Langsung ke konten utama

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Samosir Resmikan Pompa Air Tenaga Surya Rp 2,6 Miliar di Onan Runggu

Artha-News.com Samosir (26/01-2026) - Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir melalui pembangunan infrastruktur pertanian berkelanjutan.Salah satunya ditandai dengan peresmian Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Kecamatan Onan Runggu oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, 26/01/2026.

 PATS senilai Rp 2,6 miliar ini mampu mengairi sekitar 60 hektare persawahan yang dikelola oleh 100 keluarga petani.

Pembangunan PATS merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan daerah, terutama dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan kekeringan.

Selain peresmian, Dinas Pertanian Kabupaten Samosir juga melaksanakan penyuluhan kepada petani, antara lain terkait pembuatan pupuk organik serta penguatan pengelolaan PATS melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Acara tersebut dihadiri Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Pabung 0210/TU G. Sebayang, Asisten II Hotraja Sitanggang, pimpinan OPD Kabupaten Samosir, serta Forkopimcam Kecamatan Onan Runggu.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan, pembangunan PATS merupakan hasil sinergi dengan Gubernur Sumatera Utara dan akan diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Ia menyebutkan, hingga saat ini telah terbangun enam unit PATS di Kabupaten Samosir, lima diantaranya terwujud dalam kepemimpinannya.
“Dalam periodisasi kepemimpinan saya, ada lima unit PATS yang telah dibangun. Kita ucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur yang tidak henti-hentinya memberikan perhatian kepada Kabupaten Samosir,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak diperoleh dengan mudah karena harus bersaing dengan kabupaten/kota lain di Sumatera Utara. “Kita ini bersaing dengan 33 kabupaten/kota. Satu kelompok tani di Samosir bisa menang dari ribuan kelompok tani lain di Sumatera Utara. Jadi jangan kita sepelekan program ini,” katanya.

Vandiko mengungkapkan, pembangunan PATS di Onan Runggu sempat hampir dialihkan ke daerah lain. Namun, setelah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumatera Utara, program tersebut akhirnya tetap dilaksanakan di Samosir.
“Puji Tuhan dikabulkan, sehingga program ini tetap ada di Kabupaten Samosir. Karena PATS yang sudah dibangun sebelumnya semuanya beroperasi dengan baik, pemerintah provinsi tidak jera memberikan bantuan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun ini pembangunan PATS dilakukan di beberapa titik melalui skema pembiayaan sinergitas, yakni dari APBD kabupaten, APBD provinsi, APBN, serta dukungan pihak swasta dan perwakilan diplomatik. 

Dalam kesempatan itu, Vandiko mengapresiasi masyarakat yang menghibahkan lahan untuk jalur pipa sepanjang lebih dari satu kilometer. Menurutnya, persoalan lahan sering menjadi kendala pembangunan.
“Terima kasih kepada masyarakat yang secara sukarela menghibahkan tanah. Ini menjadi contoh bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting,” ujarnya

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk tidak melakukan pembangunan.

Forkopimda yang diwakili Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan meminta seluruh penerima manfaat menjaga dan merawat bantuan tersebut. “Mari kita rawat bersama, saling mendukung dan menjadikan tempat ini sebagai pilot project bagi daerah lain. Semoga membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Bapperida Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata mengatakan, pembangunan PATS ini akan mampu meningkatkan indeks pertanaman.

“Selama ini petani hanya bisa menanam satu kali setahun. Dengan adanya PATS, indeks pertanaman diharapkan meningkat menjadi minimal dua kali per tahun,” kata Rajoki.

Sementara itu, Kabid Energi dan Sumber Daya Mineral Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara, Budi Batubara, menjelaskan bahwa pemanfaatan energi surya merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengurangi dampak emisi dan perubahan iklim.

Dijelaskan, Pemprovsu dan DPRD Provinsi Sumatera Utara telah mengesahkan Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Energi Daerah, yang salah satu strateginya adalah pemanfaatan energi terbarukan untuk sektor produktif, termasuk pertanian.

“Pompa air tenaga surya ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian dan masa tanam menjadi minimal dua kali setahun. Hingga saat ini, jumlah PATS yang dibangun pemerintah provinsi di Kabupaten Samosir telah mencapai enam unit,” ujar Budi.

Tokoh masyarakat Onan Runggu, Alifender Harianja, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas perhatian terhadap sektor pertanian. Ia berharap bantuan serupa dapat diperluas ke wilayah persawahan lain di Onan Runggu.

“Masih banyak daerah persawahan yang membutuhkan bantuan seperti ini. Semoga ke depan hasil pertanian semakin baik,” ujarnya.

Sekretaris Kelompok Tani Gabe Naniula, Daslon Samosir, mengakui bahwa selama ini petani sangat membutuhkan air untuk mengolah lahan. “Dengan adanya PATS ini, kami bisa mengolah lahan dengan lebih baik,” katanya.

Ia mengajak seluruh penerima manfaat untuk menghilangkan ego dan bekerja sama dalam merawat fasilitas tersebut. Ia juga berharap pemerintah memperhatikan pembangunan saluran irigasi agar tidak terjadi pengikisan tanah, serta mendukung pengadaan rumah bibit dan pupuk organik.

“Pemakaian pupuk kimia berlebihan bisa membuat tanah menjadi tandus. Kami sedang menggalakkan pertanian berbasis organik,” ujarnya.

Dukungan lahan untuk pembangunan PATS juga diberikan oleh warga setempat, Omri Samosir yang bersedia membebaskan lahan.  Ia berharap fasilitas tersebut dirawat dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Pompa ini mahal. Kalau tidak dirawat, akan cepat rusak. Sudah banyak pompa yang menjadi pelajaran karena tidak dijaga. Jangan hanya meminta, tapi tidak mau mengurus,” katanya.

Secara teknis, PATS digerakkan oleh tenaga matahari melalui panel surya. Pompa ditempatkan di danau dan menyalurkan air melalui lima katup distribusi yang diatur oleh operator. Pemerintah menekankan pentingnya manajemen pembukaan katup, kebersihan panel surya, serta perawatan pipa yang ditanam hingga kedalaman 80 sentimeter agar sistem distribusi air berjalan optimal dan berkelanjutan.

(NR.Sitohang)

Komentar

Berita Terpopuler

Oknum Guru SMAN 1 Sindangkasih Ciamis Diduga Sebar Isu Miring Terhadap Siswi

CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis tengah mendapatkan sorotan dari lapisan masyarakat. Seorang oknum guru olahraga di SMA Negeri 1 Sindangkasih berinisial SLT diduga telah menyebarkan informasi tidak sedap dan dugaan fitnah yang menyasar kepada salah satu siswinya sendiri.   Korban yang merupakan siswi berinisial TSH, diterpa isu miring mengenai kehamilan dan tindakan menggugurkan kandungan. Kabar burung tersebut mencuat setelah TSH mengajukan izin tidak masuk sekolah selama satu minggu untuk keperluan keluarga.   Orang tua korban menjelaskan bahwa izin tersebut resmi dikirimkan via pesan WhatsApp karena seluruh keluarga harus bertolak ke Jakarta guna menghadiri kegiatan penting salah satu anak mereka yang tengah menempuh studi di Universitas Trisakti.   "Anak saya mendapatkan tuduhan tidak berdasar. Padahal jelas-jelas surat izinnya dikirim untuk menghadiri acara kakaknya di Universitas Trisakti dan acara pernikahan kerabat. Langkah...

Pengabdian Tanpa Batas, Aipda Anumerta Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Tangis haru sekaligus duka mendalam menyelimuti masyarakat Jawa Barat atas gugurnya seorang anggota kepolisian yang berhati mulia. Aipda Anumerta Anditya Munartono, personel dari Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, gugur saat melaksanakan tugas mulia menyelamatkan nyawa orang lain di tengah ganasnya arus Pantai Barat Pangandaran.   Peristiwa duka ini terjadi pada 3 Januari 2025. Saat itu, sejumlah wisatawan terseret arus kuat di kawasan Pantai Barat Pangandaran dan terancam bahaya. Melihat situasi darurat tersebut, Aipda Anditya Munartono tanpa ragu menerjang ombak dan meluncur ke tengah lautan untuk melakukan penyelamatan. Dengan segenap tenaga dan pengabdiannya, ia berjuang melawan arus demi menyelamatkan nyawa para wisatawan.   Nyawa para wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, pengabdian Aipda Anditya harus berakhir di sana. Ia gugur di medan tugasnya — meninggalkan teladan keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang tiada batas b...

Diancam Laporan oleh CV Naga 99, Korwilnas Artha-News Tegaskan Hak Tolak Wartawan

TASIKMALAYA KABUPATEN, ARTHA-NEWS.COM — Isu pemberitaan terkait proyek rehabilitasi bangunan sekolah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini memicu ketegangan. Pihak CV Naga 99 melayangkan ancaman somasi hukum serta laporan ke tim penasihat hukum, Dewan Pers, hingga pihak kepolisian terhadap media Artha-News beserta jurnalis yang bertugas karena pemberitaan yang dimuat dinilai tidak sesuai fakta.   Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Nasional Artha-News, pihak CV Naga 99 juga secara tegas mendesak agar nama serta identitas narasumber yang dikutip dalam pemberitaan dibuka secara transparan kepada publik.   Padahal, kerahasiaan dan perlindungan penuh terhadap identitas narasumber dijamin secara konstitusi oleh Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers melalui Hak Tolak, serta ditegaskan dalam Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik. Peraturan hukum ini melarang keras pembukaan identitas narasumber yang meminta...

Terjadi Ketegangan Saat Rapat di Desa Cijulang, Warga Mengaku Tidak Diundang

CIJULANG, TASIKMALAYA – ARTHA‑NEWS – Terjadi peristiwa ketegangan yang cukup menyita perhatian warga di lokasi rapat desa di wilayah Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin, 11 November 2024. Peristiwa ini terekam jelas dalam rekaman video yang diterima redaksi dari kontributor di lokasi.   Berita ini diperbarui kembali pada Rabu, 08 Juli 2026.   Berdasarkan rekaman dan berbagai informasi yang dihimpun dari beberapa saksi mata, warga yang hadir di lokasi mengaku tidak menerima surat undangan resmi untuk mengikuti rapat yang sedang berlangsung tersebut. Saat diskusi berjalan, warga tersebut berusaha menyampaikan pertanyaan maupun pendapatnya terkait materi yang dibahas, namun diimbau oleh pihak perwakilan BPD bahwa yang tidak tercantum dalam daftar undangan tidak berhak menyampaikan pendapat dalam forum rapat, sehingga warga tersebut diminta dengan tegas untuk meninggalkan ruangan.   Perlakuan itu kemudian memicu kemarahan warga terse...

Humas MAN 3 Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Bersama Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Humas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya di bawah koordinasi Dra. Hj. Eti, M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba secara eksternal pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya dan berlangsung di Masjid Nurul Arafah MAN 3 Tasikmalaya.   Tampak hadir dalam acara tersebut para guru, Kepala MAN 3 Tasikmalaya H. Husen, M.Pd., Waka Bidang Kurikulum Dede Taryana, M.Pd., dan Pembina Keagamaan Putra H. Ihsan Rois, S.Pd., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Kota    Sebagai pemateri hadir IPTU Wahidin, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Tasikmalaya, Kota dan AIPTU Heri Purnomo, Baur Unit Lidik Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak hukum bagi pengguna dan pengedar, serta modus peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelaj...