Walikota Ngatiyana Pastikan Anggaran PPM 2027 Kota Cimahi Tetap Berjalan

CIMAHI, ARTHA-NEWS.COM — Pemerintah Kota Cimahi menjamin Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tahun Anggaran 2027 akan tetap bergulir. Kepastian mengenai program pembangunan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat berdialog dengan warga dalam kegiatan Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda (PAWANGRONDA) di wilayah RW 05 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu (9/9/2026) malam.
 
Langkah ini diambil Pemkot Cimahi demi menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai isu keberlanjutan program di tengah penyesuaian anggaran daerah.
 
Efisiensi Anggaran Internal Demi PPM 2027
 
Meskipun alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan, Ngatiyana menegaskan komitmennya untuk tidak mengorbankan program yang menyentuh masyarakat bawah. Sebagai solusinya, pemerintah daerah memilih melakukan penghematan internal.
 
"PPM tetap berjalan melalui efisiensi di pos anggaran lain. Kami memangkas pengeluaran operasional pemerintahan, seperti anggaran makan-minum (mamin) serta alat tulis kantor (ATK)," ungkap Ngatiyana di hadapan ratusan warga Kelurahan Utama.
 
Ia juga meminta warga memaklumi apabila pembangunan fasilitas lingkungan belum sepenuhnya merata. Saat ini, fokus utama dialokasikan untuk hak dasar publik:
 
- Sektor Kesehatan: Rampungnya Puskesmas Melong Tengah dan Unit Pengelola Darah RSUD Cibabat.
- Sektor Pendidikan: Kelanjutan proyek SMPN 14 serta rencana pembangunan SMPN 15 pada tahun depan.
 
Solusi PJU dan Perbaikan Infrastruktur Jalan Nasional
 
Dalam rembug warga tersebut, masyarakat RW 05 turut mengeluhkan masalah fasilitas publik mulai dari drainase, Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan RSUD Cibabat.
 
Merespons hal itu, Wali Kota memastikan pengadaan PJU akan segera direalisasikan melalui pos Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Sementara untuk perbaikan JPO dan saluran drainase besar di Jalan Jenderal Amir Machmud, Pemkot Cimahi akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengingat area tersebut berstatus jalan nasional. Langkah cepat ini mendesak dilakukan guna mengantisipasi ancaman banjir.
 
Antisipasi Siswa Putus Sekolah Akibat Zonasi
 
Terkait polemik sistem zonasi sekolah, Pemkot Cimahi menegaskan aturan mutlak mengikuti regulasi Kemendikdasmen. Ngatiyana tidak menampik bahwa daya tampung SMP negeri di Cimahi saat ini baru menyerap sekitar 5.000 dari 7.000 lulusan SD.
 
Namun, ia menjamin tidak boleh ada anak di Cimahi yang putus sekolah. Pemkot telah menyiapkan skema bantuan bagi siswa kurang mampu yang terpaksa harus mendaftar ke sekolah swasta.
 
Agenda serap aspirasi malam hari ini turut didampingi oleh jajaran Forkopimda, termasuk Sekda Maria Fitriana, Ketua DPRD Wahyu Widiatmoko, Kapolres Cimahi AKBP Moch. Faruk Rozi, Kajari Neneng Rahmadini, dan Danramil Cimahi Tengah Mayor (Arh) Asep Komarudin.

(Ari.M)
ARTHA-NEWS
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

SDN 1 Sawati Gelar Sholat Dhuha Berjamaah di Halaman Sekolah

SAWATI, ARTHA-NEWS.COM — SDN 1 Sawati secara konsisten dan rutin melaksanakan kegiatan sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah sebagai bagian dari pembiasaan nilai-nilai keagamaan sejak awal hari. Kegiatan yang diikuti secara penuh oleh seluruh tenaga pendidik dan peserta didik ini dilaksanakan tepat sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB setiap harinya, dan telah menjadi tradisi yang membudaya di lingkungan sekolah tersebut.
 
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan bersama surat-surat pendek dari Juz 30 yang dipimpin oleh guru agama, dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah minimal dua rakaat. Setelah selesai sholat, seluruh siswa dan guru melantunkan dzikir dan doa bersama dengan khidmat, memohon keberkahan, kemudahan, serta kesuksesan dalam proses belajar mengajar yang akan berlangsung sepanjang hari di sekolah.
 
Kepala SDN 1 Sawati, Hj. Aam Rohamah, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan pembiasaan sekolah yang diberi nama "SHODU BERKAH" — akronim dari Sholat Dhuha Berjamaah di Sekolah. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai rutinitas ibadah, melainkan sebagai fondasi spiritual untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sejak dini.
 
“Dengan melaksanakan sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah, kami ingin membiasakan anak-anak untuk memiliki kedisiplinan tinggi, menjaga nilai-nilai religius, bertanggung jawab, serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berintegritas. Semoga dengan mengawali hari dengan ibadah, siswa semakin semangat, tenang, dan fokus dalam menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan oleh para guru,” ujar Hj. Aam Rohamah dalam keterangannya kepada Artha-News.
 
Pihak sekolah berharap pembiasaan ini dapat terus dijalankan secara istiqomah dan berkelanjutan. Selain menumbuhkan kedekatan siswa dengan ajaran agama, kegiatan ini juga mempererat hubungan silaturahmi antar siswa serta antara siswa dengan guru. Dengan demikian, diharapkan kelak terlahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, taat beragama, dan mampu membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa di masa depan.
 
(Yana Artha-News)

-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 
 
 

Semarak Peringatan Maulid Nabi SAW di SDN Kadunenggang Tasikmalaya

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Suasana penuh khidmat, kebersamaan, dan kegembiraan menyelimuti halaman SDN Kadunenggang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat (11/9/2026). Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini diwarnai kemeriahan luar biasa berkat partisipasi aktif ibu-ibu paguyuban orang tua murid, dedikasi para guru, serta penampilan memukau grup rebana siswa-siswi yang membakar semangat keislaman sejak pukul 10.20 WIB.
 
Acara yang dilangsungkan di lingkungan sekolah ini menjadi momentum berharga dalam mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah, komite, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar. Kehadiran ibu-ibu paguyuban kelas yang bahu-membahu mempersiapkan acara memperlihatkan betapa kuatnya sinergi gotong royong di lingkungan pendidikan dasar ini.
 
Sinergi Luar Biasa Paguyuban Orang Tua dan Guru
 
Peringatan Maulid Nabi di SDN Kadunenggang bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata penanaman kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. H. Engkan Sukandar, S.Pd., M.M., selaku tokoh pendidikan setempat, mengapresiasi tinggi kekompakan yang ditunjukkan oleh paguyuban ibu-ibu dan para guru penggerak di sekolah ini.
 
"Keterlibatan aktif ibu-ibu paguyuban dan para guru menjadi kunci sukses terselenggaranya acara ini. Gotong royong seperti inilah yang menghidupkan nilai-nilai teladan Rasulullah di tengah masyarakat pedesaan," ungkap H. Engkan Sukandar.
 
Melalui perayaan ini, pihak sekolah berupaya menanamkan akhlak mulia, kedisiplinan, serta rasa kebersamaan yang kokoh di antara siswa, guru, dan orang tua.
 
Gema Rebana dan Penampilan Spektakuler Siswa
 
Puncak kemeriahan acara ditandai dengan penampilan grup rebana dari para siswa-siswi SDN Kadunenggang. Alunan tabuhan rebana yang berpadu harmonis dengan lantunan sholawat nabi menggema ke seluruh penjuru sekolah, mengundang decak kagum dari seluruh tamu undangan, guru, dan orang tua yang hadir.
 
Anak-anak tampil percaya diri mengenakan busana Muslim serba rapi, menunjukkan hasil latihan intensif di bawah bimbingan langsung para guru. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memupuk rasa percaya diri serta kecintaan anak-anak terhadap seni Islam tradisional.
 
Profil SDN Kadunenggang
 
SDN Kadunenggang yang terletak di Kp. Kadunenggang, Desa Sukamanah, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, dengan NPSN 20229335 dan terakreditasi B+, terus membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi bangsa yang cerdas secara intelektual dan berakhlakul karimah.
 
Dengan suksesnya penyelenggaraan Maulid Nabi SAW ini, diharapkan para peserta didik dapat meneladani sifat-sifat utama Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan Desa Sukamanah.

(Ocha)
ARTHA-NEWS
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat-

Peringatan Maulid Nabi di SD Negeri Rajapolah Tasikmalaya Berlangsung Meriah

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Jumat, 11 September 2026 — Suasana penuh kebahagiaan dan kehangatan menyelimuti lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SD Negeri) Rajapolah yang beralamat di Jalan Raya Rajapolah, Desa Rajapolah, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya pada Jumat, 11 September 2026. Sekolah ini sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh semangat kebersamaan.
 
Kegiatan keagamaan tahunan ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa-siswi beserta para orang tua dan wali murid. Anak-anak tampak gembira dapat berkumpul bersama teman sekelas, guru, dan keluarga dalam rangkaian acara yang penuh berkah ini.
 
Sinergi Sekolah dan Orang Tua Murid
 
Kehadiran orang tua dalam acara ini memberikan dukungan moral yang luar biasa bagi anak-anak. Momen kebersamaan ini sengaja dirancang untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi bukti sinergi yang harmonis antara pihak sekolah dan masyarakat dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.
 
Pesan Kepala Sekolah SD Negeri Rajapolah
 
Kepala Sekolah SD Negeri Rajapolah, Ibu Ade S.Pd., membuka dan memimpin langsung kegiatan maulidan ini. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk meneladani akhlak mulia dan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, keteladanan, dan akhlak mulia sejak usia dini," ujar Ibu Ade S.Pd. dalam pidatonya.
 
Jalannya acara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Seluruh peserta yang hadir bersama-sama mengikuti pembacaan sholawat, mendengarkan tausiyah keagamaan, serta ditutup dengan doa bersama.
 
Melalui peringatan Maulid Nabi ini, diharapkan nilai-nilai kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dapat terus tertanam dan diamalkan oleh seluruh warga sekolah SD Negeri Rajapolah.
 
(Ujang Ajat — Artha-New)

 

Penyaluran Bantuan Beras Bulog 10 Kg di Pamarican Ciamis: Syarat & Kuota Penerima per Desa



Catatan Redaksi: Artikel ini diperbaharui untuk perbaikan navigasi dan label SEO Google demi kenyamanan pembaca.
 
CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Jumat, 23 Februari 2024 — Sebanyak 12.944 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 14 desa di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menerima penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah dari Perum Bulog. Setiap kepala keluarga mendapatkan jatah beras seberat 10 kilogram per bulan.
 
Proses pendistribusian komoditas pangan ini salah satunya dipusatkan di halaman Kantor Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican. Program bantuan jaring pengaman sosial ini direncanakan mengalir secara bertahap selama enam bulan ke depan untuk menjaga stabilitas pangan masyarakat sekaligus meringankan beban pengeluaran keluarga kurang mampu.
 
📋 Syarat Administrasi Pengambilan Bantuan Beras Bulog
 
Berdasarkan teknis di lapangan, warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat diwajibkan membawa dokumen administrasi saat mendatangi lokasi pembagian. Syarat tersebut meliputi:
 
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) yang masih aktif
- Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektrik penerima
 
Bagaimana jika penerima lansia atau sakit?
 
Demi kelancaran distribusi, bagi warga penerima jatah bansos yang berhalangan hadir langsung karena faktor kesehatan atau usia lanjut, pengambilan dapat diwakilkan kepada Kepala Dusun atau Ketua RW/RT setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan hak warga tetap terpenuhi dan bantuan tersalurkan tepat sasaran tanpa ada yang tertinggal.
 
📊 Rincian Data Kuota KPM per Desa di Kecamatan Pamarican
 
Penyaluran bantuan beras ini dilakukan secara serentak berdasarkan basis data kemiskinan yang telah terverifikasi. Berikut adalah rincian jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM):
 
- Desa Bangunsari: 1.436 KPM
- Desa Kertahayu: 1.209 KPM
- Desa Margajaya: 1.110 KPM
- Desa Sukahurip: 937 KPM
- Desa Sukajaya: 885 KPM
- Desa Sukajadi: 868 KPM
- Desa Sukamukti: 784 KPM
- Desa Bantarsari: 460 KPM
 
(Catatan: Sisa kuota lainnya didistribusikan ke desa-desa lain di wilayah administratif Kecamatan Pamarican)
 
Pemerintah kecamatan beserta aparat desa setempat mengimbau masyarakat untuk tetap tertib selama proses antrean demi menjaga kenyamanan bersama di lokasi pembagian. Penyaluran berjalan lancar, aman, dan tertib sesuai jadwal yang telah ditentukan.

(W.H — Redaksi Artha-News Ciamis)

Bagi Anda Yang Minat Bergabung Baca Juga Informasi Dibawah ini

Pesta Bona Taon 2026 Toga Sianturi Sebandung Raya, Pengurus 2026–2029 Resmi Dikukuhkan


Catatan Redaksi: Artikel ini diperbaharui untuk perbaikan navigasi dan label SEO Google demi kenyamanan pembaca.
 
PADALARANG, BANDUNG BARAT, ARTHA-NEWS.COM — Pesta Partamiangan Bona Taon 2026 sekaligus pengukuhan Pengurus Punguan Toga Sianturi Simangonding dohot Lumban Gambiri Boru, Bere & Ibebere Sebandung Raya periode 2026–2029 dilaksanakan secara khidmat pada Minggu, 8 Februari 2026. Acara berlangsung di Gedung Bale Abah Ruby, Jalan Sodong Girang, Desa Kerta Jaya, Kecamatan Padang, Kabupaten Bandung Barat.
 
Pesta adat yang menjadi momen persatuan keluarga besar marga Sianturi ini diawali dengan kebaktian yang mengangkat tema: "Hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang" — Roma 12:12. Kegiatan dihadiri oleh ratusan anggota, tamu undangan, dan para donatur, termasuk perwakilan dari Kabupaten Garut.
 
Dalam sambutannya, Ketua Umum A. Sianturi/br. Siaahan dan Ketua Panitia M. Sianturi/br. Panjaitan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara. "Kami ucapkan banyak terima kasih sudah berpartisipasi serta mendukung Pesta Bona Taon, sehingga bisa berjalan tertib, teratur, aman, dan lancar serta sukses. Horas, horas, horas!" ujar mereka.
 
Dengan semangat pesta bona taon, diharapkan persatuan dan kesatuan di lingkungan Punguan Toga Sianturi Sebandung Raya semakin diperkuat. Bersama badan pengurus yang baru, mari kita bangun dan majukan organisasi, serta saling mengasihi, membantu, dan menopang satu sama lain di setiap kesulitan.
 
 
 
📋 Susunan Pengurus Punguan Toga Sianturi Sebandung Raya 2026–2029
 
Dewan Penasihat
 
- St. S. Sianturi/br. Sormin (+) — (Op. Parasian)
- B. Sianturi/br. Tampubolon — (Op. Briand)
- D. Sianturi/br. Sihite — (Op. Aaron)
- T. Situmorang/br. Sianturi — (Op. Rachel)
 
Pengurus Harian
 
- Ketua Umum: A. Sianturi/br. Siaahan
- Wakil Ketua Umum: M. Sianturi/br. Panjaitan
- Sekretaris Umum: J. Sianturi/br. Parahyangan
- Bendahara Umum: Pw. Situngkir/br. Sianturi
 
Seksi Adat
 
- Koordinator: S. Sianturi/br. Sitohang
- Anggota: Op. Ivan Sianturi/br. Togatorop, Bv. Sianturi/br. Nababan, J. Sianturi/br. Siburian, St. M. Sianturi/br. Simaremare, K. Sianturi/br. Pakpahan, J. Sianturi/br. Tambunan (Op. Bertuah)
 
Seksi Kepemudaan
 
- Koordinator: A.G. Sianturi/br. Sitinjak
- Anggota: Daniel Sianturi (Naposo)
 
Seksi Rohani
 
- St. Tp. Sianturi/br. Siregar (Op. Kembar)
- St. P. Sianturi/br. Siregar (A. Arganisa)
- St. M. Sianturi/br. Simaremare
- St. S. Sianturi/br. Sormin (Op. Parasian)
- St. E. Pardosi/br. Sianturi
- St. T. Hutasoid/br. Sianturi
- Hutabarat/St. C. br. Sianturi
 
Koordinator Wilayah
 
- Bandung Timur 1: St. Sianturi/br. Siregar
- Bandung Timur 2: J. Sianturi/br. Siburian
- Barat Selatan 1: St. M. Sianturi/br. Simaremare
- Barat Selatan 2: Bv. Sianturi/br. Nababan
- Dayeuhkolot: A.G. Sianturi/br. Sitinjak
- Cimahi 1: J. Sianturi/br. Manullang
- Cimahi 2: S. Sianturi/br. Sitohang
- Padalarang: T.M. Sianturi/br. Sinulingga (Op. Geraldo)
- Utara: Y. Sianturi/br. Bacin
 
(Redaksi Artha-News)

Puluhan Mahasiswa Unsil Makmurkan Sholat Ashar Berjamaah di Masjid Kampus

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Puluhan mahasiswa Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menjaga kelangsungan ibadah sholat berjamaah di lingkungan kampus yang berlokasi di Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Pada Kamis, 10 September 2026, diperkirakan sekitar 60 orang mahasiswa berkumpul dengan khidmat untuk menunaikan sholat Ashar berjamaah di masjid yang berlokasi hanya sekitar 10 meter dari area pusat kegiatan kampus, Jalan Siliwangi No. 24, Tasikmalaya.
 
Kegiatan sholat berjamaah ini bukanlah peristiwa sesaat, melainkan sebuah rutinitas yang konsisten dilakukan oleh sebagian besar mahasiswa Unsil setiap harinya. Lokasi masjid yang sangat strategis dan berjarak sangat dekat dengan gedung perkuliahan tentu memudahkan para mahasiswa untuk menunaikan ibadah tepat waktu tanpa harus terhambat jarak, di sela-sela kesibukan perkuliahan yang padat di lingkungan Kampus 1 Unsil, Kahuripan, Tawang.
 
"Alhamdulillah, setiap hari Ashar masjid ini selalu ramai oleh mahasiswa. Kurang lebih ada 60 orang yang rutin berjamaah di sini setiap harinya. Semangat kebersamaan dalam beribadah ini sungguh memberikan ketenangan batin bagi kami," ujar salah satu mahasiswa yang ditemui di lokasi kegiatan seusai menunaikan ibadah sholat Ashar.
 
Kegiatan ini dinilai positif bukan hanya sekadar sebagai upaya memakmurkan masjid, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk membentuk karakter mahasiswa yang religius, berakhlak mulia, dan istiqomah dalam menjalankan ajaran agama. Dengan jarak masjid yang sangat dekat dari kampus, diharapkan ke depannya semakin banyak mahasiswa yang tergerak untuk istiqomah melaksanakan sholat berjamaah bersama-sama.
 
Pihak kampus pun menyambut baik dan mengapresiasi tinggi inisiatif mahasiswa dalam menjaga kegiatan keagamaan tetap hidup dan berkembang di lingkungan kampus. Semangat keagamaan yang ditunjukkan mahasiswa Unsil ini menjadi contoh nyata bahwa pendidikan tinggi dan penanaman nilai-nilai keimanan dapat berjalan beriringan secara harmonis dan saling memperkuat. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kampus-kampus lainnya.
 
Peliput: Mulyadi 
Bersama Redaksi 

Humas MAN 3 Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Bersama Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Humas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya di bawah koordinasi Dra. Hj. Eti, M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba secara eksternal pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya dan berlangsung di Masjid Nurul Arafah MAN 3 Tasikmalaya.
 
Tampak hadir dalam acara tersebut para guru, Kepala MAN 3 Tasikmalaya H. Husen, M.Pd., Waka Bidang Kurikulum Dede Taryana, M.Pd., dan Pembina Keagamaan Putra H. Ihsan Rois, S.Pd., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Kota 
 
Sebagai pemateri hadir IPTU Wahidin, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Tasikmalaya, Kota dan AIPTU Heri Purnomo, Baur Unit Lidik Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak hukum bagi pengguna dan pengedar, serta modus peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelajar.
 
Dra. Hj. Eti, M.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan humas menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari program eksternal madrasah. "Kegiatan ini kami gelar untuk membentengi siswa dari pengaruh negatif narkoba, sekaligus menguatkan nilai agama dan kesadaran hukum sejak dini," ujarnya.
 
Sementara itu, H. Husen, M.Pd., selaku Kepala MAN 3 Tasikmalaya mengapresiasi sinergi dengan kepolisian. "Kami berharap melalui sosialisasi ini siswa MAN 3 menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan bersih dari narkoba," tegasnya.
 
Dede Taryana, M.Pd., selaku Waka Bidang Kurikulum juga mengucapkan terima kasih kepada Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota atas materi dan sinergi yang diberikan. "Terima kasih kepada pihak kepolisian. Materi ini sangat bermanfaat dan akan kami dukung untuk diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran di madrasah," ucapnya.
 
H. Ihsan Rois, S.Pd., selaku Pembina Keagamaan Putra menekankan peran penting pembinaan keagamaan. "Masjid harus menjadi pusat pembinaan. Dengan iman yang kuat, insya Allah siswa akan mampu menolak ajakan yang menjerumuskan," katanya.
 
Kegiatan berlangsung khidmat, lancar, dan ditutup dengan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta.
 
(Yana-Artha-news)
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

FTBI Tingkat Kecamatan Sukahening 2026 Digelar, Diikuti SD Se-Kecamatan

SUKAHENING, ARTHA-NEWS.COM — Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Sukahening tahun 2026 resmi digelar pada Kamis, 10 September 2026. Ajang kompetisi yang mempromosikan pelestarian bahasa dan sastra daerah ini berlangsung meriah di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Banyurasa, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, dengan dihadiri oleh para kepala sekolah, dewan guru, serta para orang tua yang antusias menyaksikan bakat anak-anak didiknya.
 
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh siswa-siswi Sekolah Dasar se-Kecamatan Sukahening, dan berada di bawah binaan Susi Handayani, S.Pd., selaku Pengawas Bina. Ketua Panitia pelaksana, Asep Ruhiat Hermana, S.Pd., menyampaikan bahwa FTBI menjadi wadah penting untuk menggali, menumbuhkan, dan mengembangkan potensi para siswa dalam berbahasa serta bersastra Sunda sejak dini. Menurutnya, penguasaan bahasa ibu bukan sekadar kemampuan berkomunikasi, melainkan cermin jati diri bangsa yang harus dijaga dan diwariskan.
 

Sebanyak 7 mata lomba dipertandingkan dalam ajang ini, meliputi: Pupuh, Biantara, Ngadongeng, Nulis Aksara Sunda, Borangan, Carpon, dan Maca Sajak. Berbagai cabang lomba dirancang secara komprehensif untuk mencakup kemampuan berbicara di depan umum, menulis karya sastra, membaca puisi, hingga menguasai aksara dan cerita rakyat. Setiap peserta tampil dengan penuh percaya diri, menunjukkan kemampuan yang luar biasa untuk ukuran anak usia sekolah dasar.
 
"Kami berharap melalui FTBI ini lahir generasi yang cinta basa indung. Mudah-mudahan ti KC Sukahening aya nu tiasa ngawakilan dugi ka tingkat Kabupaten Tasikmalaya," ujar Asep Ruhiat Hermana, S.Pd. dengan harapan yang tinggi.
 
FTBI 2026 mengusung tema "Ngamumule Basa Indung, Nyarekasa Budaya, Nyawerengan Generasi Nu Unggul Utami Nyangong Indonesia Emas 2045" dengan slogan "Ngamumule Basa, Ngajaga Budaya". Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi semata, melainkan upaya nyata dan strategis dalam menjaga warisan budaya serta bahasa daerah agar tetap hidup, lestari, dan tidak tergerus zaman di tengah generasi penerus bangsa. Hasil dari kompetisi ini akan melahirkan juara yang akan mewakili Kecamatan Sukahening di ajang FTBI tingkat Kabupaten Tasikmalaya selanjutnya.
 
(Yana - Artha-News)
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 
 
 

Polres Banjar Edukasi 38 Siswa SMKN 3 Paham Kecerdasan Buatan, Siapkan Generasi Cerdas di Era AI

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan berkembang begitu cepat dan mulai masuk ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Menyadari hal tersebut, Polres Banjar memilih tidak tinggal diam. Melalui program "Paham AI", kepolisian turun langsung ke sekolah untuk membekali pelajar agar mampu memahami teknologi yang kini semakin dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
 
Sebanyak 38 siswa SMKN 3 Banjar menjadi peserta edukasi dan sosialisasi Pelatihan Pelatih (TOT) Paham AI yang digelar pada Rabu, 9 September 2026. Tim trainer Polres Banjar bersama personel Bagian Sumber Daya Manusia hadir sejak pukul 08.00 WIB, membawa materi yang tidak berhenti sekadar pada pengenalan teknologi, tetapi mendorong siswa memahami dasar-dasar AI secara mendalam.
 
Di hadapan para siswa, tim trainer juga memperkenalkan Senopati Academy sebagai platform pembelajaran resmi. Para peserta kemudian langsung mengikuti tes awal dan tes akhir melalui aplikasi tersebut untuk mengukur tingkat pemahaman sebelum dan setelah mendapatkan materi pelatihan. Seluruh 38 siswa berhasil menyelesaikan tahapan pengujian tanpa kendala. Setelah rangkaian edukasi selesai, masing-masing peserta memperoleh Sertifikat Paham AI melalui website Senopati Academy.
 
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., M.H., M.A.P., CPHR., menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh hanya diikuti sebagai tren semata, tetapi harus dibarengi dengan pemahaman, kecakapan, dan sikap bertanggung jawab.
 
"AI sudah menjadi bagian dari perkembangan zaman. Karena itu, pelajar harus dipersiapkan agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami bagaimana memanfaatkannya secara tepat, cerdas, dan bertanggung jawab," tegas Kapolres Banjar.
 
Menurutnya, sekolah menjadi ruang strategis untuk membangun pemahaman tersebut sejak dini. Edukasi ini diharapkan membuat generasi muda lebih siap menghadapi perubahan teknologi sekaligus mampu melihat AI sebagai alat yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri, bukan sebagai ancaman yang harus ditakuti.
 
Langkah Polres Banjar ini menempatkan institusi kepolisian bukan hanya sebagai pihak yang hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga ikut mengambil bagian aktif dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan baru di era digital. Dari ruang kelas SMKN 3 Banjar, pesan yang dibawa cukup jelas: teknologi akan terus berkembang, dan generasi muda harus lebih siap menghadapinya. Polres Banjar memilih mengambil peran sejak sekarang — mendorong pelajar untuk paham sebelum menggunakan, dan bijak sebelum menyebarkan.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha-News Kota Banjar)
 
 

Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Identitas Mayat Pria yang Ditemukan Mengambang di Sungai Citanduy


Catatan Redaksi:
Artikel ini diperbarui guna memperbaiki SEO Google, navigasi, dan label demi kenyamanan pembaca.
 
TASIKMALAYA KOTA, ARTHA-NEWS.COM — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota resmi mengungkap identitas jenazah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Citanduy, tepatnya di kawasan Kampung Benteng, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Penemuan ini sempat menjadi sorotan warga sekitar dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat sebelum identitas korban berhasil diketahui secara pasti.
 
Setelah dilakukan proses identifikasi secara menyeluruh dan ketat oleh Tim Identifikasi dan Kriminalistik (Inafis) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bekerja sama dengan tim medis dari RSUD Dr. Sukardjo, mayat pria tersebut diketahui bernama Eman, berusia 49 tahun. Ia merupakan warga asli Kampung Cibuntu, RT 01/RW 04, Desa Cinagara, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, yang dikabarkan hilang dari tempat tinggalnya beberapa waktu sebelum ditemukan.
 
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono melalui Kasat Reskrim AKP Fetrizal, membenarkan secara resmi bahwa identitas korban telah berhasil terungkap dan jenazah telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai adat istiadat setempat.
 
"Ya sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarganya," ungkap Kasat Reskrim kepada awak media di Mapolres Tasikmalaya Kota pada Kamis, 11 April 2024.
 
Ia menjelaskan lebih lanjut, berkaitan dengan penyebab pasti korban meninggal dunia dan bagaimana jenazah korban bisa berada di lokasi tersebut, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan secara intensif dan mendalam. Berbagai langkah penyidikan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi yang melihat kejadian, pemeriksaan dokumen medis, serta penelusuran jejak terakhir korban sebelum ditemukan di Sungai Citanduy.
 
"Masih terus melakukan penyelidikan dan mendalami berkaitan penyebab tewasnya korban. Kami belum dapat memastikan apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur lain, jadi mohon bersabar menunggu hasil penyelidikan selanjutnya," jelas AKP Fetrizal.
 
Sebelumnya, pada hari Selasa, 9 April 2024, mayat pria yang saat itu belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran Sungai Citanduy oleh warga yang sedang beraktivitas di tepi sungai. Warga yang menemukan segera melaporkan ke pihak berwenang, dan petugas kepolisian dari Polsek Purbaratu segera melakukan pengamanan lokasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi dengan hati-hati ke RSUD Dr. Sukardjo untuk dilakukan pemeriksaan medis jenazah, pencocokan data, serta proses identifikasi lebih lanjut hingga akhirnya terungkap identitas almarhum Eman.
 
(Tim Artha-News)


Bagi Anda Yang Berminat Gabung Menjadi Jurnalistik Hub no di bawah ini 

SD Negeri Sukasari Kawalu Bangun Mushola, Sepenuhnya Didukung Dana Sedekah Jariyah

Catatan Redaksi:
Artikel ini diperbarui guna memperbaiki SEO Google, navigasi, dan label demi kenyamanan pembaca.

KOTA TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — SD Negeri Sukasari yang berlokasi di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, sedang membangun mushola di lingkungan sekolah. Pembangunan ini sepenuhnya mengandalkan dana sedekah jariyah dari para guru, warga, dan pihak yang peduli, tanpa menggunakan anggaran negara. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 70 persen.
 
Kepala Sekolah SD Negeri Sukasari, Ibu Mila, menjelaskan bahwa inisiatif pembangunan mushola ini didasari kebutuhan sarana ibadah di lingkungan sekolah, baik untuk pelaksanaan shalat Duha maupun sebagai sarana pendidikan keagamaan bagi para siswa. Karena menggunakan dana sukarela, pengerjaan dilakukan bertahap dan dilanjutkan terkumpulnya donasi.


Pembangunan mushola ini menjadi bukti nyata gotong royong dan kepedulian warga sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keagamaan. Semoga pembangunan ini segera rampung dan menjadi amal jariyah yang berharga bagi semua yang telah berkontribusi.
 
(Deni Rodiansyah — Tim Artha-News)



Polres Tasikmalaya Kota Tangkap 3 Pengedar Sabu, Amankan 464 Gram Narkotika


Catatan Redaksi:
Artikel ini diperbarui guna memperbaiki navigasi dan label sesuai SEO Google demi kenyamanan pembaca.

POLRES TASIKMALAYA KOTA, ARTHA-NEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Tasikmalaya Kota berhasil membongkar jaringan peredaran gelap narkotika dan menangkap tiga pengedar narkoba jenis sabu dengan total barang bukti mencapai hampir setengah kilogram, tepatnya seberat 464 gram. Penangkapan ini merupakan hasil operasi berkelanjutan yang dilakukan petugas selama bulan Agustus 2024 dalam rangka menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Kota Tasikmalaya.
 
Ketiga tersangka yang berhasil diamankan oleh tim Satnarkoba masing-masing berinisial A, H, dan T. Dari ketiganya, tersangka berinisial T diketahui merupakan residivis yang sebelumnya telah terlibat dalam kasus serupa, sehingga penangkapan ini menjadi langkah penting untuk memutus rantai peredaran narkoba yang dilakukan secara berulang-ulang.


Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono melalui Kasat Narkoba AKP Imanudin, menjelaskan bahwa para tersangka menggunakan modus operandi pengedaran narkoba dengan sistem tempel, yang dinilai cukup rapi dan sulit dilacak. Narkoba dibungkus secara cermat dalam plastik permen atau sedotan dan kemudian ditempatkan di lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya oleh operator. Setelah barang tersimpan di tempat yang disepakati, lokasi penyimpanan sabu tersebut baru diinformasikan kepada pembeli oleh operator melalui komunikasi jarak jauh.
 
"Penangkapan ini merupakan hasil operasi intensif selama bulan Agustus. Kami berhasil mengamankan tiga tersangka dalam dua kasus berbeda yang saling berhubungan. Salah satu tersangka, berinisial T, adalah residivis yang sebelumnya juga terlibat dalam kasus narkoba jenis sabu," ungkap AKP Imanudin kepada wartawan di Mapolres Tasikmalaya Kota pada Rabu, 4 September 2024.
 
Ia menambahkan, selain sabu seberat 464 gram, petugas juga menyita berbagai barang bukti lainnya yang digunakan untuk kegiatan pengedaran, termasuk alat hisap sabu, beberapa unit handphone, korek api, timbangan digital, serta plastik pembungkus dan perlengkapan lainnya yang digunakan oleh para tersangka.
 
Kasat Narkoba menegaskan, bahwa para tersangka akan dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang tentang Narkotika, khususnya Pasal 127 Ayat (1) huruf a: "Setiap Penyalah Guna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun." Sementara itu, jika terbukti sebagai pengedar, ancaman pidana yang dihadapi jauh lebih berat sesuai ketentuan pasal lain dalam undang-undang yang sama.
 
Saat ini ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah ditahan di Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan diserahkan kepada kejaksaan sesuai prosedur yang berlaku.

(Humas polres)