Langsung ke konten utama

Masuknya Ino Darsono ke PSI Dianggap di Luar Perkiraan, Ketua Gerindra Pangandaran: Bagian dari Strategi Politik ke Depan

ARTHA-NEWS.COM I Pangandaran
 Keputusan Ino Darsono bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menuai beragam tanggapan dari kalangan politik di Kabupaten Pangandaran. Salah satu respons datang dari Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pangandaran yang mengaku cukup terkejut dengan langkah politik mantan kontestan Pilkada tersebut.

Menurutnya, bergabungnya Ino Darsono ke PSI merupakan sesuatu yang berada di luar prediksi banyak pihak. Pasalnya, secara logika politik, Ino dinilai lebih berpeluang melanjutkan karier politiknya melalui partai-partai yang sebelumnya memberikan dukungan saat kontestasi Pilkada.

"Saya agak kaget juga mendengar Pak Ino masuk PSI. Karena kalau melihat logikanya, beliau seharusnya masuk ke PDIP atau PAN, mengingat kedua partai tersebut yang mengusung beliau pada Pilkada kemarin," ujarnya saat dimintai tanggapan.

Ia menilai, keputusan tersebut tentu tidak diambil tanpa perhitungan matang. Dalam pandangannya, perpindahan ke PSI bisa jadi merupakan bagian dari strategi untuk membuka ruang politik baru menjelang agenda politik yang akan datang, baik Pemilu Legislatif maupun Pilkada mendatang.

"Analisis saya, ada kemungkinan langkah itu dilakukan untuk membuka ruang atau peluang politik ke depan. Bisa saja untuk persiapan menghadapi Pemilu Legislatif atau Pilkada berikutnya," katanya.

Lebih lanjut, ia menduga Ino Darsono melihat adanya peluang yang lebih besar di PSI dibandingkan dengan partai-partai yang selama ini identik dengan perjalanan politiknya. Menurutnya, setiap politisi tentu memiliki kalkulasi tersendiri dalam menentukan kendaraan politik yang dianggap paling menjanjikan.

"Mungkin beliau merasa peluang untuk maju melalui PAN atau PDIP cukup berat atau kurang menjanjikan. Karena itu beliau mencari alternatif lain dan akhirnya memilih PSI sebagai tempat berlabuh," jelasnya.

Meski demikian, sebagai pimpinan partai politik, dirinya menegaskan tidak ingin memberikan penilaian apakah keputusan tersebut logis atau tidak logis, maupun etis atau tidak etis. Ia menilai pilihan politik seseorang merupakan hak pribadi yang harus dihormati oleh semua pihak.

"Saya tidak bisa memberikan penilaian terkait logis atau tidak logis, etis atau tidak etis. Sebagai Ketua Partai Gerindra, saya juga tidak pada posisi untuk menilai partai lain ataupun sikap politik seseorang," tegasnya.

Menurutnya, dinamika perpindahan kader maupun tokoh politik dari satu partai ke partai lain merupakan hal yang lumrah dalam sistem demokrasi. Setiap individu memiliki hak untuk menentukan arah perjuangan politiknya sesuai dengan visi, strategi, dan peluang yang diyakininya.

Fenomena bergabungnya Ino Darsono ke PSI juga dinilai menjadi sinyal bahwa peta politik Pangandaran masih sangat dinamis. Kehadiran tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman dalam kontestasi politik lokal dapat memberikan warna baru bagi partai yang mereka masuki sekaligus memengaruhi konstelasi politik menjelang pesta demokrasi berikutnya.

"Yang jelas, menurut saya masuknya Pak Ino ke PSI merupakan bagian dari rencana politik beliau ke depan. Tentu ada pertimbangan dan strategi yang sudah diperhitungkan secara matang," pungkasnya.

Masuknya Ino Darsono ke PSI pun kini menjadi perhatian sejumlah kalangan politik di Pangandaran. Banyak pihak menilai langkah tersebut bukan sekadar perpindahan partai biasa, melainkan dapat menjadi bagian dari manuver politik yang akan menentukan arah karier politiknya pada kontestasi mendatang. Dengan masih cukup panjangnya waktu menuju Pemilu dan Pilkada berikutnya, berbagai kemungkinan masih terbuka, termasuk peluang munculnya poros dan kekuatan politik baru di Kabupaten Pangandaran.
(Diperbarui: 12 Juli 2026)


(Ug)

