Langsung ke konten utama

KPU KABUPATEN PANGANDARAN GELAR PENDIDIKAN DAN SOSIALISASI PEMILIH KEPADA ORMAS

www.artha-news.com Pangandaran
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih kepada organisasi kemasyarakatan,  bertempat di RM Baralak Cikembulan Pangandaran pada Jum'at 18 Oktober 2024 . 
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin mengatakan, organisasi kemasyarakatan dalam pilkada mempunyai peran sangat strategis, di mana organisasi merupakan tempat perkumpulan orang-orang, tempat berserikat, tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai ideologi ataupun profesi tertentu.

“Ada organisasi profesi, ada organisasi kemasyarakatan nasional, organisasi kemasyarakatan keagamaan, mereka kita ajak untuk diberikan edukasi tentang tahapan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, pemilihan bupati dan wakil bupati Pangandaran,” Ujar  Muhtadin.

Target utamanya menurut Muhtadin agar organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pangandaran mendapatkan dan terinformasikan pelaksanaan serta tahapan, kemudian mereka memiliki standing point yang sama, setidaknya pada saat diberikan edukasi oleh KPU informasi tentang pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Pangandaran.

“Kemudian mereka memberikan informasi juga kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Pangandaran, setidaknya para basis anggota ormasnya, anggota organisasi profesinya, sejauh ini sangat penting kita posisikan, maksudnya organisasi kemasyarakatan kita posisikan sama juga dengan profesi-profesi lain.

Ditambahkan Muhtadin, bagaimana mereka ikut bersama-sama menjaga kondusifitas, menjaga ketertiban, menjaga dinamika politik demokrasi di Pangandaran.

“masih kata Muhtadin, Saya berharap, Pilkada di Pangandaran kondusif dan iklim demokrasi yang menyejukkan, inikan penting, masyarakat melalui simpul-simpul masanya yaitu organisasi kemasyarakatan, kita ajak lebih dulu ormasnya untuk sama-sama ketika ada potensi konflik, sama-sama menjaga diri,”ujarnya.

Sebagai agen informasi, sebagai sarana informasi dan edukasi pemilik kepada masyarakat secara keseluruhan, karena organisasi masyarakat kan organisasi yang ada di masyarakat mereka punya hubungan langsung, punya ikatan langsung dengan seluruh kelompok masyarakat, maka penting ormas ini kami posisikan dalam rangka bersama-sama untuk memberikan informasi sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat.

“Jadi seluruh kelompok masyarakat harus kita temui dalam rangka menyamakan persepsi, kita jelaskan tentang Pilkada itu begini tujuannya, jadi mereka memiliki kesadaran konstitusional atas dasar sebuah pemahaman jangan masyarakat datang ke TPS itu karena ditekan oleh kelompok tertentu, tapi sebuah kesadaran konstitusional,”tegas Muhtadin.

Mudah-mudahan dengan kita bekerja sama melakukan pendidikan edukasi kepada kelompok organisasi kemasyarakatan, masyarakat memiliki pemahaman yang sama terhadap pendidikan politik, masyarakat itu sadar milih datang ke TPS kalau pada dimensi kuantitatif bisa saja mobilisasi massa oleh paslon misalkan.

“Yang kita harapkan adalah masyarakat datang ke TPS berasal dari sebuah kesadaran konstitusional bahwa datang ke TPS adalah sedang berkeputusan untuk masa depannya dan masa depan kita semua,” pungkas  nya.(  UG )

Komentar

Berita Terpopuler

Oknum Guru SMAN 1 Sindangkasih Ciamis Diduga Sebar Isu Miring Terhadap Siswi

CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis tengah mendapatkan sorotan dari lapisan masyarakat. Seorang oknum guru olahraga di SMA Negeri 1 Sindangkasih berinisial SLT diduga telah menyebarkan informasi tidak sedap dan dugaan fitnah yang menyasar kepada salah satu siswinya sendiri.   Korban yang merupakan siswi berinisial TSH, diterpa isu miring mengenai kehamilan dan tindakan menggugurkan kandungan. Kabar burung tersebut mencuat setelah TSH mengajukan izin tidak masuk sekolah selama satu minggu untuk keperluan keluarga.   Orang tua korban menjelaskan bahwa izin tersebut resmi dikirimkan via pesan WhatsApp karena seluruh keluarga harus bertolak ke Jakarta guna menghadiri kegiatan penting salah satu anak mereka yang tengah menempuh studi di Universitas Trisakti.   "Anak saya mendapatkan tuduhan tidak berdasar. Padahal jelas-jelas surat izinnya dikirim untuk menghadiri acara kakaknya di Universitas Trisakti dan acara pernikahan kerabat. Langkah...

Pengabdian Tanpa Batas, Aipda Anumerta Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Tangis haru sekaligus duka mendalam menyelimuti masyarakat Jawa Barat atas gugurnya seorang anggota kepolisian yang berhati mulia. Aipda Anumerta Anditya Munartono, personel dari Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, gugur saat melaksanakan tugas mulia menyelamatkan nyawa orang lain di tengah ganasnya arus Pantai Barat Pangandaran.   Peristiwa duka ini terjadi pada 3 Januari 2025. Saat itu, sejumlah wisatawan terseret arus kuat di kawasan Pantai Barat Pangandaran dan terancam bahaya. Melihat situasi darurat tersebut, Aipda Anditya Munartono tanpa ragu menerjang ombak dan meluncur ke tengah lautan untuk melakukan penyelamatan. Dengan segenap tenaga dan pengabdiannya, ia berjuang melawan arus demi menyelamatkan nyawa para wisatawan.   Nyawa para wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, pengabdian Aipda Anditya harus berakhir di sana. Ia gugur di medan tugasnya — meninggalkan teladan keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang tiada batas b...

Diancam Laporan oleh CV Naga 99, Korwilnas Artha-News Tegaskan Hak Tolak Wartawan

TASIKMALAYA KABUPATEN, ARTHA-NEWS.COM — Isu pemberitaan terkait proyek rehabilitasi bangunan sekolah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini memicu ketegangan. Pihak CV Naga 99 melayangkan ancaman somasi hukum serta laporan ke tim penasihat hukum, Dewan Pers, hingga pihak kepolisian terhadap media Artha-News beserta jurnalis yang bertugas karena pemberitaan yang dimuat dinilai tidak sesuai fakta.   Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Nasional Artha-News, pihak CV Naga 99 juga secara tegas mendesak agar nama serta identitas narasumber yang dikutip dalam pemberitaan dibuka secara transparan kepada publik.   Padahal, kerahasiaan dan perlindungan penuh terhadap identitas narasumber dijamin secara konstitusi oleh Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers melalui Hak Tolak, serta ditegaskan dalam Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik. Peraturan hukum ini melarang keras pembukaan identitas narasumber yang meminta...

Terjadi Ketegangan Saat Rapat di Desa Cijulang, Warga Mengaku Tidak Diundang

CIJULANG, TASIKMALAYA – ARTHA‑NEWS – Terjadi peristiwa ketegangan yang cukup menyita perhatian warga di lokasi rapat desa di wilayah Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin, 11 November 2024. Peristiwa ini terekam jelas dalam rekaman video yang diterima redaksi dari kontributor di lokasi.   Berita ini diperbarui kembali pada Rabu, 08 Juli 2026.   Berdasarkan rekaman dan berbagai informasi yang dihimpun dari beberapa saksi mata, warga yang hadir di lokasi mengaku tidak menerima surat undangan resmi untuk mengikuti rapat yang sedang berlangsung tersebut. Saat diskusi berjalan, warga tersebut berusaha menyampaikan pertanyaan maupun pendapatnya terkait materi yang dibahas, namun diimbau oleh pihak perwakilan BPD bahwa yang tidak tercantum dalam daftar undangan tidak berhak menyampaikan pendapat dalam forum rapat, sehingga warga tersebut diminta dengan tegas untuk meninggalkan ruangan.   Perlakuan itu kemudian memicu kemarahan warga terse...

Humas MAN 3 Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Bersama Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Humas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya di bawah koordinasi Dra. Hj. Eti, M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba secara eksternal pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya dan berlangsung di Masjid Nurul Arafah MAN 3 Tasikmalaya.   Tampak hadir dalam acara tersebut para guru, Kepala MAN 3 Tasikmalaya H. Husen, M.Pd., Waka Bidang Kurikulum Dede Taryana, M.Pd., dan Pembina Keagamaan Putra H. Ihsan Rois, S.Pd., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Kota    Sebagai pemateri hadir IPTU Wahidin, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Tasikmalaya, Kota dan AIPTU Heri Purnomo, Baur Unit Lidik Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak hukum bagi pengguna dan pengedar, serta modus peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelaj...