Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Samosir. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Samosir. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir, Vandiko :Samosir Rumah Kita, Harus Dijaga Bersama untuk Generasi Mendatang

Artha-News.com I Samosir,  (27/02-2026) - Pemerintah Kabupaten Samosir memperingati Hari Jadi ke-22 dengan mengusung tema “Samosir Rumah Kita” dan subtema “Hidup Selaras Alam, Tingkatkan Hidup Rukun Menuju Indonesia Emas 2045”. Perayaan syukur digelar di Segmen 5 Waterfront Pangururan, Kamis (27/2/2026), diawali dengan ibadah oikumenis yang dipimpin Pastor Ivo Sinaga.

Kabupaten Samosir secara administratif berdiri sejak 7 Januari 2004. Namun, perayaan hari jadi daerah ini secara konsisten dipusatkan setiap 27 Februari. Puncak perayaan ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Bupati Samosir Vandiko T . Gultom dan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk  yang kemudian dibagikan secara simbolis kepada perwakilan sembilan kecamatan.
Momentum Hari Jadi ke-22 ini menjadi sarana refleksi bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk terus berbenah, memperkuat pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Perayaan tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Asisten Administrasi Umum Provinsi Sumatera Utara H. Muhammad Suib, Forkopimda Kabupaten Samosir, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Sekda Kabupaten Tapanuli Tengah Binsar Sitanggang, Pj Bupati Samosir periode 2004–2005 Wilmar Simanjorang, mantan Wakil Bupati Samosir Ober Sagala dan Juang Sinaga, pimpinan dan anggota DPRD lintas periode, pemrakarsa pembentukan Kabupaten Samosir, serta tokoh adat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan.

Bupati Samosir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tema “Samosir Rumah Kita” memiliki makna mendalam sebagai simbol tempat bertumbuh, berinteraksi, dan saling menguatkan, bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang kebersamaan yang mencerminkan identitas, nilai spiritual, sosial, dan harmoni dengan alam serta Tuhan. “Rumah dalam filosofi Batak adalah tempat pemersatu keluarga, tempat manusia berinteraksi dengan sesama dan dengan Tuhan. Karena itu, kita patut menjaga dan memperindah rumah kita ini tanpa kehilangan identitas, Selamat hari jadi ke-22 untuk Samosir dan seluruh masyarakat.” Kata Vandiko.

Lebih lanjut disampaikan bahwa saat ini Samosir terus menunjukkan kemajuan melalui berbagai pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari waktu ke waktu, yang sekaligus menjadi indikator tumbuhnya kepercayaan publik terhadap potensi daerah serta daya tarik Samosir sebagai destinasi unggulan.

Seiring bertambahnya usia Kabupaten Samosir, Vandiko menekankan peningkatan kemampuan, meningkatkan profesionalisme aparatur serta kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu diharapkan saran, masukan, hingga kritik yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan  guna mempertajam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh. 

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewariskan Samosir yang lebih damai, maju, dan sejahtera kepada generasi mendatang, dengan menjaga lingkungan serta memperkuat kerukunan hidup di tengah keberagaman demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Gubernur Sumatera Utara diwakili Asisten Administrasi Umum H. Muhammad Suib Sitorus mengatakan, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penuh makna untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memperkuat tekad melanjutkan pembangunan menuju masa depan yang lebih baik.

Disebutnya, semangat perjuangan Raja Sisingamangaraja XII sebagai simbol identitas dan jati diri masyarakat Batak harus menjadi semboyan untuk terus melangkah maju. Menghargai para tokoh pemerintahan awal yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Samosir. Sesuai dengan tema Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-22, “Samosir Rumah Kita”, Muhammad Suib mengatakan tema tersebut sejalan dengan motto Kabupaten Samosir satahi saoloan yang menekankan satu kehendak dan satu kesepakatan dalam semangat persatuan dan gotong royong.
“Dalam rumah besar bernama Samosir ini, tidak ada yang berjalan sendiri. Semua harus bersatu demi kemajuan daerah” ujarnya.

Muhammad Suib juga menyoroti karakter masyarakat Samosir yang didominasi Batak Toba dengan falsafah dalihan natolu, yang menjunjung tinggi gotong royong dan kehidupan sosial berbasis kekeluargaan sebagai kekuatan dalam menjaga harmoni dan persatuan. Sebagai bagian utama Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, Kabupaten Samosir dinilai memiliki peluang besar untuk terus tumbuh melalui penguatan infrastruktur, promosi internasional, serta pemberdayaan ekonomi lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mengapresiasi berbagai capaian Kabupaten Samosir, di antaranya program permodalan UMKM dengan bunga nol persen, pengembangan sektor pertanian, pemberian beasiswa, pembentukan koperasi desa, penanganan eceng gondok dan pengelolaan sampah, hingga dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah maju pelayanan publik berbasis teknologi turut mendapat apresiasi, dengan penekanan bahwa pembangunan harus berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mendukung pembangunan Kabupaten Samosir melalui penguatan konektivitas kawasan Danau Toba, pembangunan infrastruktur strategis, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan ekonomi berbasis lokal,” katanya. 

Menutup sambutan, Muhammad Suib mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai luhur Batak Toba, dan menjadikan Samosir sebagai rumah bersama yang nyaman, produktif, dan penuh harapan.
“Selamat Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir Tahun 2026. Semoga Samosir semakin maju, sejahtera, dan menjadi kebanggaan Sumatera Utara serta Indonesia,” pungkasnya.

Pemrakarsa terbentuknya Kabupaten Samosir, Marsius Lumban Raja, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kemajuan Kabupaten Samosir yang kini telah berusia 22 tahun.
Marsius menyampaikan terima kasih kepada Bupati Samosir atas kepemimpinan yang telah membuahkan hasil nyata, sehingga Samosir sebagai daerah hasil pemekaran kini semakin terang dan menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan daerah dan mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak lagi menciptakan narasi kontra produktif yang pada akhirnya justru merugikan rakyat.

“Jangan melihat Samosir dengan kacamata kuda. Samosir sudah dewasa, tidak mungkin lagi kita gontok-gontokan. Kita harus bersikap rasional,” tegasnya. 
Dalam kesempatan tersebut, Marsius juga menitipkan pesan khusus terkait isu ekologi dan lingkungan hidup. Ia berharap pengelolaan kehutanan dilakukan secara bijak tanpa eksploitasi berlebihan, serta diiringi dengan peningkatan reboisasi. “Kami titipkan kepada Bupati agar masalah ekologi dan lingkungan kehutanan benar-benar dijaga, sehingga Samosir tetap terwujud sebagai negeri indah, kepingan surga,” ungkapnya. 

Forkopimda Kabupaten Samosir melalui  Ketua DPRD Nasip Simbolon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kepala daerah serta para pemrakarsa yang telah mengabdikan diri dan mencatatkan sejarah terbentuknya Kabupaten Samosir. Menurutnya, peringatan Hari Jadi ke-22 menjadi momen bahagia dan bersejarah, karena Samosir yang kini berdiri mandiri tidak terlepas dari perjuangan panjang para pendahulu yang telah memberikan edukasi dan fondasi pembangunan daerah.

Ia menegaskan, kemajuan Samosir saat ini merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah yang didukung sinergitas seluruh pemangku kepentingan. Hal itu tercermin dari meningkatnya kunjungan wisatawan yang berdampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Di usia 22 tahun, Samosir telah menunjukkan kemandiriannya dengan capaian PAD yang meningkat. Ini membuktikan Samosir tetap kuat, kokoh, dan terus berinovasi, baik di bidang infrastruktur, pariwisata, maupun pertanian,” ujarnya.

Terkait sejumlah isu miring yang beredar dalam perayaan Hari Jadi Samosir, Nasip menilai framing tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menjelaskan bahwa anggaran perayaan relatif kecil jika dibandingkan dengan nilai historis dan manfaat strategisnya. "Momentum hari jadi justru menjadi sarana memperkuat identitas Samosir sebagai destinasi pariwisata berkelas internasional dan modal penting dalam mendorong pembangunan. Kami siap mendukung program-program ke depan demi kemajuan Samosir,” tegasnya.

Selain itu, Nasip mengapresiasi capaian  pemerintah Kabupaten Samosir  yang telah dirasakan masyarakat, mulai dari layanan kesehatan yang ditanggung, program permodalan UMKM berupa pinjaman hingga Rp15 juta tanpa bunga, pembangunan infrastruktur, hingga upaya menuju Kabupaten Bersih yang diharapkan dapat mengantarkan Samosir meraih penghargaan Adipura. 

Lembaga Adat dan Budaya (LAB) Partukkoan  Kab. Samosir Mangiring Naibaho  menilai tema peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir sudah sangat tepat dan relevan dengan kondisi daerah saat ini. Mangiring mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah. Mangiring juga menghimbau seluruh pihak yang pernah menjabat dan bekerja di Samosir agar terus menjalin kerja sama serta memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah saat ini.

 Ia menekankan agar tidak lagi muncul sikap saling hujat yang justru merusak persatuan. “Kami dari masyarakat dan lembaga adat memantau perkembangan Samosir, termasuk dinamika di media sosial. Kami berharap tidak ada lagi hujat-menghujat,” ujarnya.

Semua pihak diminta melakukan introspeksi diri dan memberi ruang kepada para penerus. Menurutnya, tidak ada yang sempurna dalam menjalankan tugas pemerintahan, sehingga kritik seharusnya disampaikan dalam bentuk masukan yang membangun. “Hentikan gontok-gontokan. Berikan masukan kepada pejabat saat ini agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik,” tegasnya.

Sebagai daerah yang berlandaskan adat dan budaya, Mangiring menekankan pentingnya penerapan restorative justice (RJ) dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Ia berharap penyelesaian masalah tidak selalu langsung dibawa ke ranah hukum. “Dahulukan adat dan budaya dengan menerapkan nilai Dalihan Natolu, sehingga tercipta rasa saling percaya dan keharmonisan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Penjabat (Pj) Bupati pertama Kabupaten Samosir periode 2004–2005, Wilmar Simanjorang, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologi. Wilmar mengenang awal berdirinya Samosir sebagai daerah otonom yang fondasinya diletakkan melalui semangat persatuan dan perjuangan bersama.

Wilmar menekankan bahwa tema “Samosir Rumah Kita” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk merawat alam, budaya, dan kerukunan masyarakat. Menurutnya, keberadaan Samosir di kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark Kaldera Toba merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.

(NR.Sitohang)

Bupati Samosir dan Wabup Lepas Sambut Kapolres, Vandiko : Samosir Tempat Tepat Mencetak Prestasi, Sulit Cari Kekayaan

Artha-News.com Samosir (13/01-2026) - Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyambut kehadiran Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K.,sekaligus melepas Kapolres Samosir lama,AKBP Rina Frillya, S.I.K., yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Tebing Tinggi.

Acara pisah sambut jabatan Kapolres Samosir tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan,serta insan pers Kabupaten Samosir.

Dalam sambutannya, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengawali dengan ucapan syukur karena seluruh undangan dapat hadir dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan. Vandiko juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya karena harus memenuhi undangan mendadak dari Kementerian Dalam Negeri yang tidak dapat diwakilkan.

“Saya mohon maaf atas keterlambatan hari ini.Kemarin ada undangan mendadak dari Mendagri dan tidak bisa diwakilkan,sehingga Wakil Bupati lebih dahulu hadir menyapa masyarakat,” ujar Vandiko.
Vandiko mengucapkan selamat kepada AKBP Rina Frillya atas penugasan barunya sebagai Kapolres Tebing Tinggi. Ia menilai selama kurang lebih sembilan bulan bertugas di Kabupaten Samosir, AKBP Rina Frillya telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tidak terasa sembilan bulan berlalu. Kami memahami bahwa penyegaran dan pengembangan karier merupakan hal yang lumrah dalam institusi Polri.Kami tahu Ibu Rina ingin kembali mengabdi di kampung halaman, dan niat itu sangat luar biasa,” kata Vandiko.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas sinergi dan koordinasi yang terjalin baik antara Polres Samosir dan Pemerintah Kabupaten Samosir, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian, pengayoman, dan dedikasi kepada masyarakat Samosir.Koordinasi dan sinergi kita berjalan sangat baik, Samosir dalam kondisi damai tanpa kendala berarti,” ungkapnya.

Kepada Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Vandiko menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat segera beradaptasi dengan masyarakat Samosir.

“Kami menyambut baik kehadiran Ibu Rina Tarigan. Dengan pengalaman bertugas di Sumatera Utara, kami yakin tidak sulit beradaptasi di Samosir. Di Samosir mungkin sulit mencari kekayaan,tetapi untuk mencari prestasi,inilah tempatnya. Walau kecil, apa pun yang terjadi di Samosir cepat sampai ke pusat,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung Kapolres baru dalam mencetak prestasi dan meningkatkan sinergitas ke depan melalui komunikasi yang baik.

“Selamat bertugas Ibu Rina Frillya di Tebing Tinggi dan selamat datang kepada Ibu Rina S.N. Tarigan di Negeri Indah Kepingan Surga,” kata Vandiko.

Sebagai bentuk apresiasi,Bupati dan Wakil Bupati Samosir bersama Forkopimda menyerahkan cendera mata berupa ulos kepada Kapolres lama dan Kapolres baru sebagai simbol kasih dan penghormatan.
Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon yang mewakili Forkopimda turut menyampaikan terima kasih kepada AKBP Rina Frillya atas pengabdiannya selama bertugas di Samosir. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung rasa aman dan nyaman selama kepemimpinan AKBP Rina Frillya.

“Selama sembilan bulan ini tentu banyak dinamika,namun masyarakat Samosir merasakan keamanan dan kenyamanan. Ini menjadi kebanggaan kita bersama,” ujar Nasip.

Nasip juga berharap nilai-nilai kearifan lokal,khususnya Dalihan Natolu,tetap dikedepankan dalam penyelesaian persoalan di tengah masyarakat, baik di Samosir maupun di tempat tugas yang baru. Ia menegaskan bahwa ke depan tantangan akan semakin besar, sehingga diperlukan kerja sama dan sinergi seluruh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan.
“Samosir hanya mengandalkan sektor pariwisata.Jika ada framing negatif, kita bisa kehilangan PAD. Mari kita bangun Samosir dengan kepemimpinan yang kuat agar lebih makmur dan sejahtera,” katanya.

Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon mengapresiasi kinerja Kapolres Samosir lama dan menyambut kehadiran Kapolres Samosir yang baru.Ia berharap sinergi TNI-Polri yang telah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan.

“Saya yakin Ibu akan betah di Samosir.Penyelesaian persoalan di masyarakat hendaknya tetap mengedepankan adat istiadat. Jika ada kendala, kami siap bersinergi,” ujar Ronald.

Sementara itu, Kajari Samosir Satria Irawan menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Polres Samosir.Ia berharap ke depan penegakan hukum tetap mengedepankan pendekatan keadilan restoratif atau restorative justice.

Dalam sambutannya,AKBP Rina Frillya mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Samosir, serta seluruh elemen masyarakat selama dirinya bertugas di Samosir.
“Selama lebih dari sembilan bulan bertugas,banyak dinamika dan tantangan yang kami hadapi. Semua dapat berjalan kondusif berkat dukungan semua pihak. Samosir menjadi bagian penting dalam perjalanan karier dan kehidupan saya,” ujar Rina Frillya.

Ia juga memohon maaf kepada masyarakat Samosir apabila selama bertugas terdapat kekhilafan, serta meminta doa restu agar dapat menjalankan tugas dengan lebih baik di tempat yang baru.

Kepada Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Frillya menyampaikan keyakinannya bahwa AKBP Rina S.N. Tarigan mampu membawa Polres Samosir semakin maju dan memperkenalkan Samosir lebih luas ke tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu,Kapolres Samosir yang baru,AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, menyampaikan kesan positifnya terhadap Kabupaten Samosir dan menegaskan komitmennya untuk mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat.
“Nanti saya akan belajar kembali martarombo dan memahami adat Batak.Semua aspirasi akan saya tampung,” kata Rina Tarigan.

Perwakilan tokoh masyarakat, Obin Naibaho,menyampaikan terima kasih atas kepemimpinan AKBP Rina Frillya yang dinilai proaktif dan humanis. Ia berharap Kapolres baru dapat mengedepankan mediasi dan nilai Dalihan Natolu dalam penyelesaian persoalan masyarakat.
Tokoh agama SH Hutagalung menambahkan bahwa masyarakat Samosir, termasuk umat Muslim, merasa bangga dengan kepemimpinan Kapolres perempuan di Samosir.

Sementara itu,perwakilan pers Effendy Naibaho mengusulkan penguatan personel kepolisian seiring meningkatnya kunjungan wisatawan,termasuk pembentukan polisi pariwisata serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Samosir.

Dukungan juga disampaikan perwakilan organisasi kemasyarakatan,di antaranya GRIB, Pemuda Batak Bersatu,dan ormas lainnya, yang menyatakan siap bersinergi dengan Polres Samosir dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan.

Acara pisah sambut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan,mencerminkan komitmen bersama untuk terus menjaga kondusivitas dan mendorong pembangunan Kabupaten Samosir ke arah yang lebih baik.

(NR Sitohang)

Open House Bupati/Wakil Bupati Samosir digelar di Awal Tahun 2026, Mengajak Semua Elemen Bersama Bangun Samosir

Artha-News.com Samosir (12/1-2026) - Mengawali Tahun Baru 2026 sekaligus ungkapan rasa syukur, Bupati dan Wakil Bupati Samosir menggelar open house di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (12/1/2026).

Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Praeses Distrik VII Samosir, Rintalori Sianturi dan dihadiri unsur Forkopimda,  DPRD, Sekdakab Samosir, pimpinan OPD, camat, kepala desa/lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan serta jajaran ASN Pemkab Samosir. 

Sebagai bentuk sukacita dan rasa syukur, Wabup membagikan bingkisan kepada masyarakat yang hadir. Bupati Samosir dan Wabup menyiapkan 1.000 Bingkisan untuk diserahkan kepada masyarakat.
"Jangan dilihat dari nilainya tapi ini atas keikhlasan dan ketulusan kami berbagi untuk masyarakat," ucap Ariston.

Mengawali sambutanya, Wakil Bupati Samosir menyampaikan permintaan maaf Bupati Samosir atas ketidakhadiran dalam acara open house. Ariston menyampaikan, bahwasanya Bupati Samosir sedang mengikuti rapat mendadak yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri.

Diketahui bahwa surat kunjungan Menteri Dalam Negeri RI ke Sumut tertanggal 11 Januari 2026 dan   diterima pada tanggal itu juga. Surat tersebut menginstruksikan kehadiran kepala daerah se-Sumut tanpa diwakilkan untuk membahas percepatan rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana di Sumatera Utara."Bapak Bupati Samosir menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir bersama kita hari ini, beliau mengikuti rapat di medan yang tidak bisa diwakilkan," ucap Ariston. 

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk mengatakan open house ini terbuka untuk seluruh masyarakat sebagai momentum mensyukuri awal tahun sekaligus mempererat kebersamaan.

“Pintu kami terbuka untuk seluruh masyarakat Samosir. Hari demi hari yang sudah dilalui tentu ada kekurangan dan kelebihan. Mari saling memaafkan dan saling menghargai. Kita bangun Samosir untuk lebih baik,” ujar Ariston.

Dalam sambutannya, Ariston menegaskan Pemkab Samosir terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun demi kemajuan daerah, baik di sektor pertanian, pariwisata maupun sektor lainnya. Ia juga menekankan komitmen pemerintah dalam menjaga nilai budaya, khususnya falsafah Dalihan Natolu.

“Kami siap menerima masukan. Perjalanan membenahi Samosir masih panjang. Jika falsafah Dalihan Natolu kita pegang, maka perbedaan bisa menjadi kekuatan untuk membangun Samosir,” katanya.
Ariston juga mengajak seluruh ASN untuk melayani masyarakat secara profesional dan sepenuh hati. “Ini adalah pilihan dan kebanggaan kita. Tetap semangat dalam pelayanan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Samosir, Ny. Kennauli A Sidauruk menyebut open house menjadi momentum penting mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Samosir.
“Melalui kebersamaan ini mari kita bergandengan tangan dan bersinergi memajukan Samosir. PKK siap mendukung seluruh program Pemerintah Kabupaten Samosir,” ujarnya.

Ucapan selamat tahun baru juga disampaikan unsur Forkopimda. Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon berharap Tahun 2026 membawa semangat baru sesuai bidang tugas masing-masing untuk memajukan Samosir.

Kajari Samosir Satria Irawan menekankan pentingnya pengembangan pariwisata agar Samosir semakin dikenal dunia. “Kalau bukan kita, siapa lagi yang membangun Samosir,” katanya.
Anggota DPRD Samosir Magdalena Sitinjak mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendoakan dan menjaga citra daerah. “Jangan saling menghina. Nyatakan kebaikan Samosir,” ujarnya.

Wakil Bupati Samosir periode 2016–2021 Juang Sinaga, mengapresiasi pelaksanaan open house dan menilai pembangunan Samosir, khususnya pariwisata berjalan baik. Namun ia mengingatkan perlunya menjaga nilai adat dan budaya Batak di tengah perkembangan pariwisata.
“Pariwisata berkembang pesat, tetapi Samosir harus tetap suci sebagai pusat peradaban Batak. Budaya harus tetap dijaga,” katanya. 

Dukungan dan semangat untuk kemajuan Kabupaten Samosir yang lebih baik juga disampaikan ormas/OKP, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat.  Dengan semangat kolaborasi dan  sinergitas menyatakan kesiapan dan untuk menyukseskan program pembangunan guna kesejahteraan masyarakat. 

Acara open house berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menyongsong pembangunan Kabupaten Samosir di Tahun 2026.

(NR Sitohang)

Perayaan Hari Pers Nasional di Samosir, Bupati dan Wabup Samosir Rajut Kebersamaan

Artha-News.com I Samosir (09/02-2026) - Peringatan Hari Pers Nasional tingkat Kabupaten Samosir berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Bupati dan Wabup Samosir hadir langsung dan menyapa pers di Kezia Beach, 09/02.

Turut hadir Ketua DPRD Nasip Simbolon, Kasi Humas Polres Samosir R. Simarmata, Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten II Hotraja Sitanggang , Asisten III Arnod Sitorus, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan pimpinan OPD lainnya serta organisasi kepemudaan. 

Kehadiran Bupati dan Wabup sebagai bukti kebersamaan dan dukungan sinergitas  kepada media yang bertugas di Kabupaten Samosir. Acara sederhana yang penuh keakraban dan penuh makna tersebut ditandai dengan pemotongan kue  dan dihadiri puluhan pers yang bertugas di Kabupaten Samosir. 
Peringatan Hari Pers Nasional mengangkat tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat". 

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengucapkan selamat Hari Pers Nasional.
"Biarlah hari ini tidak hanya seremonial, akan tetapi dapat menjadi momen silaturahmi antar pers dan juga dengan Pemkab Samosir serta saling meningkatkan kebersamaan," kata Vandiko 

Vandiko memandang kehadiran Pers sebagai mitra pemerintah sangat penting.  "Selamat Hari Pers, maju terus pers Samosir. Semoga pers dapat menjaga demokrasi yang ada di Samosir. Pers semakin bersinergi lagi, apa yang sudah baik ditingkatkan," tambahnya.

Dalam kesempatan ini Bupati dan Wabup mendukung Peningkatan kapasitas kompetensi wartawan. Diminta komunikasi dan kolaborasi yang efektif untuk penyelenggaraannya.
"Tugas sebagai pemerintah meningkatkan kompetensi, kami mendukung. Kami siap sinergi dan kolaborasi karena kita saling membutuhkan. Pers butuh informasi dan kami pemerintah memerlukan pers dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.  Posisi kita sama-sama bermitra dan saling membutuhkan," pungkas Vandiko.

Hal yang sama disampaikan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk. Ia menyampaikan ucapan selamat serta mengapresiasi peran pers dalam memajukan Kabupaten Samosir. "Selamat Hari Pers Nasional, semoga pers semakin jaya," kata Ariston. 

Ariston mengatakan Pers merupakan pekerjaan mulia, di usia yang ke-80 diharapkan pers dapat semakin berdedikasi 
menyampaikan informasi yang objektif dan berimbang. "Pers merupakan fondasi penting untuk mewujudkan Samosir unggul, 
Memperkuat literasi publik dan citra daerah Samosir yang mendunia. Pers sebagai ruang inspirasi, ruang dialog guna memastikan pembangunan berjalan dengan baik," ucapnya.

Menurut Ariston, Pers memiliki peran strategis untuk menyuarakan dan mempromosikan potensi yang ada di Samosir. "Pemberitaan yang baik dan menarik tentang keindahan alam Samosir akan mendatangkan Wisatawan domestik maupun mancanegara. Membangun Samosir harus dengan kebersamaan, kita tumbuhkan pariwisata  untuk meningkatkan UMKM, pertanian. Samosir dengan spektrum pariwisata yang identik dengan keindahan harus kita promosikan karena inilah investasi yang ada di Samosir," ungkap Ariston. 

Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon mengapresiasi perayaan Hari Pers ini yang begitu meriah walau dengan penyelenggaraan yang sederhana. Ia berharap pers dapat menjadi corong kemajuan Samosir. 
"Pers sebagai corong publikasi kemajuan pemerintah daerah, bukan berarti abstein untuk mengkritisi namun dengan pemberitaan dan kritik yang rasional," ucap Nasip.

Kebebasan pers sebagaimana diamanatkan dalam UU, kata Nasip pers dituntut untuk menyajikan berita yang riil. 
"Boleh kritisi, agar pemerintah merubah kebijakan  kalau ada kealpaan. Mari tingkatkan komunikasi media dan pemerintah daerah," tambahnya. 

Nasip meminta OPD Pemkab Samosir menjalin komunikasi dan melayani setiap konfirmasi agar pemberitaan tidak timpang dan berimbang.
"Mari bersinergitas, lakukan  konfirmasi untuk berita yang objektif dan rasional, dengan sendirinya akan terjalin hubungan yang  baik," kata Nasip.

Lebih lanjut Nasip menitip pesan agar pers mengambil peran untuk mempromosikan pariwisata dengan segala  keunikannya, sehingga mampu medatangkan banyak wisatawan karena menurutnya satu-satunya yang dapat menopang peningkatan PAD adalah dari sektor pariwisata.

 Kapolres Samosir,  diwakili Kasi Humas R. Simarmata menyebut instansi kepolisian tidak anti kritik. "Kepolisian tidak anti kritik  tapi kita jangan menghakimi, dengan peran pers dan hari pers hari ini  kita bangun Samosir, kita menjual potensi pemandangan yang indah ini. Semoga pers Samosir semakin jaya," Kata R. Simarmata.

Sementara itu, Ketua Panitia Effendi Naibaho mengatakan hari pers bukan hanya perayaan seremonial  tapi momen refleksi bagi wartawan mengembangkan sayap sebagai wartawan yang profesional.
"Bertambahnya usia pers semoga dalam menjalankan tugas semakin informatif dan akurat serta menjaga demokrasi. Pers sebagai pilar keempat, senantiasa menjunjung tinggi etika dan profesionalisme," ucap Effendi

Ia berharap pers Samosir memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan menyajikan berita yang menghadirkan fakta dan kebenaran serta tanggung jawab sosial. Pemberitaan netral dan bertanggung jawab. 

"Semoga wartawan di Samosir semakin profesional. Semoga kehadiran kami bisa menjadikan Samosir semakin berkelas, terus berkarya dan menginspirasi masyarkat," tutupnya 

Sebelumnya, Ketua SMSI Kabupaten Samosir Tetty Naibaho menaruh harapan agar Pemkab Samosir dapat memfasilitasi peningkatan kompetensi wartawan.
"Kami butuh dukungan dan perhatian dari Pemkab Samosir untuk fasilitasi ujian kompetensi bagi media, agar pers dapat lebih profesional dalam tugas-tugasnya. Kami sudah mendarah daging untuk menulis, jangan jadi terhambat karena tidak ada kompetensi," ungkap Tetty.

Tetty menambahkan, dalam melaksanakan fungsi jurnalistik, Pers tidak mencari kesalahan. "Kami tidak mencari kesalahan dalam setiap pemberitaan dan kami harap pemerintah juga  jangan anti kritik karena kritik itu untuk pembangunan juga. Kalau ada komunikasi maka berita akan berimbang, kami juga ikut membangun melalui tulisan maupun kritikan. Selamat hari pers kepada rekan wartawan, tetap Merdeka dalam berfikir dan setia kepada kepentingan publik," tambah Tetty.

(NR.Sitohang)

BTN Gelar Leadership Forum di Samosir, Bupati Samosir Raih Dukungan Pengembangan UMKM dan Pariwisata

Artha-News.com I Samosir, (9/05-2026) - Kabupaten Samosir kembali menjadi pusat perhatian nasional, Samosir tampil sebagai tempat digelarnya BTN Leadership Forum 4 Tahun 2026. Dalam momentum tersebut, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menerima CSR Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang diserahkan langsung Direktur Utama Nixon L.P. Napitupulu dalam acara Gala Dinner di Hotel Mariana, Kecamatan Simanindo-Samosir, Jumat (08/05/2026). 

Bantuan TJSL tersebut berupa pelatihan peningkatan kualitas pelayanan dan pelatihan bahasa Inggris bagi pelaku UMKM serta masyarakat yang bergerak di sektor pariwisata. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Samosir.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dipilihnya Samosir sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan strategis BTN. Menurutnya, kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa Samosir semakin diperhitungkan sebagai daerah tujuan wisata sekaligus mitra pembangunan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh undangan. Kami merasa terhormat karena Samosir dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan besar ini. Sebagai daerah kecil, kami bangga dapat menyambut seluruh direksi dan pimpinan BTN dalam suasana hangat di Kabupaten Samosir,” ujar Vandiko.

Vandiko menegaskan bahwa kehadiran BTN membawa manfaat besar, tidak hanya bagi perekonomian nasional melalui layanan perbankan dan pembiayaan masyarakat, tetapi juga secara langsung dirasakan masyarakat Samosir melalui program sosial dan pemberdayaan ekonomi.

“Kami mendapat berkat melalui bantuan pelatihan bagi UMKM dan pelaku pariwisata. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Terima kasih karena BTN sudah hadir dan berbuat di Samosir. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan semakin kuat ke depan,” ungkap Vandiko.

Secara khusus, Vandiko berharap hubungan baik tersebut dapat ditingkatkan melalui kehadiran Kantor Cabang Pembantu BTN di Samosir. Menurutnya, akses layanan perbankan yang lebih dekat akan semakin mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Vandiko juga mengajak BTN turut mempromosikan pariwisata Samosir kepada masyarakat luas, termasuk kepada karyawan dan nasabah BTN di seluruh Indonesia.

“Kami berharap BTN ikut membawa nama Samosir semakin mendunia. Semoga para karyawan dan nasabah BTN dapat datang berkunjung, memilih Samosir sebagai tempat berwisata,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyampaikan bahwa Leadership Forum BTN untuk pertama kali digelar di Sumatera Utara dan memilih Samosir sebagai lokasi kegiatan. Hal ini merupakan bentuk dukungan BTN terhadap perkembangan sektor pariwisata Samosir.

Menurut Nixon, Samosir memiliki kekuatan besar dari sisi budaya, panorama alam, serta keramahan masyarakat yang menjadi modal penting dalam pengembangan destinasi wisata kelas dunia.
“Pulau Samosir memiliki kekuatan budaya, alam, dan hospitality yang luar biasa. Ini bukan hanya kebanggaan Sumatera Utara, tetapi juga salah satu wajah pariwisata Indonesia di mata dunia,” ujar Nixon.

Ia menambahkan, BTN berkomitmen terus mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui program pemberdayaan masyarakat. Pelatihan bahasa Inggris dan penguatan digitalisasi UMKM diharapkan dapat mendorong pelaku usaha lokal naik kelas dan menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami percaya, ketika UMKM naik kelas, maka ekonomi daerah juga akan ikut tumbuh. Masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton pertumbuhan pariwisata, tetapi menjadi pelaku utama yang menikmati manfaat ekonominya,” tambah Nixon

Dalam kesempatan tersebut, Nixon juga memberikan apresiasi kepada Bupati Vandiko sebagai kepala daerah muda yang dinilai memiliki semangat dan totalitas tinggi dalam membangun Samosir.
“Bupati Samosir hebat, di usia muda sudah menjadi bupati dan memiliki totalitas untuk membangun Samosir,” puji Nixon.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Kehadiran BTN Leadership Forum di Samosir semakin mempertegas posisi Kabupaten Samosir sebagai daerah yang terus maju, terbuka terhadap investasi, serta dipercaya menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional.

Hadir dalam acara Walikota Palu Hadianto, Komisaris utama BTN Suryo Utomo, Wakil Direktur Utama Oni Febriarto Rahardjo, Wakil DPRD Samosir Sarhockel  Tamba, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Tetty Naibaho, Sekdis Kominfo Agustianto Sitinjak, Para Komisaris, direksi dan leader PT. BTN

(NR.Sitohang)

BUPATI SAMOSIR DAN WABUP BERANGKATKAN IBADAH ROHANI DAN UMROH TOKOH AGAMA KE YERUSALEM DAN MEKKAH

Artha-News.com Samosir (07/11/2025) - Pemerintah Kabupaten Samosir memberangkatkan tujuh orang tokoh agama dari berbagai denominasi gereja dan umat Muslim untuk melaksanakan Ibadah rohani ke Yerusalem dan Umroh ke Mekkah. Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, didampingi Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di Rumah Dinas Bupati Samosir, Jumat (7/11).

Kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan, spiritualitas dan kapasitas para tokoh agama dalam melayani umat serta memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Samosir.

Peserta yang diberangkatkan terdiri dari empat orang tokoh Kristen,satu Katolik,dan dua dari muslim. Perjalanan ibadah rohani bagi peserta Nasrani dilaksanakan pada tanggal 8–19 November dan 23 November–5 Desember 2025 ke Yerusalem, sementara bagi peserta Muslim dilaksanakan Umroh pada tanggal 19 November–2 Desember 2025 ke Mekkah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kajari Samosir Satria Irawan, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya,Pabung 0210 TU G. Sebayang, Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Asisten I Tunggul Sinaga, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Ketua TP PKK Ny. Kennauli A Sidauruk serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya,Wakil Ketua MUI Hendra Manik, Praeses HKBP Distrik VII Samosir mewakili FK3S Rintalori Sianturi,Ketua FKUB JM. Sinaga dan tokoh agama lainnya. 

Bupati Samosir, Vandiko T.Gultom menyampaikan bahwa pembangunan yang dilakukan Pemkab Samosir tidak hanya berfokus pada sektor fisik dan infrastruktur,tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam bidang rohani.
 “Pembangunan SDM terdiri dari dua aspek, yaitu intelektual dan rohani. Pembangunan rohani ini menjadi perhatian kami agar para pemimpin umat dapat semakin kuat dalam iman dan mampu menuntun umat dengan bijaksana,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa program ibadah rohani ini merupakan tindak lanjut dari masukan para tokoh agama yang menginginkan kesempatan untuk memperdalam iman melalui ibadah di tanah suci. “Ini adalah bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah kepada para tokoh agama yang telah berperan penting menjaga keharmonisan dan toleransi di Kabupaten Samosir,” tambahnya.

Bupati juga menegaskan bahwa peserta yang diberangkatkan dipilih berdasarkan rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tanpa intervensi dari pihak manapun. “Ini bukan karena kedekatan dengan pimpinan daerah, tetapi sepenuhnya hasil keputusan FKUB,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut,Bupati Vandiko juga berpesan agar seluruh peserta dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,memperoleh pengalaman spiritual yang mendalam dan mendoakan seluruh masyarakat Samosir. “Selamat menunaikan ibadah rohani ke tanah suci masing-masing. Semoga kembali dengan selamat dan membawa semangat iman serta ketakwaan yang semakin kuat untuk membangun Samosir yang sejahtera, harmonis dan penuh toleransi,” tutupnya.

Kapolres Samosir AKBP Rina Fryllia mewakili Forkopimda juga mengapresiasi langkah Pemkab Samosir.

“Berangkat ibadah bukan hanya soal materi, tetapi kesempatan berharga yang diberikan oleh pemerintah. Semoga masyarakat Samosir tetap aman, damai, dan diberkati,” ucapnya.

Melalui program ibadah rohani ini, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap semakin terjalin hubungan yang harmonis antar umat beragama serta meningkatnya kualitas keimanan dan pelayanan tokoh agama bagi masyarakat. 

Pemkab Samosir berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembangunan yang seimbang antara pembangunan jasmani dan rohani, demi terwujudnya Samosir yang Sejahtera, Unggul Inklusif dan Berkelanjutan.

Program yang ditetapkan oleh Pemkab Samosir ini mendapat apresiasi dari tokoh lintas agama. Wakil Ketua MUI Kabupaten Samosir Hendra Manik menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Bupati/Wabup dan jajaran Pemkab Samosir atas kepedulian terhadap tokoh agama.

“Kami menyampaikan salam takjub dan terima kasih kepada Bupati yang telah menjembatani umat Muslim untuk beribadah ke tanah suci. Semoga program ini menjadi jembatan kebersamaan yang kokoh dan dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.

Ketua FKUB JM. Sinaga juga menyampaikan rasa terima kasih dan berharap agar program serupa dapat terus dilaksanakan. “Banyak tokoh agama yang berangan-angan untuk bisa ke tanah suci. Semoga perjalanan ini membawa berkat dan kita semua sehat kembali ke Samosir dengan sukacita,” ujarnya.

Sementara itu,Kakan Kemenag Samosir Tawar Tua Simbolon, yang juga Wakil Ketua Dewan Penasehat FKUB, menilai kegiatan ini sebagai langkah berharga dalam memperkuat spiritualitas di daerah.

 “Program ini sangat langka. Pemerintah daerah jarang memberangkatkan tokoh agama untuk perjalanan ibadah rohani. Jasmani dan rohani memang harus seimbang, dan sangat mengapresiasi langkah Bupati Samosir,” ujarnya.

(NR.Sitohang)

Pagelaran Seni dan Budaya Pemkab Samosir Sukses Memukau Ribuan Pengunjung di PRSU ke-50

ARTHA-NEWS.COM – KABUPATEN SAMOSIR - Dipublikasikan: Jumat, 24 Juli 2026 I SAMOSIR – Pagelaran seni dan budaya Pemerintah Kabupaten Samosir sukses memukau ribuan pengunjung pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Gedung Pertunjukan PRSU, Medan, Jumat (24/7/2026).
 
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Dandim 0210/TU Kiky Hardian, Waasrendam I/ Bukit Barisan Ronald Tampubolon, Kapolres Samosir AKBP Rina SN. Tarigan, Konjen India di Medan Ravi Shanker Goel, Sekdakab. Samosir Marudut Tua Sitinjak, para SAB, para Asisten, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan para pimpinan OPD lainnya, Ketua PKK Ny. Kennauli Ariston Tua Sidauruk, Ketua DWP Ny Asti M Sitinjak serta sejumlah tamu undangan lainnya.
 
Pagelaran budaya yang mengangkat tema "The Heart of Toba Civilization (Jantung Peradaban Toba)" mempertunjukkan keunikan proses pembentukan pulau Samosir sebagai pulau megah yang terletak di tengah Danau Toba, tempat kelahiran dan pusat kebudayaan spiritual suku Batak Toba yang memadukan keajaiban geologis dari letusan supervolcano purba dengan warisan tradisi Nusantara yang sangat kaya. Berbagai atraksi seni dan budaya turut ditampilkan, mulai dari Tortor Pangurason, Tortor Mangalahat, Tortor Marsiadapari, atraksi Taganing, Martumba yang dibawakan TP PKK Kabupaten Samosir, hingga lagu opera Batak yang mengangkat nilai-nilai kehidupan masyarakat Batak. Suasana semakin semarak saat Konjen India menampilkan tarian tradisional India dan tarian Bollywood yang mengundang antusiasme penonton. Penampilan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan India melalui pertukaran budaya. Di acara puncak penampilan Marsada Band membuat suasana semakin hidup, semakin heboh, penonton pun terhipnotis mengikuti setiap lagu dan irama musik khas akustik yang dibawakan. Antusiasme pengunjung yang memenuhi gedung pertunjukan menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap kekayaan budaya Samosir. Penampilan para seniman mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari penonton sepanjang pertunjukan berlangsung.
 
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wabup dan jajaran Forkopimda Samosir turut menghibur pengunjung melalui lantunan lagu yang diiringi Marsada Band.
Vandiko mengapresiasi kehadiran ribuan pengunjung yang memadati paviliun. "Acaranya sukses, terima kasih atas antusiasme seluruh pengunjung hadir" ungkap Vandiko.
 
Melalui pagelaran tersebut, masyarakat diajak untuk semakin mencintai budaya sekaligus mengenal potensi Kabupaten Samosir. "Samosir memiliki kekayaan budaya, keindahan alam Danau Toba, serta keramahan masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang dan menikmati langsung pesona Kabupaten Samosir," ujar Vandiko.
 
Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan penyelenggaraan PRSU ke-50 menjadi tonggak penting sebagai pameran terbesar di Sumatera Utara.
"Lima puluh tahun perjalanan PRSU menjadi tonggak bersejarah yang mencerminkan semangat kebersamaan, kemajuan, dan sinergi seluruh kabupaten dan kota dalam membangun Sumatera Utara," ujar Ariston.
 
Semangat tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan UMKM, pelestarian seni budaya, sertapeningkatan sektor pariwisata. Ariston menegaskan, keikutsertaan Kabupaten Samosir di PRSU tidak hanya menjadi ajang promosi daerah, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya Batak, keindahan Danau Toba, serta berbagai produk unggulan UMKM kepada masyarakat luas. "Kabupaten Samosir hadir dengan membawa kekayaan budaya Batak, keindahan alam Danau Toba, dan berbagai produk unggulan UMKM yang menjadi kebanggaan masyarakat. Kami berharap keikutsertaan ini semakin memperkenalkan Samosir sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama yang lebih luas," katanya.
 
Ia menambahkan, seni dan budaya merupakan kekuatan yang mampu mempererat persaudaraan, memperkokoh identitas daerah, sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif. Karena itu, masyarakat diajak terus mencintai, melestarikan, dan mempromosikan budaya daerah sebagai kekayaan bangsa Indonesia.
 
Pujian terhadap budaya, keramahan masyarakat dan keindahan alam Samosir diungkapkan Konjen India di Medan Ravi Shanker Goel. Ia mengaku terkesan dapat hadir dalam pagelaran budaya tersebut. Keindahan Danau Toba menurutnya merupakan salah satu destinasi wisata terbaik yang pernah dikunjunginya.
"Saya sudah mengunjungi berbagai negara di Eropa, termasuk Swiss. Namun ketika saya datang ke Danau Toba, saya melihat keindahan yang luar biasa. Danau Toba itu Swissnya Sumatera Utara. Saya merekomendasikan kepada semua orang yang hadir disini untuk datang mengunjungi Danau Toba dan Pulau Samosir," ujarnya.
 
Ravi juga mengajak masyarakat untuk semakin mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan India melalui pertukaran budaya dan pariwisata.
 
Antusiasme masyarakat terhadap Paviliun Kabupaten Samosir di PRSU juga terus meningkat. Hingga 24 Juli 2026, tercatat sekitar 1.500 pengunjung telah mengunjungi paviliun tersebut. Berbagai produk UMKM menjadi favorit pengunjung, di antaranya aksesoris, aneka makanan olahan, kopi, ukiran, kain tenun, serta hasil pertanian seperti bawang, beras, alpukat, jeruk, dan berbagai produk unggulan lainnya.
 
Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Karo mengaku terkesan dengan perkembangan Samosir. Bahkan dalam satu pekan ia mengaku telah tiga kali berkunjung ke Pulau Samosir.
"Saya kagum melihat Samosir. Keamanannya sangat baik, pariwisatanya berkembang, dan masyarakatnya ramah. Tiket masuk ke objek wisata relatif murah, saya tidak bosan datang ke Samosir," ungkapnya.
 
Melalui partisipasi dalam PRSU, Pemerintah Kabupaten Samosir terus berkomitmen mempromosikan potensi daerah, melestarikan budaya, serta memperkuat posisi Samosir sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan Danau Toba.

— Analisis - Referensi - Tajam - Handal - Akurat —
(NR.Sitohang)

Wabup Samosir Ajak Pomparan Toga Samosir Bersatu Bangun Bona Pasogit

Pesta Bolon PTSBI Gaungkan Persatuan dan Lestarikan Budaya Batak
 
Artha‑News.com | Samosir, 25 Juni 2026
 
Lantunan lagu O Tano Batak menggema di lokasi Pesta Bolon Punguan Toga Samosir, Boru, Bere, Ibebere (PTSBI) se‑Indonesia, yang berlangsung di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Minggu (25/6/2026). Lagu yang menjadi lambang kecintaan terhadap Tanah Batak dan Bona Pasogit itu sengaja dikumandangkan atas permintaan Pemerintah Kabupaten Samosir, guna membangkitkan semangat serta rasa bangga seluruh keturunan Toga Samosir terhadap tanah kelahirannya.
 
Kedatangan Wakil Bupati Samosir bersama jajaran disambut meriah oleh ribuan pomparan Toga Samosir yang hadir dari berbagai wilayah di Indonesia. Suasana semakin semarak saat Wakil Bupati didampingi Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir beserta pengurus memukul gondang sebagai tanda resmi dibukanya rangkaian Pesta Bolon yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026.
 
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samosir mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah pemersatu seluruh keluarga besar Toga Samosir. Selain menjadi bukti kecintaan terhadap asal‑muasal, Pesta Bolon juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga melalui partisipasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tampil sepanjang acara.
 
“Suatu kebanggaan bagi kita melihat pomparan Toga Samosir bisa bersatu. Ini terjadi karena ikatan emosional yang tidak mengenal batas,” ujar Wakil Bupati.
 
Ia berharap PTSBI terus berkontribusi meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, dukungan pendidikan bagi generasi muda menjadi jembatan menuju kesuksesan, agar keturunan Toga Samosir dapat berkiprah di berbagai bidang dan membawa manfaat bagi daerah maupun bangsa.
 
Lebih lanjut, Ariston — Wakil Bupati Samosir — menegaskan pembangunan Samosir yang lebih maju memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk punguan marga. Ia mengajak seluruh keluarga besar Toga Samosir untuk terus bersinergi membangun dan berbuat bagi kemajuan kabupaten tercinta.
 
“Pesta ini menjadi perekat persaudaraan. Pemerintah Kabupaten Samosir mengucapkan selamat atas terselenggaranya Pesta Bolon Toga Samosir. Semoga kegiatan ini semakin mempererat persatuan seluruh pomparan. Mari bersama‑sama membangun Bona Pasogit,” tegasnya.
 
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Samosir menyerahkan bantuan sebesar Rp 100 juta kepada panitia penyelenggara.
 
Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, Pesta Bolon PTSBI tahun ini mengusung semangat “Ayo ke Onan Runggu”, bertujuan mendorong kecamatan tersebut menjadi destinasi wisata unggulan berbasis budaya dan ekonomi kreatif. Berbagai atraksi tradisional Batak ditampilkan, mulai dari tarian yang mengangkat kisah leluhur hingga pertunjukan seni yang sarat nilai adat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antarkeluarga besar Toga Samosir.
 
Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemkab Samosir, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan acara.
 
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Berbagai kegiatan kami mendapat dukungan dan kemudahan, mulai dari penaburan benih ikan, penanaman pohon, hingga terselenggaranya Pesta Bolon ini,” katanya.
 
Raya Pontus menambahkan PTSBI tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia. Saat ini, sudah ada 60 anak keturunan Toga Samosir yang menerima bantuan biaya pendidikan untuk melanjutkan kuliah. Program ini diharapkan terus berkembang, agar semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan belajar lebih baik dan menjadi insan berguna bagi negara maupun punguan.
 
Sementara itu, Ketua Panitia Pesta Bolon, Mangaratua Samosir, menjelaskan sejak tahun 2025 pihaknya rutin menggelar kegiatan tahunan dengan tujuan mempererat persaudaraan sekaligus mendorong kemajuan kawasan Onan Runggu.
 
“Terasa sekali dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir sejak kami merencanakan kegiatan, sehingga seluruh rangkaian acara bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
 
Selain forum diskusi bagi generasi muda, panitia juga mendorong lahirnya 21 pelaku UMKM baru yang turut meramaikan pesta. Kehadiran mereka diharapkan menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi kreatif yang mendukung sektor pariwisata di Onan Runggu ke depannya.
 
(NR. Sitohang)

Kabupaten Samosir Tempat Penganugerahan Desa Budaya Se-Indonesia, Bupati : Samosir menyimpan warisan budaya yang kuat dan hidup di tengah masyarakat

Artha-News.com I Samosir,  (09/02-2026) - Kabupaten Samosir terpilih sebagai lokasi Penganugerahan Desa Budaya Se-Indonesia. Penganugerahan 5 Desa Budaya terpilih tahun 2025 diumumkan langsung di Huta Sinapuran Desa Simanindo Kecamatan Simanindo, 07/02. 

Lima desa  pemenang adalah Desa Cibaliung (Kabupaten Pandeglang, Banten), Desa Duarato (Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur), dan Desa Suak Timah (Kabupaten Aceh Barat, Aceh), Desa Tanjung Isuy (Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur), serta Desa Tebat Patah (Kabupaten Muaro Jambi, Jambi). 

Kegiatan ini menjadi sebuah kepercayaan nasional yang menegaskan peran strategis Samosir dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa. Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan pengakuan negara atas komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir bersama masyarakat dalam merawat nilai-nilai budaya yang hidup dan berkembang di desa-desa, sekaligus memperkuat posisi Samosir sebagai pusat pengembangan desa budaya yang berkelanjutan. 

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran Menteri Kebudayaan Republik Indonesia di Kabupaten Samosir. Menurut Vandiko, meski secara geografis Samosir tergolong kecil, Samosir mendapat kehormatan besar karena dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Apresiasi Desa Budaya se-Indonesia.
“Samosir memang kecil secara wilayah, tetapi dari sekian banyak daerah di Indonesia, Bapak Menteri memilih Samosir. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, kekuatan utama Samosir terletak pada kekayaan tradisi dan budayanya. Kabupaten ini, kata dia, dianugerahi potensi luar biasa oleh pemerintah pusat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. "Selain bentang alam dan panorama Danau Toba yang memikat, Samosir menyimpan warisan budaya yang kuat dan hidup di tengah masyarakatnya" ungkap Vandiko

Vandiko juga menegaskan posisi Samosir sebagai titik awal peradaban Batak. Kepercayaan masyarakat Batak menyebutkan bahwa Raja Batak pertama kali turun ke dunia dari Gunung Pusuk Buhit. Dari tempat inilah  peradaban Batak bermula dan kemudian berkembang hingga kini, dengan jumlah masyarakat Batak yang diperkirakan mencapai sekitar 10 juta jiwa di seluruh dunia.
Ia pun mengundang Menteri Kebudayaan dan seluruh tamu undangan untuk menelusuri langsung jejak-jejak awal peradaban Batak tersebut. “Jika masih ada waktu, kami siap mendampingi Bapak dan Ibu sekalian melihat langsung bagaimana jejak peradaban Batak dari Gunung Pusuk Buhit,” katanya.

Pada kesempatan itu, Vandiko melaporkan bahwa Kabupaten Samosir saat ini telah menetapkan sekitar 83 objek cagar budaya di tingkat kabupaten dan berkomitmen melakukan kurasi berkelanjutan agar sejumlah cagar budaya tersebut dapat ditingkatkan statusnya ke tingkat provinsi, bahkan nasional.

Selain itu, Samosir juga telah memiliki tiga desa wisata, salah satunya Huta Sinapuran di Desa Simanindo lokasi berlangsungnya kegiatan tersebut. Keberadaan desa-desa wisata itu, menurut Vandiko, merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program kementerian untuk pengembangan desa budaya. Ke depan, ia menargetkan akan lahir lebih banyak desa budaya di Samosir.
Vandiko turut menyampaikan harapan kepada Menteri Kebudayaan terkait penguatan penulisan sejarah dan kebudayaan Batak. Ia merujuk pada pernyataan Menteri sebelumnya mengenai pentingnya penulisan kebudayaan sebagai penguatan identitas nasional. Pemerintah Kabupaten Samosir  telah memulai langkah awal melalui forum diskusi dan pelibatan para ahli, namun masih membutuhkan dukungan dalam penyusunan naskah akademik yang komprehensif.
“Kami berharap ke depan dapat dibantu agar penulisan tentang awal peradaban Batak di Indonesia dapat disusun dengan lebih kuat dan jelas. Ini adalah bagian dari identitas dan jati diri yang tidak bisa ditawar dan harus kita lestarikan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Vandiko mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Anugerah Desa Budaya. Ia berharap para peserta dapat menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya Samosir, sekaligus saling belajar dan berbagi pengalaman dalam upaya pelestarian budaya serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan 5 desa budaya yang terpilih menjadi contoh bagi desa di Indonesia, menunjukkan kekayaan budaya yang sangat beragam "Mega diversity". Desa budaya menjadi bagian tonggak penting penjaga budaya sehingga budaya kedepannya harus berkelanjutan. "Budaya tidak akan pernah habis selama ada manusia , mari mejadi penjaga budaya agar terus hidup, berlanjut dari generasi ke generasi" ucap Fadli

Fadli menambahkan, bicara budaya terkait juga dengan cara bicara, bahasa, ekspresi, bahasa, wastra, permainan tradisional, olahraga tradisional dan bagian lainnya.
"Desa yang ada di Indonesia harus mengedepankan dan menjaga budaya" ungkapnya

Melihat budaya Samosir, Menteri Kebudayaan mengakui bahwa Kabupaten Samosir memiliki banyak potensi yang layak diakselerasi ketingkat nasional. Ia juga mengapresiasi Opera Batak dengan para maestro , juga penampilan paduan suara yang sangat bagus.
"Saya dari pagi datang ke Samosir melihat banyak sekali kekayaan budaya yang luar biasa dan tentu kami akan datang lagi. Dari 83 cagar budaya akan kita galakkan dan  percepat akselerasi ke peringkat nasional saya kira banyak sekali yang layak" ungkap Fadli Zon

Sejalan dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Kebudayaan menekankan gerakan ASRI untuk menjadi bagian yang harus digerakkan menjadi satu ekosistim.
"Saya yakin dengan menerapkan  ASRI, Samosir akan menjadi wisata budaya yang maju  apalagi didukung wisata alam dengan keindahan  Danau Toba dan juga kaldera terbesar di Dunia yang  menjadi modal yang luar biasa" tambahnya 

Lebih lanjut Fadli Zon menambahkan Kemajuan budaya harus  dilakukan bersama-sama mulai dari pusat ke desa dan juga komunitas budaya. Untuk kemajuan budaya Batak Menteri Kebudayaan memberikan janji untuk menulis budaya Batak dalam buku secara  komprehensif.
 "Dengan dukungan semua pihak , kita bisa majukan budaya. Sesuai perintah konstitusi kita harus  memajukan budaya termasuk budaya  Batak sebab  dimana-mana selalu ada orang Batak   di dunia , semoga budaya dan peradaban Batak semakin maju" pungkasnya 


Anggota DPR RI Komisi X Sabam Sinaga sebagai mitra kerja Kementerian kebudayaan mengatakan pelaksanaan kegiatan ini menjadi penghargaan yang besar bagi Samosir yang tetap menjaga budaya. 
Ia juga mengapresiasi Bupati Samosir yang tetap berjuang mendapatkan berbagai perhatian dari pemerintah pusat. 
"Bupati Samosir sangat pandai mengambil hati, memberikan ulos dan tongkat, akhirnya memberikan proposal. Inilah luar biasanya, dan saya akan melakukan pendekatan kepada Menteri agar yang  disampaikan kepada Mentri dapat terwujud" ungkap Sabam

Lebih lanjut Sabam berharap apresiasi kepada desa budaya boleh berlanjut sebagai kepedulian terhadap budaya, perwujudan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya. " Saya yakin masyarakat Samosir menginginkan kehadiran bapak kembali agar pak Bupati kembali memberikan proposal untuk pembangunan Samosir. Agar Samosir menjadi salah satu kabupaten yang maju dari sekian yang ada di Indonesia" ucap Sabam. 

Sebagai bentuk perhatian, Sabam Sinaga akan melibatkan mitra melalui  pendidikan sains dan teknologi untuk mendapatkan bantuan kepada 4 orang dari  paduan suara SR Choir yang menurutnya sangat memukau .

(NR.Sitohang)

BAKSOS KELUARGA BESAR SABAM SIRAIT-SONDANG SIDABUTAR DAN SOCIAL GRACIA COMMUNITY,BUPATI SAMOSIR TERIMA BANTUAN MOBIL AMBULANCE

Artha-News Samosir I Keluarga besar Sabam Sirait-Sondang Sidabutar,Orangtua dari Menteri PKP Maruarar Sirait menyerahkan 1 (satu) unit bantuan Ambulance kepada masyarakat Kabupaten Samosir. Bantuan tersebut diserahkan langsung Shinta Triastuti Maruarar Sirait kepada Bupati Samosir dalam acara Bakti Sosial (Baksos) bersama Social Gracia Community di Sosor Dame-Tomok,Kecamatan Simanindo, 27/08.

Hadir dalam kesempatan tersebut  Ibunda Menteri PKP Sondang Sidabutar,Pembina Social Gracia Community Lina Nurdin Tampubolon dan anggota. 

Turut mendampingi Bupati Samosir Kadis Perhubungan Laspayer Sipayung,Kadis Kesehatan Dina Hutapea,Kadis Sosial F.Agus Karokaro,Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho,Camat Simanindo Hans Ricardo Sidabutar,dan pimpinan OPD lainnya. 

Selain bantuan mobil ambulance, Bupati Samosir bersama keluarga besar Sabam Sirait-Sondang Sidabutar,Shinta Maruarar Sirait dan Social Gracia Community membagikan 500 sembako gratis kepada penduduk desa Tomok dan Tomok Parsaoran.

Ada juga pelatihan kepada Komunitas Eceng Gondok Samosir yang sudah berkarya dengan hasil kerajinan berupa topi,tas,sandal dan berbagai aneka produk lainya. Mobil ambulance yang diserahkan akan menjadi aset Pemkab.Samosir yang ditempatkan di Puskesmas Tuktuk Siadong sehingga dapat lebih mudah memberi pelayanan kepada masyarakat Tomok dan Tomok Parsaoran yang membutuhkan.

Mewakili keluarga,Batara Immanuel Sirait,adik kandung Menteri PKP mengatakan,bakti sosial ini merupakan kepedulian bagi masyarakat Samosir khususnya yang tinggal di sekitaran Tomok,dan terinspirasi dengan dukungan ibunya Sondang Sidabutar."Saya berdiri disini karena ditugaskan mamak saya,juga akkang Boru. 

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian orangtua saya (ibu) untuk mengenang Samosir sebagai tanah kelahirannya.Keinginan ibu untuk memberi pelayanan kesehatan di daerah ini. Abang Maruarar juga punya kerinduan dan menitip salam untuk masyarakat Samosir " kata Batara.

Batara menyebutkan,Ibunda Sondang Sidabutar dilahirkan 83 lalu di Sosor Dame-Tomok dan kecintaan terhadap Samosir khususnya Tomok selalu menjadi bagian penting karena merupakan amanah yang diberikan ibunya.

"Ada niat membangun rumah sakit di Tomok,dan ini menjadi tugas berat yang ibu berikan kepada kami.Berkat doa kita semua,semoga suatu saat bisa terlaksana.

Sementara ini kami bantu  transportasi untuk pasien,semoga  ambulance ini dapat digunakan sebaik-baiknya" ungkap Batara

Bupati Samosir Vandiko T.Gultom merasa bangga  dengan segala bantuan yang diberikan keluarga besar Menteri PKP. Terlebih dengan adanya bantuan sembako yang dapat  langsung dirasakan masyarakat Tomok. 

Mobil ambulance yang diserahkan akan dicatat sebagai aset Pemkab. Samosir dan digunakan untuk kepentingan masyarakat."Tidak ada kata lain selain kata terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Opung Sondang yang membantu masyarakat Samosir, yang selalu memperhatikan dan mengingat bonapasogitnya . Mobil ini akan kami optimalkan untuk kebutuhan masyarakat" ucap Vandiko

Vandiko menuturkan,sebelumnya sudah dilakukan revitalisasi/ renovasi makam Raja Sidabutar juga telah merenovasi toilet yang tentunya memberi kenyamanan bagi wisatawan dan  berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Samosir. "Ada juga pengembangan UMKM dengan melatih masyarakat Samosir untuk dapat memberdayakan eceng gondok,hasilnya memuaskan dan kami akan melanjutkan pendampingan dan pelatihan supaya tidak berhenti sampai disini , agar bisa berkembang dan meningkatkan ekonomi komunitas" kata Vandiko 

Semua bantuan yang diberikan saat ini,kata Vandiko menjadi penyemangat bagi pemerintah dan masyarakat Samosir untuk lebih mencintai dan berbuat yang lebih baik untuk Kabupaten Samosir.

"Orang tua kita sudah memberi contoh untuk selalu memperhatikan dan merawat Kabupaten Samosir maka cinta kita sebagai masyarakat Samosir harus lebih besar lagi, berbuat bagaimana Samosir untuk dapat lebih sejahtera ke depan dan nama Tuhan yang dipermuliakan di Kabupaten Samosir" tambah Vandiko

Dalam kesempatan ini,Bupati Samosir berharap melalui dorongan dan perhatian opung Sondang Sidabutar,berbagai program pusat dapat terlaksana di Samosir,baik dalam   merawat dan melestarikan budaya yang ada,terutama dengan wewenang menteri PKP untuk revitalisasi rumah layak huni. 

"Terima kasih opung atas perhatian ini dan saya berharap dukungan opung tidak berhenti disini.Kami juga mohon dukungan Ibu Shinta untuk memberi perhatian melalui program Bapak Menteri untuk merevitalisasi rumah tidak layak huni yang memang dibutuhkan masyarakat" pinta Vandiko penuh harap.

Shinta Maruarar Sirait mengatakan sudah saatnya  membantu ibu-ibu yang ada di Samosir menambah penghasilan melalui kerajinan dengan merubah eceng gondok menjadi berguna."Saya pikir eceng gondok dapat menjadi penghasilan bagi ibu-ibu untuk meningkatkan penghasilan.Selain kompos,eceng gondok akan kita berdayakan sebagai kerajinan yang memiliki nilai tambah" kata Shinta

Untuk menambah keterampilan dalam mengolah eceng gondok, Shinta menyebutkan telah mendatangkan tenaga terampil dan terlatih untuk melatih para pengrajin. "Ada 30 orang sudah dilatih. Semoga terus berlatih dan saya akan terus melakukan pendampingan.Maka ibu-ibu harus semangat berlatih dan tidak menyerah" Ungkapnya.

Untuk peningkatannya,Shinta mengajak Pemkab.Samosir memberi perhatian guna peningkatan dari segi kualitas dan daya saing.


(NR.Sitohang)

PEMBUKAAN FESTIVAL TAO TOBA JOUJOU 2025 SUKSES,PARADE AGRO DAN PENAMPILAN SERULING KOLOSAL MERIAHKAN ACARA

Artha-News Samosir I Festival Tao Toba Joujou 2025 resmi digelar, Parade Agro yang menampilkan  produk pertanian dari 9 Kecamatan  dan Penampilan kolosal seruling dari SMP N 1 Pangururan memeriahkan acara pembukaan yang digelar di Lokasi Gereja Katolik  St.Mikhael Pangururan, 25/07.

@ArthanewsTVHadir dalam acara pembukaan,Sekretaris Deputi Menteri Bidang Kreatifitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif  RI, Amir Hamzah,Bupati Samosir Vandiko T. Gultom,Wabup Ariston Tua Sidauruk,Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provsu Iman Gunadi,Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provsu Yuda Pratiwi Setiawan,  Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih,Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Putera, Kepala LPD Prov. Sumut Muhammad Nusron, Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi PT. Bank Sumut Arieta Aryanti,Forkopimda Kab Samosir,para SAB, Asisten dan OPD Pemkab Samosir. 

Even yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 25-27 ini akan menampilkan berbagai kegiatan budaya dan kearifan lokal. Even Tahunan Bank Indonesia Sibolga dalam mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba melalui berbagai kegiatan seperti pameran UMKM dan kuliner,pameran wisata,festival kopi para raja,festival ulos boruni raja, festival budaya,talkshow,artis performance dari artis-artis lokal dan nasional.

Kepala BI Sibolga, Riza Putera mengatakan Festival Tao Toba Joujou mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas, sudah dilakukan 5 kali sejak tahun 2021, dan 3 kali Samosir menjadi menjadi tuan rumah.Riza mengajak seluruh stakeholder untuk sama-sama membangun dan memperbaiki kawasan danau Toba.

Lebih lanjut Riza menyebutkan, dalam 3 hari akan menghadirkan 67 UMKM,sehingga kegiatan ini diharapkan membawa perubahan dan peningkatan perekonomian masyarakat.Salah satu produk UMKM yang akan dikembangkan tersebut adalah kopi.

Riza menerangkan bahwa  Kopi Samosir sangat berpotensi untuk dikembangkan dan telah dibawa ke wall off coffee Jakarta."Kami telah membawa kopi Samosir menjadi produk unggulan kita, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Samosir," terang Riza 

Bupati Samosir Vandiko T.Gultom mengatakan even Tao Toba Joujou membantu dalam promosi potensi yang ada di Danau Toba Khususnya di Kabupaten Samosir.Tidak hanya itu, even yang menampilkan berbagai kegiatan juga sebagai sarana menjaga kearifan lokal.

"Sungguh even ini sangat membantu pariwisata di Danau Toba.Tiga kali berturut diadakan di Samosir,ini menandakan iklim kewirausahaan , iklim pariwisata sudah semakin baik di Kabupaten Samosir," kata Vandiko

Even ini menurut Vandiko akan dapat mendukung visi Kabupaten Samosir mewujudkan Samosir Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan.Dalam pelaksanaan tahun lalu  transaksi secara elektronik mencapai 2 M, Vandiko berharap tahun ini akan naik dalam pelaksanaan 3 hari kedepan. Bupati Samosir mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang terus memberikan dukungan dalam pengembangan dan promosi pariwisata. Dengan Jaringan yang dimiliki BI,Vandiko meminta untuk membantu promosi pariwisata Samosir sampai ketingkat internasional. "Besar harapan kami Tao Toba Jou Jou ini tetap ada, minimal side even ada di Samosir. Even yang sangat bagus membantu perekonomian masyarakat, kami harap ini bisa berlanjut di Samosir," kata Vandiko

Dalam kesempatan ini,Bupati Samosir menerima Mock-up sebagai tanda kick off pengembangan kopi Samosir.Dan untuk pengembangan ekonomi kreatif kedepan,Bupati Samosir menyampaikan proposal kepada kementerian Ekonomi Kreatif dengan harapan dapat membantu ekonomi kreatif yang ada di Samosir.

Sekretaris Deputi bidang kreatifitas budaya dan Desain Kementerian Ekraf  Amir Hamzah berharap festival Tao Toba Joujou sebagai even tahunan BI yang berkolaborasi dengan Pemkab Samosir menjadi momentum pengembangan pariwisata Samosir dan pengembangan ekonomi kreatif . Dimana saat ini kata Amir Hamzah ekonomi kreatif menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.Diantara 17 subsektor ekonomi kreatif, tiga subsektor yaitu kuliner,fesyen dan kriya menjadi tiga sektor unggulan yang menyumbang hingga 75% dari total Produk Domestik Bruto.

Menurutnya Budaya lokal merupakan aset strategis yang mampu bersaing dikancah internasional.Prinsip  inovatif dan berkelanjutan dapat diwujudkan melalui berbagai program fasilitasi promosi hingga pendampingan terhadap pelaku usaha di setiap sektornya."Kami berharap festival ini dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan menjadi panggung megah bagi pelaku kreatif lokal serta menjadi etalase kebanggaan masyarakat Samosir khususnya bagi Provinsi Sumatera Utara umumnya baik di mata nusantara dan dunia," Ungkap Amir 

Tao Toba Joujou mengangkat tema "Tapature Bona. 
Pasogit"Pelaksanaannya mengintegrasikan Pariwisata Warisan Budaya dan Komoditas Unggulan Danau Toba Untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Berbagai rangkaian acara seperti Penyerahan Bisnis matching perbankan kepada UMKM. Instansi Perbankan (Bank Sumut,mandiri,BRI) menyerahkan  pembiayaan kepada UMKM Romlan , tenun ulos dan kerajinan  eceng gondok,serta Kick Off Pengembangan kopi Samosir.


(NR.Sitohang)

Toton Caribo dan Ungu Guncang Samosir Pada Perayaan Hari Jadi ke-22, HSF 2026 Resmi Dilaunching

Artha-News.com I Samosir ( 27/02-2026) - Perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir berlangsung meriah. Penampilan Toton Caribo dan Band Ungu sukses “mengguncang” ribuan warga dan wisatawan yang memadati lokasi hiburan rakyat di kawasan Waterfront Pangururan, 27/02.

Momentum tersebut sekaligus dirangkai dengan launching Horas Samosir Fiesta (HSF) 2026 oleh Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk serta unsur Forkopimda. 
Turut hadir Anggota DPR RI Martin Manurung, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhad Tumanggor, Bupati Toba Effendi Napitupulu, Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan, Wakil Walikota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing, Ketua DPRD Toba Franc Hendrik Tambunan, Forkopimda Kab. Samosir, Kapolres Toba V.J Parapaga, Sekda Tapteng Binsar Sitanggang, Sekda Samosir Marudut Tua Sitinjak dan pimpinan OPD lainnya.

Peresmian HSF 2026 ditandai dengan pemukulan gondang sebagai simbol dimulainya rangkaian even.
Bupati Samosir menyampaikan harapannya agar Horas Samosir Fiesta dapat terus menjadi agenda unggulan daerah. HSF 2026 sendiri telah dikemas dalam empat event budaya dan tiga event berskala internasional yang diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Anggota DPR RI, Martin Manurung, turut hadir dan menyapa masyarakat. Ia mengucapkan selamat atas Hari Jadi Kabupaten Samosir serta berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga Samosir semakin maju sebagai pusat peradaban orang Batak,” ujarnya.

Penampilan Toton Caribo menjadi salah satu yang paling dinanti. Musisi yang mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Samosir itu menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan alam daerah tersebut.

“Saya baru pertama ke Samosir, keindahannya luar biasa. Saya juga sudah melihat patung Tuhan Yesus Kristus di Samosir. Semoga kita semua diberkati,” ucap Toton dari atas panggung. Aksinya sukses memanaskan suasana dan disambut antusias penonton.

Puncak kemeriahan terjadi saat Band Ungu tampil maksimal menghibur sekitar 5 ribuan penonton yang datang dari Samosir maupun luar daerah. Vokalis Ungu, Pasha, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Samosir.

“Terima kasih, ini pertama kali Ungu tampil di Samosir setelah 26 tahun. Pertama kali juga bertemu masyarakat Samosir, ini luar biasa,” ujarnya.

Pasha juga mengapresiasi kehadiran Anggota DPR RI Martin Manurung serta para kepala daerah di kawasan Danau Toba yang hadir mendukung konser tersebut. Menurutnya, kehadiran lima kepala daerah sekaligus menjadi hal yang jarang terjadi.

“Kepala daerah yang muda dan energik ada di Samosir. Tidak banyak daerah yang seberuntung ini. Semoga Samosir semakin maju dan jaya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ungu mempersembahkan lagu spesial “Happy Birthday” untuk Kabupaten Samosir. Setelahnya, Bupati Samosir bersama Wakil Bupati dan tamu undangan turut naik ke atas panggung melantunkan lagu bersama Band Ungu.

Menutup acara, Bupati Samosir, Vandiko T Gultom mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersatu dan bergotong royong.

“Mari sama-sama bersatu padu. Samosir rumah kita. Kita sejahterakan Samosir bersama, dan untuk generasi muda, kejarlah cita-cita setinggi-tingginya,” ucap Vandiko.

Kehadiran sekitar lima ribuan pengunjung pada malam hiburan tersebut turut menggerakkan roda ekonomi. Sejumlah pelaku kuliner dan UMKM tampak tetap ramai melayani pembeli hingga acara berakhir.

(NR.Sitohang)

Bupati Vandiko T. Gultom Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Samosir


Catatan Redaksi
 
Artikel ini telah diperbarui guna menyempurnakan sistem navigasi, pelabelan, serta kualitas isi demi kenyamanan pembaca dan kinerja penelusuran yang optimal di mesin pencari.

SAMOSIR, ARTHA-NEWS.COM — Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan HUT RI ke-80 tingkat Kabupaten Samosir yang dilaksanakan di Tanah Lapang Pangururan, pada Minggu (17/08/2025). Paskibraka Kabupaten Samosir sukses melaksanakan tugasnya, Bendera Merah Putih berkibar megah diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
 
Turut hadir Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon beserta Anggota DPRD lainnya, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, Kajari Samosir Karya Graham Hutagaol, Dandim 0210 TU G. Sebayang, Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, para pejabat pimpinan, Kadis Kominfo, pimpinan OPD, Ketua PKK Kennauli Sinaga, Ketua DWP, pimpinan BUMN/D, ormas, LSM, Pers, organisasi sosial, TNI/Polri, para pelajar, dan tamu undangan lainnya. Teks proklamasi dibacakan Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon. Upacara juga ditandai dengan penyerahan tanda kehormatan Karya Satya Lencana kepada Asisten Pemerintahan Tunggul Sinaga, Kadis Kesehatan Dina Hutapea, dan Kepala SD N 3 Pasar Pangururan, Bistok Simalango.

 Pada kesempatan ini, Bupati Samosir mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bekerja dan berinovasi menghadapi dunia yang terus berubah, dengan semangat pantang menyerah guna meraih keberhasilan. “Mari kita lestarikan alam Samosir, anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa, panorama alam yang indah dan Danau Toba yang mempesona. Kita jaga kelestarian kawasan Geopark Kaldera Toba, agar selalu terjaga kelestarian hewan dan tumbuhan (keanekaragaman hayati), kelestarian budaya (keanekaragaman budaya), kelestarian warisan geologi (keanekaragaman geologi), serta sebagai Daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) nasional,” lanjut Vandiko.

Bupati Samosir juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memerangi hoaks maupun informasi sesat yang dapat memecah belah rasa persaudaraan dan persatuan, serta memerangi perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme yang sama sekali tidak mencerminkan sikap nasionalisme. “Kita jaga kesatuan dan persatuan dengan saling menghargai satu sama lain dan membantu antar sesama. Budaya gotong royong yang telah diwariskan oleh para leluhur harus kita jaga dan kita lestarikan dalam kehidupan bermasyarakat. Segala ilmu pengetahuan dan profesi apa pun yang kita miliki senantiasa kita manfaatkan untuk pengembangan Kabupaten Samosir,” ujarnya.

Prestasi Kabupaten Samosir di Berbagai Bidang
 
Kabupaten Samosir juga mencatat berbagai prestasi membanggakan: meraih medali perunggu pada Open Championship Sambo, Cadet, Junior, dan Senior Sumut; 2 medali emas dan 5 medali perunggu pada Kejuaraan Wushu Sanda Antar Pelajar se-Sumut dan Kejuaraan Terbuka Wushu Sanda Senior tahun 2025; 2 medali emas Kejurnas Angkat Besi di Provinsi Jawa Barat; di cabang Pencak Silat meraih 6 medali emas, 16 perak, dan 7 perunggu pada International Indonesian Pencak Silat Open Championship 2025 kategori tanding dan seni; serta 8 medali emas, 6 perak, dan 1 perunggu pada Bisma Open Tournament Championship Karate 2025. Samosir juga meraih medali emas pada Kejuaraan Solu Bolon dalam ajang Aquabike Jetski World Championship 2024 dan juara pertama pada lomba lari Sumut Run Festival tahun 2025.
 
Pada bidang pariwisata dan seni budaya, Pemkab Samosir melalui Sanggar Seni Angel Elkanen masuk grand final Indonesian World Dance Festival 2025 yang diselenggarakan di Jakarta. Atas dedikasi dan kesuksesan penyelenggaraan event Samosir Music International yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara tahun 2024, Samosir juga mendapat penghargaan dari Gubernur Sumatera Utara. “Kami sangat mengharapkan dukungan penuh, kerja nyata, dan kerja ikhlas seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil peran, baik sebagai motivator, fasilitator, maupun sebagai pelaksana dengan tindakan nyata untuk kemajuan pembangunan Samosir. Mari sama-sama melangkah pasti untuk merealisasikan visi Samosir Unggul, Inklusif, dan Berkelanjutan,” ujar Vandiko.
 
“Dirgahayu kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025, Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju,” tutup Vandiko mengakhiri pidatonya.
 
Selanjutnya, Bupati Samosir dan Wakil Bupati bersama Forkopimda mengikuti detik-detik proklamasi di Rumah Dinas Bupati Samosir. Detik-detik proklamasi dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan disiarkan secara langsung dari Istana Negara RI.
 
(NR.Sitohang)
Artha-News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat