Revitalisasi SD Cilanggen Sukahening Dapat Dukungan Penuh Warga

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Proyek revitalisasi gedung SD Cilanggen yang berlokasi di Desa Kiarajangkong, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, berjalan lancar dan kondusif. Program pembangunan yang telah berjalan selama satu bulan ini mendapat respons positif dan dukungan penuh dari orang tua murid serta masyarakat sekitar.
 
Proyek yang dikelola melalui Program Pembangunan Sekolah Penggerak (P2SP) tersebut dilaksanakan oleh CV Napis Jaya Mandiri, dengan Bapak Asep bertindak sebagai pemilik sekaligus penyedia bahan dan jasa kelola.
 
Antusiasme Warga terhadap Perbaikan Fasilitas Sekolah
 
Sebelum proyek revitalisasi ini berjalan, fasilitas gedung khususnya ruang perpustakaan sekolah tersebut diketahui sudah cukup lama terbengkalai. Oleh karena itu, ketika material bangunan mulai diturunkan dan pekerja mulai beraktivitas, antusiasme tinggi langsung ditunjukkan oleh pihak guru maupun warga setempat yang mendambakan fasilitas pendidikan layak bagi anak-anak mereka.
 
Warga menilai, perbaikan infrastruktur pendidikan ini sudah sangat dinantikan demi kenyamanan dan keselamatan para siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
 
Kepala Sekolah Lakukan Pengawasan Ketat
 
Kepala Sekolah SD Cilanggen, Bapak Soni Kurnia, S.Pd., menyampaikan rasa gembira dan syukurnya atas terealisasinya pembangunan kembali fasilitas sekolah yang dipimpinnya. Kendati demikian, pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengawal jalannya proyek agar hasilnya maksimal.
 
Bapak Soni Kurnia menegaskan bahwa dirinya senantiasa melakukan pengawasan langsung secara berkala di area sekolah. Langkah pengawasan ini dilakukan guna memastikan seluruh proses revitalisasi berjalan sesuai aturan, tepat waktu, dan memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.
 
(Ujang Ajat)
Artha-news 
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 
 
 

Persija vs Persib di GBK: Kapolres Banjar Dorong Viking Gelar Nobar Tertib

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Jelang duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P. mengajak para suporter untuk mengutamakan keselamatan. Pihaknya mendorong Bobotoh untuk memilih opsi nonton bareng (nobar) ketimbang memaksakan diri datang ke stadion.
 
Ajakan tersebut sejalan dengan imbauan Ketua Distrik Viking Banjar Patroman, Asep Muhamad Rumasyah alias Asep Asbrut, kepada para anggotanya yang berada di Kota Banjar maupun di perantauan, khususnya wilayah Jabodetabek.
 
Imbauan Viking Banjar Patroman: Jangan Paksa ke GBK
 
Asep meminta seluruh anggota Viking untuk tidak memaksakan diri datang langsung ke GBK Jakarta. Sebagai gantinya, suporter didorong menyaksikan pertandingan melalui acara nonton bareng (nobar Persib) di wilayah masing-masing.
 
Kapolres Banjar menilai pilihan tersebut sebagai bentuk kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, kecintaan terhadap Persib tidak harus selalu dibuktikan dengan hadir langsung di tribun stadion, terlebih demi mematuhi regulasi ketertiban demi keselamatan bersama.
 
"Dukungan kepada Persib tidak harus dengan datang ke stadion. Nobar bisa menjadi pilihan untuk tetap memberikan dukungan sekaligus menjaga keselamatan dan ketertiban. Kami mengapresiasi imbauan Viking Banjar Patroman yang mengajak anggotanya menahan diri," ujar AKBP Didi.
 
Kapolres Banjar Ingatkan Aturan Tertib Nobar dan Lalu Lintas
 
Selain menahan diri untuk tidak ke Jakarta, Kapolres juga mengingatkan suporter yang mengikuti nobar agar tetap menjaga ketertiban, baik di lokasi acara maupun saat perjalanan pulang.
 
"Bagi yang melaksanakan nobar, mari jaga keamanan dan ketertiban bersama. Patuhi rambu-rambu lalu lintas, utamakan keselamatan, dan hindari penggunaan knalpot brong. Jangan sampai euforia pertandingan mengganggu masyarakat lainnya," katanya.
 
Menurut Kapolres, fanatisme dan ketertiban bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Suporter tetap dapat bernyanyi, memberikan dukungan, dan merayakan kemenangan dengan tetap menghormati aturan serta lingkungan sekitar.
 
Ia berharap momentum laga klasik Persija vs Persib ini menjadi bukti bahwa suporter sepak bola Indonesia sudah semakin sportif dan bertanggung jawab.
 
"Silakan dukung Persib dengan penuh semangat. Tetapi tetap jaga diri, jaga ketertiban, dan jaga nama baik komunitas. Menang atau kalah, persaudaraan dan keamanan tetap yang utama," tutur AKBP Didi.
 
Pesan dari Banjar itu sederhana: tak perlu memaksakan ke GBK, dukungan tetap bisa bergema dari tempat masing-masing. Nobar tertib, lalu lintas aman, Persib tetap didukung.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha-News Kota Banjar)
 
 

Viking Banjar Patroman Imbau Suporter Tak Paksakan Hadir ke GBK

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Antusiasme tinggi menyambut laga klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) mendapat perhatian khusus dari kelompok suporter. Ketua Distrik Viking Banjar Patroman, Asep Muhamad Rumasyah alias Asep Asbrut, meminta anggotanya menahan diri demi keselamatan bersama. Ia mengimbau anggota Viking Banjar Patroman yang berada di perantauan, khususnya wilayah Jabodetabek, maupun yang berangkat dari Banjar, untuk tidak memaksakan hadir langsung ke stadion.
 
Dukung Persib Lewat Nobar yang Tertib
 
Menurut Asep, memberikan dukungan kepada Pangeran Biru tidak harus selalu dilakukan dengan datang langsung ke tribun stadion.
 
"Bagi teman-teman Viking yang berada di perantauan, khususnya di Jabodetabek, maupun teman-teman dari Banjar, kami mengimbau untuk menahan diri dan tidak memaksakan hadir ke Stadion Gelora Bung Karno. Dukungan untuk Persib tetap bisa kita berikan dari tempat masing-masing melalui nobar," ujar Asep Asbrut.
 
Ia juga mengingatkan para anggota yang menggelar nonton bareng (nobar) untuk tetap menjaga ketertiban umum dan keselamatan di jalan raya.
 
"Bagi yang melaksanakan nobar, mari kita jaga keamanan dan ketertiban, baik di lokasi maupun saat perjalanan. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan hindari penggunaan knalpot brong. Kita ingin dukung Persib dengan cara yang positif dan tidak merugikan orang lain," tambahnya.
 
Pesan ini menjadi ajakan nyata agar fanatisme sepak bola tetap berjalan beriringan dengan kedewasaan suporter.
 
Apresiasi dari Polres Banjar
 
Langkah preventif dari pengurus suporter ini mendapat respons positif dari pihak kepolisian. Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., melalui Kasubsi Penmas Sihumas Bripka Apep Maulana Sidik, mengapresiasi imbauan tersebut.
 
"Kami mengapresiasi sikap Viking Banjar Patroman yang mengajak anggotanya untuk menahan diri dan memilih cara yang lebih aman dalam memberikan dukungan. Ini merupakan bentuk kedewasaan suporter dalam menyikapi pertandingan dengan tensi tinggi," kata Bripka Apep.
 
Pihak Polres Banjar turut mengingatkan agar euforia pertandingan tidak merusak ketertiban umum. Masyarakat diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas, tidak memakai knalpot bising, serta menghormati pengguna jalan lain.
 
Bagi Viking Banjar Patroman, esensi dukungan tidak memudar meski terhalang jarak. Semangat mengawal Persib Bandung tetap menyala secara positif tanpa harus mengorbankan keselamatan bersama.
 
(Rena Yusnita) 
Kabiro Banjar Artha-News
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

Driver Ojol Tasikmalaya Gelar Aksi, Tuntut Potongan Komisi Maksimal 8 Persen


TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Transportasi Tasikmalaya (STT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Cabang Maxim Tasikmalaya, Jalan Peta Kahuripan, Kecamatan Tawang, pada Kamis (10/9/2026). Aksi unjuk rasa tersebut dipimpin langsung oleh Ketua STT, Eros Rosid. Gerakan penyampaian aspirasi ini berlangsung tertib dengan mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian setempat yang hadir mengamankan lokasi.
 
Pihak aparat kepolisian berada di tempat untuk mendengarkan aspirasi para pengemudi. Selain itu, petugas juga aktif berdialog secara persuasif dengan massa agar situasi di sekitar kantor aplikator tetap kondusif.
 
Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta aksi terlihat mengenakan rompi kuning bertuliskan "Maxim" serta berbagai atribut lainnya. Atribut tersebut menunjukkan bahwa gerakan ini diikuti oleh lintas aplikator di wilayah Tasikmalaya.
 
Ketua Serikat Transportasi Tasikmalaya (STT), Eros Rosid, dalam orasinya menegaskan bahwa tuntutan yang disampaikan merupakan hak normatif yang memiliki landasan aturan hukum kuat di Indonesia. Mereka menuntut keadilan komisi bagi para mitra driver.
 
"Aksi pada hari ini, tuntutan kita jelas dan saya yakin tuntutan kita normatif karena memang ini berhubungan dengan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 terkait potongan maksimal 8 persen," tegas Eros di lokasi aksi.
 
Ia menambahkan, para pengemudi ojol akan terus melakukan perlawanan apabila di lapangan masih ditemukan praktik yang dinilai bertentangan dengan aturan pemerintah. Hal ini demi melindungi kesejahteraan para pengemudi.
 
Selama ini, potongan komisi yang dikenakan oleh pihak aplikator dinilai sepihak dan jauh melampaui batas wajar. Potongan yang dibebankan kepada para pengemudi di lapangan bahkan dilaporkan bisa mencapai Diduga angka 28 persen.
 
Inti utama dari tuntutan massa adalah mendesak pihak manajemen aplikator agar wajib mematuhi regulasi pemerintah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi atau tanggapan dari pihak manajemen aplikator terkait.
 
(Ari Arya Siloka)
 
CATATAN REDAKSI:
Artikel ini disusun berdasarkan informasi langsung di lapangan. Pihak aplikator diberikan hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya sesuai Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik
 
 
 

Pagu Rp2,3 Miliar, Tercatat Laporan Rp795 Juta: Selisih Anggaran Dinsos Kota Banjar Dipertanyakan

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Pelaksanaan kegiatan Belanja Bantuan Sosial (Bansos) Uang kepada Individu Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kota Banjar kini tengah menjadi sorotan publik. Hasil investigasi data publik yang dilakukan oleh redaksi Artha-News.com menemukan adanya jurang pemisah yang signifikan antara pagu anggaran yang direncanakan dengan nilai realisasi yang dilaporkan pada sistem pencatatan Swakelola platform INAPROC. Berdasarkan data perencanaan APBD Kota Banjar Tahun Anggaran 2025, program bantuan sosial bagi individu ini dialokasikan dengan total pagu sebesar Rp2.324.300.000 (Rp2,3 miliar lebih).
 
Temuan Selisih Anggaran Rp1,5 Miliar di Sistem Elektronik
 
Kejanggalan mulai terlihat ketika redaksi menelusuri tingkat realisasi belanja tersebut melalui sistem elektronik INAPROC. Biaya kegiatan yang tercatat secara resmi di dalam sistem hanya menyentuh angka Rp795.100.000 (tujuh ratus sembilan puluh lima juta seratus ribu rupiah). Bila kedua indikator data tersebut dikomparasikan, maka terdapat selisih anggaran sebesar Rp1.529.200.000 (sekitar Rp1,529 miliar) yang status penggunaannya belum terlihat dalam dokumentasi laporan publik. Kondisi ini memicu sejumlah pertanyaan mendasar mengenai tata kelola keuangan di instansi tersebut:
 
Apakah sisa anggaran Rp1,529 miliar tersebut memang tidak terserap atau menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA)?
 
Apakah dana tersebut sebenarnya sudah disalurkan, namun operator belum memasukkan datanya ke dalam sistem elektronik Aplikasi Monev Lokal (AMEL)?
 
Ataukah terdapat kendala teknis dan perbedaan mekanisme pelaporan pertanggungjawaban antara perencanaan dengan eksekusi di lapangan?
 
Redaksi Artha-News Layangkan Surat Klarifikasi Resmi
 
Guna menegakkan prinsip keberimbangan berita (cover both sides) serta memberikan ruang hak jawab, redaksi Artha-News.com telah melayangkan Surat Klarifikasi Resmi dengan nomor 002/Artha-News/VIII/2026 yang ditujukan langsung kepada Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjar. Melalui surat tersebut, redaksi meminta penjelasan mendetail mengenai transparansi penyaluran serta bagaimana pertanggungjawabannya agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Mengingat bansos individu bersentuhan langsung dengan hak masyarakat miskin, sinkronisasi data elektronik menjadi parameter utama akuntabilitas keuangan daerah. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak DKP3A Kota Banjar belum memberikan jawaban atau konfirmasi resmi terkait surat klarifikasi yang dikirimkan.
 
Catatan Redaksi: Redaksi Artha-News.com tetap membuka ruang seluas-luasnya jika Kepala Dinas atau pejabat berwenang dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjar ingin memberikan klarifikasi tertulis guna memperbarui (update) pemberitaan ini sesuai dengan hak jawab yang diatur dalam Undang-Undang Pers.
 
(mat/red)
 
ARTHA-NEWS 
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

Dialog Budaya Jawa Barat 2026 di Cimahi: Dorong Penggunaan Aksara Sunda di Ruang Publik

CIMAHI, ARTHA-NEWS.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berkolaborasi dengan Sekretariat DPRD Jabar menggelar Dialog Budaya Jawa Barat Tahun 2026. Acara yang menunjuk Disbudparpora Kota Cimahi sebagai tuan rumah ini diselenggarakan di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jumat (11/9/2026).
 
Bertepatan dengan peringatan Hari Aksara Internasional, forum strategis ini mengusung tema "Rumawat Aksara Sunda Dina Raraga Miรฉling Poรฉ Aksara Sadunya". Langkah ini dirancang sebagai wadah sinergi konkret antara pemerintah dan para pelaku adat demi menjaga eksistensi kebudayaan lokal di era modernisasi.
 
Aksara Sunda Akan Diperluas ke Fasilitas Publik Kota Cimahi
 
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa aspek kebudayaan adalah jati diri daerah yang tidak boleh luntur dan harus diwariskan secara turun-temurun kepada generasi muda.
 
"Rasa cinta pada adat lokal harus dibuktikan lewat tindakan nyata, bukan sekadar seremonial. Budaya Jawa Barat harus kita rawat bersama demi anak-cucu," ujar Ngatiyana.
 
Sebagai aksi nyata, Ngatiyana mendorong agar penerapan Aksara Sunda di Kota Cimahi diperluas. Tulisan tradisional tersebut tidak hanya diletakkan pada papan petunjuk jalan, melainkan juga mulai diimplementasikan pada nama fasilitas umum, gedung instansi, serta bangunan publik lainnya.
 
Pameran Manuskrip Kuno dan Pengukuhan DKKC Periode 2026–2030
 
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan, mengapresiasi tinggi konsistensi para seniman Cimahi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Yudistira Purnama Shakyan (Mang Ujang Lalip), yang sukses memamerkan tujuh naskah manuskrip Aksara Sunda karyanya dalam dialog tersebut.
 
Selain pemaparan materi budaya, agenda ini turut menandai pengukuhan pengurus Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) untuk periode 2026–2030. Lembaga ini diproyeksikan menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan arah kebijakan seni dan pelestarian budaya lokal.
 
Acara interaktif ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari akademisi, budayawan, dan komunitas seni. Turut hadir pula Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, serta tiga pembicara utama yaitu Siti Muntamah, Drs. Mamat Rachmat, M.Si., dan Yudistira Purnama Shakyan yang membedah penguatan ekosistem budaya berkelanjutan.
 
 (Ari.M)
ARTHA-NEWS 
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

Walikota Ngatiyana Pastikan Anggaran PPM 2027 Kota Cimahi Tetap Berjalan

CIMAHI, ARTHA-NEWS.COM — Pemerintah Kota Cimahi menjamin Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tahun Anggaran 2027 akan tetap bergulir. Kepastian mengenai program pembangunan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat berdialog dengan warga dalam kegiatan Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda (PAWANGRONDA) di wilayah RW 05 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu (9/9/2026) malam.
 
Langkah ini diambil Pemkot Cimahi demi menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai isu keberlanjutan program di tengah penyesuaian anggaran daerah.
 
Efisiensi Anggaran Internal Demi PPM 2027
 
Meskipun alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penurunan, Ngatiyana menegaskan komitmennya untuk tidak mengorbankan program yang menyentuh masyarakat bawah. Sebagai solusinya, pemerintah daerah memilih melakukan penghematan internal.
 
"PPM tetap berjalan melalui efisiensi di pos anggaran lain. Kami memangkas pengeluaran operasional pemerintahan, seperti anggaran makan-minum (mamin) serta alat tulis kantor (ATK)," ungkap Ngatiyana di hadapan ratusan warga Kelurahan Utama.
 
Ia juga meminta warga memaklumi apabila pembangunan fasilitas lingkungan belum sepenuhnya merata. Saat ini, fokus utama dialokasikan untuk hak dasar publik:
 
- Sektor Kesehatan: Rampungnya Puskesmas Melong Tengah dan Unit Pengelola Darah RSUD Cibabat.
- Sektor Pendidikan: Kelanjutan proyek SMPN 14 serta rencana pembangunan SMPN 15 pada tahun depan.
 
Solusi PJU dan Perbaikan Infrastruktur Jalan Nasional
 
Dalam rembug warga tersebut, masyarakat RW 05 turut mengeluhkan masalah fasilitas publik mulai dari drainase, Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan RSUD Cibabat.
 
Merespons hal itu, Wali Kota memastikan pengadaan PJU akan segera direalisasikan melalui pos Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Sementara untuk perbaikan JPO dan saluran drainase besar di Jalan Jenderal Amir Machmud, Pemkot Cimahi akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengingat area tersebut berstatus jalan nasional. Langkah cepat ini mendesak dilakukan guna mengantisipasi ancaman banjir.
 
Antisipasi Siswa Putus Sekolah Akibat Zonasi
 
Terkait polemik sistem zonasi sekolah, Pemkot Cimahi menegaskan aturan mutlak mengikuti regulasi Kemendikdasmen. Ngatiyana tidak menampik bahwa daya tampung SMP negeri di Cimahi saat ini baru menyerap sekitar 5.000 dari 7.000 lulusan SD.
 
Namun, ia menjamin tidak boleh ada anak di Cimahi yang putus sekolah. Pemkot telah menyiapkan skema bantuan bagi siswa kurang mampu yang terpaksa harus mendaftar ke sekolah swasta.
 
Agenda serap aspirasi malam hari ini turut didampingi oleh jajaran Forkopimda, termasuk Sekda Maria Fitriana, Ketua DPRD Wahyu Widiatmoko, Kapolres Cimahi AKBP Moch. Faruk Rozi, Kajari Neneng Rahmadini, dan Danramil Cimahi Tengah Mayor (Arh) Asep Komarudin.

(Ari.M)
ARTHA-NEWS
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

SDN 1 Sawati Gelar Sholat Dhuha Berjamaah di Halaman Sekolah

SAWATI, ARTHA-NEWS.COM — SDN 1 Sawati secara konsisten dan rutin melaksanakan kegiatan sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah sebagai bagian dari pembiasaan nilai-nilai keagamaan sejak awal hari. Kegiatan yang diikuti secara penuh oleh seluruh tenaga pendidik dan peserta didik ini dilaksanakan tepat sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB setiap harinya, dan telah menjadi tradisi yang membudaya di lingkungan sekolah tersebut.
 
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan bersama surat-surat pendek dari Juz 30 yang dipimpin oleh guru agama, dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah minimal dua rakaat. Setelah selesai sholat, seluruh siswa dan guru melantunkan dzikir dan doa bersama dengan khidmat, memohon keberkahan, kemudahan, serta kesuksesan dalam proses belajar mengajar yang akan berlangsung sepanjang hari di sekolah.
 
Kepala SDN 1 Sawati, Hj. Aam Rohamah, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan pembiasaan sekolah yang diberi nama "SHODU BERKAH" — akronim dari Sholat Dhuha Berjamaah di Sekolah. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai rutinitas ibadah, melainkan sebagai fondasi spiritual untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sejak dini.
 
“Dengan melaksanakan sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah, kami ingin membiasakan anak-anak untuk memiliki kedisiplinan tinggi, menjaga nilai-nilai religius, bertanggung jawab, serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berintegritas. Semoga dengan mengawali hari dengan ibadah, siswa semakin semangat, tenang, dan fokus dalam menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan oleh para guru,” ujar Hj. Aam Rohamah dalam keterangannya kepada Artha-News.
 
Pihak sekolah berharap pembiasaan ini dapat terus dijalankan secara istiqomah dan berkelanjutan. Selain menumbuhkan kedekatan siswa dengan ajaran agama, kegiatan ini juga mempererat hubungan silaturahmi antar siswa serta antara siswa dengan guru. Dengan demikian, diharapkan kelak terlahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, taat beragama, dan mampu membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa di masa depan.
 
(Yana Artha-News)

-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 
 
 

Semarak Peringatan Maulid Nabi SAW di SDN Kadunenggang Tasikmalaya

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Suasana penuh khidmat, kebersamaan, dan kegembiraan menyelimuti halaman SDN Kadunenggang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat (11/9/2026). Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini diwarnai kemeriahan luar biasa berkat partisipasi aktif ibu-ibu paguyuban orang tua murid, dedikasi para guru, serta penampilan memukau grup rebana siswa-siswi yang membakar semangat keislaman sejak pukul 10.20 WIB.
 
Acara yang dilangsungkan di lingkungan sekolah ini menjadi momentum berharga dalam mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah, komite, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar. Kehadiran ibu-ibu paguyuban kelas yang bahu-membahu mempersiapkan acara memperlihatkan betapa kuatnya sinergi gotong royong di lingkungan pendidikan dasar ini.
 
Sinergi Luar Biasa Paguyuban Orang Tua dan Guru
 
Peringatan Maulid Nabi di SDN Kadunenggang bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata penanaman kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. H. Engkan Sukandar, S.Pd., M.M., selaku tokoh pendidikan setempat, mengapresiasi tinggi kekompakan yang ditunjukkan oleh paguyuban ibu-ibu dan para guru penggerak di sekolah ini.
 
"Keterlibatan aktif ibu-ibu paguyuban dan para guru menjadi kunci sukses terselenggaranya acara ini. Gotong royong seperti inilah yang menghidupkan nilai-nilai teladan Rasulullah di tengah masyarakat pedesaan," ungkap H. Engkan Sukandar.
 
Melalui perayaan ini, pihak sekolah berupaya menanamkan akhlak mulia, kedisiplinan, serta rasa kebersamaan yang kokoh di antara siswa, guru, dan orang tua.
 
Gema Rebana dan Penampilan Spektakuler Siswa
 
Puncak kemeriahan acara ditandai dengan penampilan grup rebana dari para siswa-siswi SDN Kadunenggang. Alunan tabuhan rebana yang berpadu harmonis dengan lantunan sholawat nabi menggema ke seluruh penjuru sekolah, mengundang decak kagum dari seluruh tamu undangan, guru, dan orang tua yang hadir.
 
Anak-anak tampil percaya diri mengenakan busana Muslim serba rapi, menunjukkan hasil latihan intensif di bawah bimbingan langsung para guru. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memupuk rasa percaya diri serta kecintaan anak-anak terhadap seni Islam tradisional.
 
Profil SDN Kadunenggang
 
SDN Kadunenggang yang terletak di Kp. Kadunenggang, Desa Sukamanah, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, dengan NPSN 20229335 dan terakreditasi B+, terus membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi bangsa yang cerdas secara intelektual dan berakhlakul karimah.
 
Dengan suksesnya penyelenggaraan Maulid Nabi SAW ini, diharapkan para peserta didik dapat meneladani sifat-sifat utama Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan Desa Sukamanah.

(Ocha)
ARTHA-NEWS
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat-

Peringatan Maulid Nabi di SD Negeri Rajapolah Tasikmalaya Berlangsung Meriah

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Jumat, 11 September 2026 — Suasana penuh kebahagiaan dan kehangatan menyelimuti lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SD Negeri) Rajapolah yang beralamat di Jalan Raya Rajapolah, Desa Rajapolah, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya pada Jumat, 11 September 2026. Sekolah ini sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh semangat kebersamaan.
 
Kegiatan keagamaan tahunan ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa-siswi beserta para orang tua dan wali murid. Anak-anak tampak gembira dapat berkumpul bersama teman sekelas, guru, dan keluarga dalam rangkaian acara yang penuh berkah ini.
 
Sinergi Sekolah dan Orang Tua Murid
 
Kehadiran orang tua dalam acara ini memberikan dukungan moral yang luar biasa bagi anak-anak. Momen kebersamaan ini sengaja dirancang untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi bukti sinergi yang harmonis antara pihak sekolah dan masyarakat dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.
 
Pesan Kepala Sekolah SD Negeri Rajapolah
 
Kepala Sekolah SD Negeri Rajapolah, Ibu Ade S.Pd., membuka dan memimpin langsung kegiatan maulidan ini. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk meneladani akhlak mulia dan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, keteladanan, dan akhlak mulia sejak usia dini," ujar Ibu Ade S.Pd. dalam pidatonya.
 
Jalannya acara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Seluruh peserta yang hadir bersama-sama mengikuti pembacaan sholawat, mendengarkan tausiyah keagamaan, serta ditutup dengan doa bersama.
 
Melalui peringatan Maulid Nabi ini, diharapkan nilai-nilai kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dapat terus tertanam dan diamalkan oleh seluruh warga sekolah SD Negeri Rajapolah.
 
(Ujang Ajat — Artha-New)