Komentar

Berita Terpopuler

Oknum Guru SMAN 1 Sindangkasih Ciamis Diduga Sebar Isu Miring Terhadap Siswi

CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis tengah mendapatkan sorotan dari lapisan masyarakat. Seorang oknum guru olahraga di SMA Negeri 1 Sindangkasih berinisial SLT diduga telah menyebarkan informasi tidak sedap dan dugaan fitnah yang menyasar kepada salah satu siswinya sendiri.   Korban yang merupakan siswi berinisial TSH, diterpa isu miring mengenai kehamilan dan tindakan menggugurkan kandungan. Kabar burung tersebut mencuat setelah TSH mengajukan izin tidak masuk sekolah selama satu minggu untuk keperluan keluarga.   Orang tua korban menjelaskan bahwa izin tersebut resmi dikirimkan via pesan WhatsApp karena seluruh keluarga harus bertolak ke Jakarta guna menghadiri kegiatan penting salah satu anak mereka yang tengah menempuh studi di Universitas Trisakti.   "Anak saya mendapatkan tuduhan tidak berdasar. Padahal jelas-jelas surat izinnya dikirim untuk menghadiri acara kakaknya di Universitas Trisakti dan acara pernikahan kerabat. Langkah...

Pengabdian Tanpa Batas, Aipda Anumerta Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Tangis haru sekaligus duka mendalam menyelimuti masyarakat Jawa Barat atas gugurnya seorang anggota kepolisian yang berhati mulia. Aipda Anumerta Anditya Munartono, personel dari Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, gugur saat melaksanakan tugas mulia menyelamatkan nyawa orang lain di tengah ganasnya arus Pantai Barat Pangandaran.   Peristiwa duka ini terjadi pada 3 Januari 2025. Saat itu, sejumlah wisatawan terseret arus kuat di kawasan Pantai Barat Pangandaran dan terancam bahaya. Melihat situasi darurat tersebut, Aipda Anditya Munartono tanpa ragu menerjang ombak dan meluncur ke tengah lautan untuk melakukan penyelamatan. Dengan segenap tenaga dan pengabdiannya, ia berjuang melawan arus demi menyelamatkan nyawa para wisatawan.   Nyawa para wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, pengabdian Aipda Anditya harus berakhir di sana. Ia gugur di medan tugasnya — meninggalkan teladan keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang tiada batas b...

Diancam Laporan oleh CV Naga 99, Korwilnas Artha-News Tegaskan Hak Tolak Wartawan

TASIKMALAYA KABUPATEN, ARTHA-NEWS.COM — Isu pemberitaan terkait proyek rehabilitasi bangunan sekolah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini memicu ketegangan. Pihak CV Naga 99 melayangkan ancaman somasi hukum serta laporan ke tim penasihat hukum, Dewan Pers, hingga pihak kepolisian terhadap media Artha-News beserta jurnalis yang bertugas karena pemberitaan yang dimuat dinilai tidak sesuai fakta.   Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Nasional Artha-News, pihak CV Naga 99 juga secara tegas mendesak agar nama serta identitas narasumber yang dikutip dalam pemberitaan dibuka secara transparan kepada publik.   Padahal, kerahasiaan dan perlindungan penuh terhadap identitas narasumber dijamin secara konstitusi oleh Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers melalui Hak Tolak, serta ditegaskan dalam Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik. Peraturan hukum ini melarang keras pembukaan identitas narasumber yang meminta...

Terjadi Ketegangan Saat Rapat di Desa Cijulang, Warga Mengaku Tidak Diundang

CIJULANG, TASIKMALAYA – ARTHA‑NEWS – Terjadi peristiwa ketegangan yang cukup menyita perhatian warga di lokasi rapat desa di wilayah Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin, 11 November 2024. Peristiwa ini terekam jelas dalam rekaman video yang diterima redaksi dari kontributor di lokasi.   Berita ini diperbarui kembali pada Rabu, 08 Juli 2026.   Berdasarkan rekaman dan berbagai informasi yang dihimpun dari beberapa saksi mata, warga yang hadir di lokasi mengaku tidak menerima surat undangan resmi untuk mengikuti rapat yang sedang berlangsung tersebut. Saat diskusi berjalan, warga tersebut berusaha menyampaikan pertanyaan maupun pendapatnya terkait materi yang dibahas, namun diimbau oleh pihak perwakilan BPD bahwa yang tidak tercantum dalam daftar undangan tidak berhak menyampaikan pendapat dalam forum rapat, sehingga warga tersebut diminta dengan tegas untuk meninggalkan ruangan.   Perlakuan itu kemudian memicu kemarahan warga terse...

Humas MAN 3 Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Bersama Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Humas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya di bawah koordinasi Dra. Hj. Eti, M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba secara eksternal pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya dan berlangsung di Masjid Nurul Arafah MAN 3 Tasikmalaya.   Tampak hadir dalam acara tersebut para guru, Kepala MAN 3 Tasikmalaya H. Husen, M.Pd., Waka Bidang Kurikulum Dede Taryana, M.Pd., dan Pembina Keagamaan Putra H. Ihsan Rois, S.Pd., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Kota    Sebagai pemateri hadir IPTU Wahidin, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Tasikmalaya, Kota dan AIPTU Heri Purnomo, Baur Unit Lidik Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak hukum bagi pengguna dan pengedar, serta modus peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelaj...