Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kabupaten Samosir Sumut

Aek Sipitu Dai,Yang Sakkral Diyakini Katanya Obat Gaib

Artha-News Samosir I Didesa sipitudai kecamatan sianjur mula-mula kabupaten Samosir propinsi Sumatra Utara,tepat dibawah kaki pussuk buhit ada tujuh mata air yang terus mengalir dan tidak pernah berhenti,dan diyakini masyarakat  obat gaip walaupun lokasi itu Sakkral.   Adapun nama Aek sipitudai dinamai leluhur orang Batak sesuai fungsi nya,1.Passur paridian Naposo,(permandian para muda-mudi) 2.Passur nasa hagugaan/sirokkap nitoddi(permandian yang ingin cari jodoh) 3.passur saitni ladang(permandian yang ingin berketurunan) 4.passur niboru sibaso bolon(ini untuk para bidan/dukun beranak) 5.passur ni raja (permandian raja-raja/yang ingin jabatan) 6.passur ni Oppung Doli(permandian kakek)/para orang tua.7.passur Hela ( permandian para menantu laki-laki)   Sesuai pengakuan orang yang sudah pernah berkunjung kesana mereka mandi dan sambil berdoa dan memohon kepada Mula jadi Nabolon (sang pencipta) dan sudah banyak yang sembuh bagi yang sakit,...

LPJ (laporan pertanggungjawaban).Desa Pardomuan kecamatan onan runggu Dipertanyakan.

 Artha-News.com I Salah satu warga Desa Pardomuan kecamatan onanrunggu kabupaten Samosir propinsi Sumatra Utara, yang bersedia menjelaskan kepada media Artha-News dan tidak menyebut namanya(NN) mengatakan bahwa desa kami ada yangkurang beres.    Mendengar laporan salah satu warga Awak media langsung terjun lapangan untuk mencari informasi lebih dalam. Ternyata kepala desa mempengaruhi 4 anggota BPD agar ketua BPD diturun kan,hasilnya ketua tersebut diturunkan,dan pernah mengadakan rapat desa beliau tidak diundang.    Hal ini menunjukkan bahwa di desa Pardomuan ini Diduga LPJ (laporan pertanggung jawaban)nya ada yang tidak beres,karena LPJ ini harus diketahui oleh anggota BPD,    Awak media meminta agar INSPEKTORAT kabupaten Samosir supaya infestigasi langsung, karena belum ada surat dari bupati kedesa ini untuk pergantian BPD tersebut. (NS)

Disdik Dan Inspektorat Samosir,Kiranya Segera Dapat Menjelaskan Ke Publik Dugaan Markup Kostum Olahraga SMP III Pangururan

DI DUGA HARGA KOSTUM OLAHRAGA SMP III PANGURURAN DILUAR HARGA STANDAR Artha News SamosirIMenurut keterangan dari salah satu seorang siswa yang memberikan keterangan kepada awak media tentang pungutan biaya mengenai baju dinas. Wangi tak sedap pun beredar di wilayah sekolah SMP Negeri 3 Pangururan dimulai dari pembelian Baju batik Rp.125 ribu dan saat ini terkuak harga baju  training sepasang 180 ribu dengan atribut diduga Mark-up. Melihat ini diminta kepada Dinas pendidikan kabupaten Samosir beserta inspektorat agar mengaudit sekolah tersebut,Sementara beredar informasi bahwa Harga  per unit 85ribu lain uang kirim. Pertanyaan awak media mengapa sebesar itu dikutip biaya untuk baju olah raga?,,jawab bapak kepala sekolah : sudah kesepakatan dengan orang tua murid. (NS)

Kepsek SMP 3 Pangururan diduga Mark-up pembelian baju batik sekolah

Artha news|Samosir-Sesuai infestigasi baru-baru ini bahwa kepala sekolah SMP Negeri 3 Pangururan memungut biaya 125.000 per/siswa untuk kebutuhan pembelian baju batik yang dibebankan kepada orangtua murid dimana hal ini diketahui awak media Artha news dari salah seorang siswa bersama oknum guru diareal sekolah tersebut yang tidak mau disebutkan namanya.     Dari informasi diatas akhirnya kru awak media langsung menanyakan kepada kepala sekolah SMP Negeri 3 pangururan,kabupaten Samosir ,Soapen Simbolon menjelaskan bahwa itu sudah kesepakatan dengan orang tua murid dan harga baju itu 125.000 per/siswa,makanya kami memungut biaya tersebut ,bebernya      Namun sangat disayangkan saat awak  media juga memper tanyakan tentang siapa suplayer/pengadaan baju ini?,namun kepsek tidak memberitahukan tentang itu,alasannya tunggu sampai dulu baju itu sebutnya. Menurut informasi yang beredar digoogle dengan baju yang sama hanya Rp.87.000 ,-Kemudian rekanan Med...