Langsung ke konten utama

APTIKNAS Apresiasi Program "Future Skills" PAM JAYA untuk Talenta Disabilitas di Era Digital

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) memberikan apresiasi tinggi kepada PAM JAYA atas inisiatif strategisnya meluncurkan program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Sertifikasi Kompetensi FUTURE SKILLS yang ditujukan bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta. Program ini dinilai sebagai investasi masa depan yang konkret untuk membuka pintu kesetaraan dan peluang bagi talenta potensial di era digital.

Lya Arief, selaku penggagas utama program inklusif ini, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya pelatihan ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen berkelanjutan untuk menciptakan kesetaraan dalam dunia digital.

"Ini bukan sekadar program pelatihan biasa, tetapi sebuah langkah strategis untuk membuka akses bagi talenta-talenta potensial dari komunitas disabilitas. Insyaallah, masih akan ada pertemuan-pertemuan lagi yang akan kita lakukan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kami," tegas Lya Arief di hadapan para undangan dan peserta yang hadir.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Pimpinan LKP CMC Cybermedia Center, Ardian Elkana, Dewan Pembina Cyber Media Net, Maria Ellen Fransisca Y, serta Ketua Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Soegiharto Santoso. 

Lya Arief juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Direksi dan tim PAM JAYA yang telah mendukung penuh program ini, termasuk para direktur yang turut andil dalam kesuksesan acara.

Dalam sambutannya pada acara peluncuran, Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., menegaskan bahwa program ini melampaui sekadar aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR), melainkan sebuah terobosan yang visioner.

"Kolaborasi segitiga yang solid antara PAM JAYA sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), LKP CMC Cybermedia Center yang dikelola oleh Pak Ardian Elkana sebagai penyedia pelatihan berpengalaman yang merupakan anggota APTIKNAS, dan LSP SDM-TIK sebagai lembaga sertifikasi, adalah resep utama untuk menciptakan talenta yang tidak hanya terampil, tetapi juga tersertifikasi dan siap kerja," ujar Soegiharto yang akrab disapa Hoky.

Dukungan juga datang langsung dari keluarga peserta. Eva Kustanti, orang tua dari anak kembar difabel tuna netra, Rizqi Fanura dan Rifqi Fanura, menyampaikan apresiasinya yang mendalam terhadap program pelatihan yang diselenggarakan oleh PAM Jaya bersama CMC.

"Kedua putra saya sangat senang dan bersemangat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan berharga untuk belajar dan berkembang, khususnya bagi penyandang disabilitas. Saya berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dan membuka peluang bagi para peserta untuk diberdayakan di dunia kerja, terutama di lingkungan PAM Jaya, sebagai voice over atau penerima telepon," ungkap Eva dengan penuh haru.

Program diklat ini secara khusus berfokus pada penguasaan kompetensi digital yang paling relevan untuk masa depan, mencakup Voice Over, Digital Marketing, AI Graphic Design, AI Multimedia, dan Video Editing. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas yang memiliki nilai tambah tinggi di pasar kerja.

Dewan Pembina Cyber Media Net, Maria Ellen Fransisca Y, yang menjadi salah satu trainer, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para peserta. "Teman-teman telah melakukan hal-hal yang di luar batas yang kami yakin dan percaya belum tentu kita bisa kalau jadi seperti teman-teman," ujarnya.

Ellen juga menambahkan bahwa setelah program berakhir, akan ada tes khusus dan yang berbakat akan diterima "sebagai customer care atau customer service di PAMJAYA." Ia berharap semua peserta dapat belajar dengan baik dan memiliki hati yang bersyukur, mengingat "langkah kecil satu langkah kecil itu amat berharga sekali."

Pada kesempatan yang sama, Rani Santi, perwakilan dari PAM JAYA mengatakan, melalui Program "Difabel Empowered PAMJAYA," perusahaan ini secara nyata membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas (Difabel) untuk menunjukkan bakatnya, khususnya di bidang voice over dan layanan contact center.

Rani Santi menekankan bahwa ini "bukan sekedar pelatihan, tetapi merupakan akar nyata untuk membuka jalan menuju kemandirian dan kesetaraan." Ia menjanjikan bahwa bagi peserta pelatihan yang mampu menunjukkan bakat, semangat, dan profesionalisme, "PAM JAYA akan membuka potensi untuk bergabung sebagai tenaga contact center Difabel PAMJAYA."

Sebagai bukti komitmen terhadap kualitas, seluruh peserta akan mengikuti Uji Kompetensi pada bidang-bidang tertentu seperti Multimedia, Desain Grafis, dan Digital Marketing. Peserta yang dinyatakan kompeten akan menerima Sertifikasi Resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dikeluarkan oleh LSP SDM-TIK, yang juga merupakan bagian dari ekosistem APTIKNAS.

"Kami di APTIKNAS meyakini bahwa inklusivitas digital adalah kunci kemajuan bangsa. Memberikan akses dan kesempatan yang sama bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, untuk menguasai teknologi mutakhir seperti Kecerdasan Artifisial (AI), adalah wujud nyata dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkeadilan," tegas Hoky menutup sambutannya.

 (Hend)

Komentar

Berita Terpopuler

Oknum Guru SMAN 1 Sindangkasih Ciamis Diduga Sebar Isu Miring Terhadap Siswi

CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis tengah mendapatkan sorotan dari lapisan masyarakat. Seorang oknum guru olahraga di SMA Negeri 1 Sindangkasih berinisial SLT diduga telah menyebarkan informasi tidak sedap dan dugaan fitnah yang menyasar kepada salah satu siswinya sendiri.   Korban yang merupakan siswi berinisial TSH, diterpa isu miring mengenai kehamilan dan tindakan menggugurkan kandungan. Kabar burung tersebut mencuat setelah TSH mengajukan izin tidak masuk sekolah selama satu minggu untuk keperluan keluarga.   Orang tua korban menjelaskan bahwa izin tersebut resmi dikirimkan via pesan WhatsApp karena seluruh keluarga harus bertolak ke Jakarta guna menghadiri kegiatan penting salah satu anak mereka yang tengah menempuh studi di Universitas Trisakti.   "Anak saya mendapatkan tuduhan tidak berdasar. Padahal jelas-jelas surat izinnya dikirim untuk menghadiri acara kakaknya di Universitas Trisakti dan acara pernikahan kerabat. Langkah...

Pengabdian Tanpa Batas, Aipda Anumerta Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Tangis haru sekaligus duka mendalam menyelimuti masyarakat Jawa Barat atas gugurnya seorang anggota kepolisian yang berhati mulia. Aipda Anumerta Anditya Munartono, personel dari Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, gugur saat melaksanakan tugas mulia menyelamatkan nyawa orang lain di tengah ganasnya arus Pantai Barat Pangandaran.   Peristiwa duka ini terjadi pada 3 Januari 2025. Saat itu, sejumlah wisatawan terseret arus kuat di kawasan Pantai Barat Pangandaran dan terancam bahaya. Melihat situasi darurat tersebut, Aipda Anditya Munartono tanpa ragu menerjang ombak dan meluncur ke tengah lautan untuk melakukan penyelamatan. Dengan segenap tenaga dan pengabdiannya, ia berjuang melawan arus demi menyelamatkan nyawa para wisatawan.   Nyawa para wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, pengabdian Aipda Anditya harus berakhir di sana. Ia gugur di medan tugasnya — meninggalkan teladan keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang tiada batas b...

Diancam Laporan oleh CV Naga 99, Korwilnas Artha-News Tegaskan Hak Tolak Wartawan

TASIKMALAYA KABUPATEN, ARTHA-NEWS.COM — Isu pemberitaan terkait proyek rehabilitasi bangunan sekolah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini memicu ketegangan. Pihak CV Naga 99 melayangkan ancaman somasi hukum serta laporan ke tim penasihat hukum, Dewan Pers, hingga pihak kepolisian terhadap media Artha-News beserta jurnalis yang bertugas karena pemberitaan yang dimuat dinilai tidak sesuai fakta.   Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Nasional Artha-News, pihak CV Naga 99 juga secara tegas mendesak agar nama serta identitas narasumber yang dikutip dalam pemberitaan dibuka secara transparan kepada publik.   Padahal, kerahasiaan dan perlindungan penuh terhadap identitas narasumber dijamin secara konstitusi oleh Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers melalui Hak Tolak, serta ditegaskan dalam Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik. Peraturan hukum ini melarang keras pembukaan identitas narasumber yang meminta...

Terjadi Ketegangan Saat Rapat di Desa Cijulang, Warga Mengaku Tidak Diundang

CIJULANG, TASIKMALAYA – ARTHA‑NEWS – Terjadi peristiwa ketegangan yang cukup menyita perhatian warga di lokasi rapat desa di wilayah Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin, 11 November 2024. Peristiwa ini terekam jelas dalam rekaman video yang diterima redaksi dari kontributor di lokasi.   Berita ini diperbarui kembali pada Rabu, 08 Juli 2026.   Berdasarkan rekaman dan berbagai informasi yang dihimpun dari beberapa saksi mata, warga yang hadir di lokasi mengaku tidak menerima surat undangan resmi untuk mengikuti rapat yang sedang berlangsung tersebut. Saat diskusi berjalan, warga tersebut berusaha menyampaikan pertanyaan maupun pendapatnya terkait materi yang dibahas, namun diimbau oleh pihak perwakilan BPD bahwa yang tidak tercantum dalam daftar undangan tidak berhak menyampaikan pendapat dalam forum rapat, sehingga warga tersebut diminta dengan tegas untuk meninggalkan ruangan.   Perlakuan itu kemudian memicu kemarahan warga terse...

Humas MAN 3 Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Bersama Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Humas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya di bawah koordinasi Dra. Hj. Eti, M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba secara eksternal pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya dan berlangsung di Masjid Nurul Arafah MAN 3 Tasikmalaya.   Tampak hadir dalam acara tersebut para guru, Kepala MAN 3 Tasikmalaya H. Husen, M.Pd., Waka Bidang Kurikulum Dede Taryana, M.Pd., dan Pembina Keagamaan Putra H. Ihsan Rois, S.Pd., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Kota    Sebagai pemateri hadir IPTU Wahidin, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Tasikmalaya, Kota dan AIPTU Heri Purnomo, Baur Unit Lidik Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak hukum bagi pengguna dan pengedar, serta modus peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelaj...