Langsung ke konten utama

Tim Jurnalis Klarifikasi Informasi Publik di SMA Negeri 1 Harian, Samosir

Artha-News Samosir - (26/9-2025),Menindak lanjuti informasi yang disampaikan oleh masyarakat, tim jurnalis melakukan kunjungan klarifikasi ke SMA Negeri 1 Harian, Kabupaten Samosir,Sumatra Utara. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memverifikasi sejumlah isu yang berkembang dan menjaga prinsip keberimbangan informasi dalam pemberitaan.

Kedatangan tim disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Harian, Rotua Sidauruk, yang didampingi oleh Ketua Komite Sekolah,Sudirman Sihotang. Dalam pertemuan tersebut,pihak sekolah memberikan penjelasan secara terbuka dan rinci mengenai berbagai isu yang sempat disampaikan oleh masyarakat.

Beberapa poin yang diklarifikasi meliputi pembangunan taman sekolah,variasi honor guru komite, masalah air bersih di fasilitas sekolah,kerusakan bangku siswa, serta gaya kepemimpinan kepala sekolah di hadapan guru dan siswa.

Taman Sekolah Dibangun Secara Swadaya

Menanggapi isu mengenai kerusakan taman yang diduga menghamburkan anggaran sekolah,Kepala Sekolah Rotua Sidaruk menjelaskan bahwa pembangunan taman tidak menggunakan dana BOS,melainkan berasal dari swadaya guru dan dukungan komite sekolah. Taman tersebut dibangun memanfaatkan lahan kosong milik sekolah setelah panen jagung.

Honor Guru Komite Disesuaikan Peran

Terkait honor guru komite yang bervariasi, Rotua menjelaskan bahwa penetapan nominal didasarkan pada kepatutan dan tanggung jawab masing-masing guru,serta dibayarkan oleh bendahara sesuai kesepakatan internal.

Masalah Air Akibat Kemarau

Isu air yang tidak mengalir ke kamar mandi dijelaskan terjadi akibat musim kemarau yang membuat debit air dari sumber mata air menurun. "Bukan hanya sekolah yang terdampak, masyarakat sekitar juga merasakan hal yang sama," jelasnya.

Kerusakan Bangku Terkait Keterbatasan Anggaran

Sementara itu,kerusakan bangku yang disebut cepat rusak dijelaskan sebagai akibat dari keterbatasan dana sekolah. Dengan jumlah siswa sebanyak 228 orang,pengelolaan anggaran dilakukan secara proporsional dan sesuai kemampuan.

Tegas Bukan Marah

Menanggapi tudingan sikap marah-marah di depan siswa dan guru, Rotua menegaskan bahwa ia bersikap tegas, bukan marah.“Kalau suara saya besar ketika memberikan arahan di depan barisan,itu karena saya memimpin.Tegas dan vokal itu berbeda dengan marah. Guru berdiri sejajar dengan siswa bukanlah masalah, itu bagian dari keteladanan,” ujarnya.

Jurnalis: Klarifikasi,Bukan Tuduhan

Perwakilan tim jurnalis, Boris Situmorang, mengapresiasi keterbukaan pihak sekolah dalam memberikan klarifikasi.Ia menegaskan bahwa kunjungan dilakukan untuk mencari kejelasan informasi,bukan untuk menyudutkan pihak manapun.

"Jika seluruh pelaksanaan sudah sesuai dengan juknis dan regulasi yang berlaku,maka silakan dilanjutkan. Kami hadir untuk mencari keaktualan informasi,bukan mencari-cari kesalahan," ujar Boris.

Ia juga menyampaikan dukungan agar sekolah terus melanjutkan program-program yang bermanfaat bagi siswa."Didiklah anak-anak kita agar menjadi generasi muda yang sukses dan bermoral baik ke depan," tambahnya.

Catatan Redaksi:
Liputan ini dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip verifikasi, keberimbangan,dan akurasi informasi.Setiap pihak diberi kesempatan yang adil untuk memberikan keterangan.

(NR.Sitohang)

Komentar

Berita Terpopuler

Oknum Guru SMAN 1 Sindangkasih Ciamis Diduga Sebar Isu Miring Terhadap Siswi

CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis tengah mendapatkan sorotan dari lapisan masyarakat. Seorang oknum guru olahraga di SMA Negeri 1 Sindangkasih berinisial SLT diduga telah menyebarkan informasi tidak sedap dan dugaan fitnah yang menyasar kepada salah satu siswinya sendiri.   Korban yang merupakan siswi berinisial TSH, diterpa isu miring mengenai kehamilan dan tindakan menggugurkan kandungan. Kabar burung tersebut mencuat setelah TSH mengajukan izin tidak masuk sekolah selama satu minggu untuk keperluan keluarga.   Orang tua korban menjelaskan bahwa izin tersebut resmi dikirimkan via pesan WhatsApp karena seluruh keluarga harus bertolak ke Jakarta guna menghadiri kegiatan penting salah satu anak mereka yang tengah menempuh studi di Universitas Trisakti.   "Anak saya mendapatkan tuduhan tidak berdasar. Padahal jelas-jelas surat izinnya dikirim untuk menghadiri acara kakaknya di Universitas Trisakti dan acara pernikahan kerabat. Langkah...

Pengabdian Tanpa Batas, Aipda Anumerta Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Tangis haru sekaligus duka mendalam menyelimuti masyarakat Jawa Barat atas gugurnya seorang anggota kepolisian yang berhati mulia. Aipda Anumerta Anditya Munartono, personel dari Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, gugur saat melaksanakan tugas mulia menyelamatkan nyawa orang lain di tengah ganasnya arus Pantai Barat Pangandaran.   Peristiwa duka ini terjadi pada 3 Januari 2025. Saat itu, sejumlah wisatawan terseret arus kuat di kawasan Pantai Barat Pangandaran dan terancam bahaya. Melihat situasi darurat tersebut, Aipda Anditya Munartono tanpa ragu menerjang ombak dan meluncur ke tengah lautan untuk melakukan penyelamatan. Dengan segenap tenaga dan pengabdiannya, ia berjuang melawan arus demi menyelamatkan nyawa para wisatawan.   Nyawa para wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, pengabdian Aipda Anditya harus berakhir di sana. Ia gugur di medan tugasnya — meninggalkan teladan keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang tiada batas b...

Diancam Laporan oleh CV Naga 99, Korwilnas Artha-News Tegaskan Hak Tolak Wartawan

TASIKMALAYA KABUPATEN, ARTHA-NEWS.COM — Isu pemberitaan terkait proyek rehabilitasi bangunan sekolah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini memicu ketegangan. Pihak CV Naga 99 melayangkan ancaman somasi hukum serta laporan ke tim penasihat hukum, Dewan Pers, hingga pihak kepolisian terhadap media Artha-News beserta jurnalis yang bertugas karena pemberitaan yang dimuat dinilai tidak sesuai fakta.   Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Nasional Artha-News, pihak CV Naga 99 juga secara tegas mendesak agar nama serta identitas narasumber yang dikutip dalam pemberitaan dibuka secara transparan kepada publik.   Padahal, kerahasiaan dan perlindungan penuh terhadap identitas narasumber dijamin secara konstitusi oleh Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers melalui Hak Tolak, serta ditegaskan dalam Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik. Peraturan hukum ini melarang keras pembukaan identitas narasumber yang meminta...

Terjadi Ketegangan Saat Rapat di Desa Cijulang, Warga Mengaku Tidak Diundang

CIJULANG, TASIKMALAYA – ARTHA‑NEWS – Terjadi peristiwa ketegangan yang cukup menyita perhatian warga di lokasi rapat desa di wilayah Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin, 11 November 2024. Peristiwa ini terekam jelas dalam rekaman video yang diterima redaksi dari kontributor di lokasi.   Berita ini diperbarui kembali pada Rabu, 08 Juli 2026.   Berdasarkan rekaman dan berbagai informasi yang dihimpun dari beberapa saksi mata, warga yang hadir di lokasi mengaku tidak menerima surat undangan resmi untuk mengikuti rapat yang sedang berlangsung tersebut. Saat diskusi berjalan, warga tersebut berusaha menyampaikan pertanyaan maupun pendapatnya terkait materi yang dibahas, namun diimbau oleh pihak perwakilan BPD bahwa yang tidak tercantum dalam daftar undangan tidak berhak menyampaikan pendapat dalam forum rapat, sehingga warga tersebut diminta dengan tegas untuk meninggalkan ruangan.   Perlakuan itu kemudian memicu kemarahan warga terse...

Humas MAN 3 Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Bersama Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Humas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya di bawah koordinasi Dra. Hj. Eti, M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba secara eksternal pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya dan berlangsung di Masjid Nurul Arafah MAN 3 Tasikmalaya.   Tampak hadir dalam acara tersebut para guru, Kepala MAN 3 Tasikmalaya H. Husen, M.Pd., Waka Bidang Kurikulum Dede Taryana, M.Pd., dan Pembina Keagamaan Putra H. Ihsan Rois, S.Pd., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Kota    Sebagai pemateri hadir IPTU Wahidin, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Tasikmalaya, Kota dan AIPTU Heri Purnomo, Baur Unit Lidik Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak hukum bagi pengguna dan pengedar, serta modus peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelaj...