Dinas PUTR Bidang Jalan Diduga selalu Menghindari Wartawan !?
Artha-News,Tasikmalaya Kota,"Wartawan selain mengkritik juga di perkenankan memberikan saran“Sebagai wartawan,nomor satu harus jaga etika profesi,martabat dam integritas,namun juga harus kerja keras.Wartawan dalam menjalankan tugasnya harus patuh pada prinsip ABC, akurat, balance, clear,” tegas"
Pihak pemerintah terkait kota tasikmalaya melibatkan pihak dinas yang ada di dalam nya di tuntut untuk membenahi diri dalam sistem pelayanan publik
Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang selalu di dambakan oleh semua lapisan masyarakat kebiasaan yang selama ini di pupuk dan sudah melekat membawa sistem pelayanan pemerintah ke arah yang lebih baik,Nah,Termasuk Dengan awak media begitu juga bagi siapa saja termasuk masyarakat yang butuh akan informasi dari dinas yang dimaksud.
Awak media sendiri yakni dari media Artha-News sudah empat kali bolak-balik ke dinas PUTR Tasikmalaya kota untuk menemui bidang jalan (H) Selalu tidak ada di kantor,dan awak media coba menghubungi via WhatsApp juga tak di gubris,?.."Terkesan menghindar dari wartawan.
wartawan sesuai tupoksi nya merupakan alat impormasi publik dan sebagai sarana komunikasi masal untuk menyajikan informasi berbentuk sebuah berita bagi khalayak luas
kepada pihak pemerintah kota tasikmalaya agar mengambil sikap kedisiplinan bagi pegawai pemerintah terutama pegawai dinas putr bidang tata ruang dan bidang jalan di duga pelit dalam memberikan ruang dan waktu, lantaran jelas sesuai fakta di lapangan dinas putr bidang jalan ini terkesan super sibuk dalam hal apapun mengingat impormasi merupakan amanah rakyat.
"Silaturahmi merupakan ajaran Rosulullah yang perlu kita turuti menyampaikan infornasi itu merupakan amanah dan ibadah namun hal ini perlu di ketahui bersama dan pihak pemerintah terkait kota tasikmalaya di tuntut harus bisa dan mampu merubah kultur kebiasaan kebiasaan yang kurang baik menjadi adab dan baik, secara global nya menjadikan kultur budaya dan sistem pemerintahan kota tasikmalaya yang familier,Akan asyik
"Pada saat media ARTHA-NEWS mau konfirmasi dan klarifikasi terkait hal temuan di lapangan maupun terkait berita yang sudah naik,untuk meminta hak jawab ke pihak dinas bidang jalan selama ini begitu sangat susah !?
Padahal awak media begitu sangat menghargai kepada pihak dinas terkait untuk menyampaikan perihal informasi yang sangat penting karena dinas merupakan sebagai Nara sumber yang relevan sehubungan apa yang akan kami tanyakan langsung ke Bidang nya.
Kami juga sebagai Wartawan atau awak media ingin bersinergi menjadi mitra biro dan siapa saja demi tercapainya cita-cita baik itu untuk pembangunan yang merata dan berkualitas.
Karena wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik nya juga mengacu pada "Tugas Wartawan Selain Menyajikan Berita"
Apabila Anda menyoroti tugas wartawan,satu hal yang umumnya terpikirkan tentang perannya adalah menggali dan menyampaikan berita kepada masyarakat. Namun,perlu diingat bahwa pekerjaan wartawan tidak hanya terpaku pada aspek itu.Sudah menjadi tugas wartawan untuk melibatkan serangkaian tugas yang cukup kompleks.
Macam Macam Tugas Wartawan,Mengumpulkan Informasi untuk Berita,Apa saja tugas wartawan? Tugas pertama wartawan tentu saja adalah mengumpulkan informasi yang bisa mereka jadikan sebagai bahan berita. Tugas wartawan adalah untuk mencari topik-topik menarik yang sekiranya sedang menjadi bahan pembicaraan publik atau dibutuhkan informasinya oleh publik.
Wartawan memiliki beragam metode untuk mengumpulkan informasi. Beberapa contohnya adalah observasi, pengamatan media sosial dan laman web,komunikasi dengan lembaga pemerintah atau swadaya masyarakat,juga wawancara.
Mengecek Kebenaran Suatu Informasi,Selain mengumpulkan informasi untuk bahan pemberitaan,wartawan juga bertugas mencari tahu validitas informasi yang didapatkannya sebelum menyajikannya. Ini mencakup penelitian menyeluruh,verifikasi sumber,dan evaluasi terhadap kredibilitas informasi tersebut.
Pengecekan kebenaran ini perlu wartawan lakukan untuk memastikan bahwa data dapat diandalkan,tidak terdistorsi,dan sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Inilah mengapa seorang wartawan harus memiliki kemampuan analisis yang baik serta keterampilan riset serta investigasi yang dapat diandalkan.
Mencari Narasumber yang Relevan
Wartawan juga bertugas untuk mencari narasumber yang relevan dari topik yang sedang mereka angkat.Wartawan mampu mengidentifikasi individu atau pakar yang memiliki pengetahuan atau pengalaman yang sesuai untuk memperkaya isi topik pemberitaan.
Hal yang umum wartawan lakukan untuk mendapatkan narasumber yang relevan adalah dengan melihat riwayat pendidikan serta mengecek kredibilitasnya.Hal ini cukup penting karena kredibilitas narasumber menjadi faktor kritis dalam menentukan keberlanjutan dan integritas suatu berita atau liputan.
Menyusun Pertanyaan untuk Wawancara,Selanjutnya,tugas seorang wartawan adalah merancang dan menyusun pertanyaan yang akan mereka ajukan kepada narasumber selama sesi wawancara.
Untuk menghasilkan pertanyaan yang berkualitas, wartawan perlu sepenuhnya memahami topik yang mereka bahas.Mereka juga harus bisa menentukan pertanyaan yang relevan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Mewawancarai Narasumber
Apa tugas wartawan yang selanjutnya? Dalam penyusunan berita,langkah kunci yang umumnya wartawan lakukan untuk memperkaya karya jurnalistiknya adalah wawancara narasumber.
Wawancara ini tidak melulu bertujuan untuk memperoleh informasi fakta,seperti yang Anda saksikan di televisi saat wartawan mewawancarai saksi suatu kasus. Namun,wawancara juga dapat wartawan lakukan untuk mendapatkan pandangan yang segar terkait suatu topik.
Penting untuk Anda pahami bahwa tujuan wawancara jurnalistik bukanlah semata-mata untuk memenuhi kebutuhan narasumber maupun pewawancara. Sebuah wawancara jurnalistik ialah wawancara yang wartawan gelar dengan fokus pada kepentingan memenuhi kebutuhan informasi masyarakat umum.
Menulis Berita,Contoh tugas wartawan lainnya adalah menulis berita.Wartawan memiliki tanggung jawab yang tidak hanya melibatkan pengumpulan informasi tetapi juga penyajian informasi tersebut dengan cara yang jelas dan juga informatif.
Oleh karenanya,untuk menciptakan berita yang baik,wartawan dituntut untuk mahir dalam merangkai kalimat dan menguasai kaidah penulisan yang baik.Selain itu wartawan juga harus paham penggunaan bahasa jurnalistik yang efektif.
Menyunting Berita
Wartawan yang berperan sebagai editor dalam bidang jurnalistik memiliki tugas dalam menyunting berita yang dihasilkan oleh wartawan lain.Hal ini termasuk menyelia susunan kalimat berita serta melakukan penyuntingan dan penyesuaian penggunaan bahasa agar sesuai norma yang berlaku.
Mengoreksi Kesalahan
Selanjutnya,tugas wartawan adalah melakukan koreksi terhadap karya jurnalistiknya setelah tahapan penyuntingan berita dari editorTindakan koreksi ini tidak hanya terbatas pada informasi,data, fakta,atau opini, tetapi juga mencakup gambar yang akan wartawan sertakan dalam pemberitaannya.
Memberikan Ide Pemberitaan dalam Rapat Redaksi,Rapat redaksi merupakan wadah di mana para wartawan dalam satu redaksi bertukar ide,membahas strategi pemberitaan,dan menentukan arah kerja. Rapat ini umumnya lembaga atau perusahaan tempat kerja lakukan secara rutin setiap minggu atau bulan.
Dalam rapat redaksi ini, wartawan bertugas memberikan ide terkait bahan pemberitaan untuk rencana kerja beberapa hari kedepannya. Untuk itu seorang wartawan harus selalu update dengan isu-isu yang sedang hangat di dalam masyarakat.
Mengumpulkan Materi Visual,Pengumpulan materi visual dalam jurnalisme merupakan langkah penting untuk memperkaya berita dan memberikan dimensi yang lebih nyata kepada pembaca.Untuk itu wartawan juga bertugas untuk menangkap momen-momen penting dalam jepretan kamera atau video untuk mendukung konten berita.
Menghadiri Undangan Media,Dalam beberapa kasus, seorang wartawan akan mendapatkan undangan media dari perusahaan atau lembaga tertentu.Dalam hal ini wartawan bisa memenuhi undangan media untuk mendapatkan informasi penting yang berguna untuk bahan pemberitaan.
Menerima Siaran Pers.Dalam beberapa situasi,lembaga atau perusahaan mungkin menyampaikan informasi atau klarifikasi kepada wartawan melalui siaran pers.Untuk memenuhi kebutuhan informasi yang krusial, wartawan bertugas mengelola materi yang dalam siaran pers sebagai bahan untuk pemberitaan.
Meskipun demikian, wartawan tetap harus melakukan evaluasi yang teliti terhadap konten siaran pers tersebut.Proses ini melibatkan penilaian pada relevansi informasi yang ada di dalamnya dengan tujuan menentukan apakah informasi itu pantas untuk tayang atau tidak.
Dalam mengeksplorasi beragam tugas wartawan,terlihat bahwa peran wartawan lebih kompleks daripada sekadar menggali dan menyajikan berita. Mereka tidak hanya bertanggung jawab menggali informasi tapi juga harus menjalankan tugas yang mendukung terciptanya berita yang baik dan informatif.
Diharapkan kedepannya Kadis Putr sampai Kabid maupun kasi dapat memberikan waktu pada awak media atau membuat skedul untuk pertemuan agar tidak terjadi mis komunikasi dengan awak media atau yang lain nya yang ada kepentingan dengan dinas .
( Jay kuncir/Ary)
Komentar
Posting Komentar