Tantangan menjaga persatuan kini telah bergeser — ujian terberat bukan lagi gesekan fisik, melainkan maraknya berita bohong serta pemanfaatan perbedaan untuk memicu perpecahan di ruang digital.
Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diimbau bijak menyaring informasi, tidak mudah terprovokasi, menjauhi ujaran kebencian, dan mengutamakan konfirmasi sebelum menarik kesimpulan.
Optimalisasi Kinerja Birokrasi Kota Cimahi
Pengamalan Pancasila sangat erat kaitannya dengan kemudahan pelayanan publik dan pembangunan yang menyentuh kebutuhan warga. Kesuksesan program tidak hanya diukur dari proyek fisik, melainkan berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Wali Kota menginstruksikan agar kinerja di tingkat kecamatan dan kelurahan terus dipantau serta dievaluasi secara berkala, objektif, dan terukur — mencakup inovasi pelayanan hingga kesiapan sarana prasarana di lapangan.
Unit Kerja Peraih Apresiasi Tertinggi:
- Tingkat Kecamatan: Kecamatan Cimahi Selatan — predikat terbaik Semester I Tahun 2026
- Tingkat Kelurahan: Kelurahan Citeureup, Kelurahan Padasuka, Kelurahan Cibeber — kinerja unggul
- Sektor Layanan: Disdukcapil — Juara II Anugerah Adminduk Prima 2026
- Individu: Dewi Ratih Mayasari — Terbaik II kategori Petugas Front Office
Persaingan di antara 15 kelurahan dinilai sangat ketat dengan selisih skor yang tipis. Ke depannya, standar penilaian akan diperketat mencakup inovasi digital dan kualitas sarana fisik. Pencapaian ini diharapkan memacu seluruh perangkat daerah meningkatkan profesionalisme, integritas, serta mutu pelayanan demi kemajuan Kota Cimahi.
(Ari.M)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar